Ganti Baterai Mobil Listrik Mahal? Ini Cara Merawat Baterai Nissan Kicks

25/06/2021

Perawatan dan service

3 menit

Salah satu baterai Nissan Kicks saat ini menganut jenis baterai konvensional sehingga masih membutuhkan perawatan berkala agar mampu bekerja secara optimal.

Secara umum, Nissan Kicks e-Power memiliki dua macam baterai. Yang satu adalah baterai baterai konvensional 12 Volt dan satu lagi adalah baterai lithium-ion (Li-Ion) 296 Volt/5 Ampere hour (Ah).

Baterai konvensional 12 Volt digunakan untuk mesin HR12 dan sistem kelistrikan lainnya, sedangkan baterai Li-Ion menyediakan daya listrik kepada motor listrik EM57 yang kemudian memutar kedua roda depan.

Untuk baterai Nissan Kicks jenis konvensional 12 Volt ditempatkan di belakang dan berbagi tempat dengan ruang bagasi. Pada sisi lain, baterai Li-Ion berada di bagian bawah kendaraan dan mempunyai kekhususan tersendiri.

Merawat baterai mobil listrik

Pada dasarnya, yang bisa Anda lakukan sendiri adalah perawatan mendasar untuk baterai konvensional. Dalam hal ini pengecekan kondisi cairan elektrolit baterai. Gunakan uang logam Rp 1.000 untuk membuka tutup setiap sel baterai. Karena posisinya agak ke dalam, lakukan pengecekan di ruang terbuka yang terang.

foto baterai

Perawatan untuk baterai konvensional bisa Anda lakukan sendiri 

>>> Mau Simpan Mobil Hybrid Dan Elektrik? Jangan Isi Baterai Sampai Penuh

Setelah membuka tutup setiap sel baterai, lakukan pengecekan cairan elektrolit apakah jumlahnya cukup atau kurang. Jikalau jumlah cairan elektrolit pada salah satu sel terlihat kurang, lakukan penambahan dengan air suling (berwarna biru) sampai batas maksimal dan kemudian tutup kembali sel tersebut. Lakukan hal yang sama untuk sel baterai lainnya.

Periksa juga kondisi terminal kutub baterai (bersih atau kotor) dan klem baterai (kencang atau kendur). Pada sisi lain, lakukan pengecekan tabung cairan pendingin inverter yang terletak dalam ruang mesin. Yang bisa Anda kerjakan di sini hanya sekadar memastikan jumlah cairan pendingin inverter berada dalam batas aman. Andai jumlah cairan pendingin inverter terlihat kurang, serahkan urusan kepada bengkel resmi untuk penambahan.

>>> Pabrik Baterai Mobil Listrik Pertama di Asia Segera Dibangun di Karawang 

Baterai Lithium-ion

Baterai Nissan Kicks jenis Li-Ion terpasang pada bagian bawah tengah untuk mendapatkan distribusi berat dan letak titik berat yang tepat agar tidak mempengaruhi pengendalian. Tidak ada yang bisa dilakukan oleh pemilik terkait baterai Li-Ion karena hal tersebut menjadi urusan bengkel resmi.

gambar baterai

Sistem baterai tegangan tinggi li-ion pada Nissan Kicks e-Power

Yang pasti, PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) memberikan garansi baterai lithium-ion hingga jangka waktu 5 tahun jarak 100.000 kilometer (mana yang tercapai lebih dulu). Selama masa pemakaian, kemampuan baterai Li-Ion dapat menurun karena berbagai sebab.

Nah, agar usia pakai baterai Li-Ion bisa dimaksimalkan, hindari hal-hal di bawah ini;

  • Menempatkan kendaraan pada suhu lingkungan sekitar di atas  50o  Celsius selama lebih dari 24 jam.
  • Menyimpan kendaraan di bawah suhu -25o selama lebih dari 7 hari.
  • Membongkar baterai lithium-ion.
  • Mendekatkan baterai lithium-ion secara langsung ke api.
  • Merendam baterai lithium-ion dalam air atau cairan lainnya.
  • Membuka penutup baterai lithium-ion selain oleh teknisi bengkel resmi Nissan.
  • Kesalahan dalam perbaikan baterai lithium-ion.

>>> Cek harga mobil baru Nissan dan promo menarik 2021 di sini

Penulis
Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.
 
back to top