Banyak Salah Paham, Protection Paint Film Berbeda Dengan Coating

11/11/2018

Perawatan dan service

4 menit

Share this post:
Bagi Anda yang cinta dengan mobil akan melakukan berbagai cara untuk melindungi cat asli mobil. Umumnya pemilik mobil akan melakuan coating, tapi saat ini ada cara lain yakni Protection Paint Film (PPF). Apa bedanya?

Untuk melindungi mobil kecintaan, berbagai cara dilakukan. Salah satunya adalah melindungi cat original pabrik dari goresan atau baret. Mengingat cat asli pabrikan melalui proses yang lebih rumit dan detail, wajar bila banyak pemilik mobil-mobil mewah misalnya berani mengeluarkan biaya ekstra untuk menjaga keaslian cat. Saat ini sudah banyak ditawarkan oleh salon mobil dan terbaru dari V-Kool adalah Pain Protect Film (PPF). Apa bedanya dengan coating?

>>> Baca juga: Beragam Warna, Bagaimana Perawatan Cat Mobil dan Pemeliharaannya?

Pengecekan setelah selesai terpasang

Setelah PPF terpasang, akan dilakukan pengecekan atau quality control

Bussiness Development Director PT V-KOOL Indo Lestari, Lianto Winata memaparkan, selama ini publik banyak yang salah paham bahwa PPF sama dengan coating. Salah satu perbedaannya adalah, untuk PPF menggunakan film plastik yang mempunyai bahan lentur. Sehingga mobil seperti di laminating. Sementara coating bersifat kimia yang lapisannya bisa terkikir saat dipoles sehingga mempunyai daya tahun lebih pendek dibandingkan PPF.

“Untuk PPF ini mempunyai material yang kuat, fleksibel, dan lentur. Sehingga lebih kuat untuk menahan goresan, bahkan kami berani menjamin bahwa PPF anti noda seperti kerak air atau jamur. Sebagai contoh kotoran burung yang menempel pada bodi, kalau coating biasanya meninggalkan bekas meski sudah dicuci. Kalau PPF akan hilang dan kembali seperti semula,” ujar Lianto saat perkenalan premium outlet V-Kool di SCBD, Jakarta.

>>> Dapatkan tips perawatan mobil lainnya hanya di sini

Seluruh bagian bodi terpasang PPF

Material yang lentur membuat PPF bisa terpasang hingga sudut tersempit

Lianto menambahkan, PPF tidak hanya menjaga penampilan mobil seperti baru. Tetapi bila terkena goresan halus seperti sikat kasar atau kuku, saat terkena sinar matahari secara otomatis baret tersebut akan hilang dengan sendirinya. Teknologi ini disebut self healing. Berbeda dengan coating ketika sudah terkena baret halus maka masih membekas dan harus dilakukan coating ulang. Sehingga bisa dikatakan coating bukanlah paint protection karena tidak melindungi cat seutuhnya.

Lantas bagaimana dengan stiker? Menurut Lianto stiker tidak melindungi cat tapi hanya kecantikan. Terlebih saat stiker dilepas karena megandung bahan kimia bisa merusak cat asli pabrik sehingga merugikan pemilik mobil. Walaupun diakui bahwa Lianto, PPF yang ditawarkan oleh V-Kool dibanderol sangat mahal dengan kisaran Rp 50 jutaan hingga Rp 60 jutaan. Namun dengan garansi 10 tahun dan mengikat pada sasis. Artinya bila mobil tersebut dijual, maka pemilik barunya tetap bisa mengklaim garansi dari PPF V-Kool tersebut.

>>> Perhatikan rangkuman tips dan trik otomotif lainnya hanya di Cintamobil

 
back to top