Begini Cara Memarkir Mobil yang Benar Supaya Nggak Cepat Rusak

11/09/2021

Perawatan dan service

3 menit

Memarkir mobil sebaiknya tak dilakukan secara asal lho! Pasalnya, salah posisi memarkir bisa berpotensi merusak mobil di kemudian hari. Simak nih penjabarannya.

Perawatan mobil bisa dilakukan dengan beragam cara. Mulai dari membersihkannya, rajin melakukan perawatan berkala, berkendara dengan baik, sampai memarkir mobil secara benar. Ya, parkir mobil dengan cara yang benar dapat membuat umur mobil lebih panjang umur.  

Seperti apa sih memangnya parkir mobil dengan benar itu? Apakah yang Anda lakukan ketika memarkir mobil sudah benar? Atau justru masih salah dan membuat umur mobil jadi lebih pendek? Untuk lebih jelasnya simak tips berikut ini seperti dikutip dari laman Honda Indonesia. 

>>> Hindari Kebiasaan Aktifkan Rem Tangan Terlalu Lama Saat Parkir di Rumah

1. Usahakan Tak Menggunakan Rem Tangan

Parking Brake mobil

Carilah tempat parkir yang datar sehingga tak memerlukan rem tangan

Saat memarkir mobil usahakan mencari tempat yang datar. Ketika Anda memarkir di tempat dengan permukaan datar, maka rem tangan tak perlu digunakan. Terlebih ketika Anda berniat untuk memarkirkan mobil dalam waktu lama. Penggunaan rem tangan dalam waktu yang lama bisa membuat brake pad dan disc brake lengket akibat temperatur dan kelembaban udara, sehingga pada saat Anda melepaskan hand/foot brake roda belakang masih terkunci. 

Bagi Anda pengendara mobil matic, bisa memposisikan tuas di transmisi P. Sedangkan bila mobi mengusung transmisi manual posisikan pada gigi 1 atau R. Ini dilakukan ketika Anda akan parkir mobil dalam waktu lama ya. Bila waktu parkir singkat, maka rem tangan tetap bisa diaktifkan. 

2. Cari Tempat Parkir yang Aman

parkir mobil

Memarkir di bawah pohon seperti ini bisa membuat mobil kotor lho!

Ruang mesin mobil seringkali menjadi tempat bagi tikus ataupun hewan lain untuk bersarang. Padahal, kalau dibiarkan bisa jadi hewan yang bersarang tersebut merusak komponen mesin mobil. Mungkin Anda sering mendengar bahwa kabel mobil digigit tikus sehingga sistem kelistrikan terganggu. Ya, hal itulah yang mungkin terjadi ketika ada hewan bersarang. 

Untuk menghindarinya, Anda bisa mencari tempat parkir yang dinilai aman dari hewan liar bersarang. Pastikan di sekitar tempat Anda parkir mobil tak ada sampah bersisa yang berpotensi mengundang hewan tersebut untuk masuk ke dalam.

Anda bisa juga menutup ventilasi AC ketika memarkir mobil agar serangga tak masuk ke dalam. 

>>> Parkir Mobil di Trotoar Bisa Didenda Rp 250 Ribu

3. Hindari Tempat Parkir yang Terkena Sinar Matahari Langsung

parkir mobil

Sebisa mungkin hindari paparan sinar matahari langsung ketika memarkir

Jika Anda berniat untuk meninggalkan mobil dalam waktu lama, usahakan untuk memarkir mobil di bawah atap. Maksudnya, mobil tak kena paparan sinar matahari langsung. Parkir mobil di bawah sinar matahari langsung dalam waktu yang lama bisa membuat cat mobil lebih cepat pudar. Di samping itu, jamur juga bisa tumbuh akibat guyuran air hujan yang tak segera dibersihkan. 

Karet di wiper juga dapat mengeras dan tak lagi elastis. Kalau sudah begitu Anda jangan heran kalau kaca mobil jadi lebih cepat baret. 

>>> Cara Parkir Mobil Matic di Tanjakan Supaya Tetap Aman

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top