Banjir Jakarta Kala Weekend Bikin Bengkel Resmi Boncos!

20/02/2021

Perawatan dan service

3 menit

Banjir Jakarta Kala Weekend Bikin Bengkel Resmi Boncos!
Saat banjir Jakarta melanda kala weekend mulai pagi ini, input penerimaan servis di bengkel resmi berpotensi menurun dan bikin rugi operasional bengkel resmi

Hujan deras yang melanda sebagian besar wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak hari Sabtu dini hari (20/2) berdampak pada banjir Jakarta yang menggenang di berbagai daerah tak terkecuali jalanan. Beruntung, banjir kali ini terjadi saat weekend di mana orang-orang sebagian besar sedang libur dan berada di rumah. Namun, menurut bengkel resmi, banjir Jakarta yang terjadi saat weekend ini berpotensi menggerus operasional bengkel resmi (boncos).

Banjir Jakarta Saat Weekend Bikin Bengkel Ambyar

"Cuman buat (bisnis) bengkel sangat merugikan,karena (hari) Sabtu itu kontribusi unit masuknya sangat tinggi dibandingkan hari-hari biasa, banyak customer yang manfaatin hari libur mereka buat kebengkel, ini sudah kena PPKM kena banjir lagi, ambyar mas," tukas Andreas Benyamin Peter selaku Kepala Bengkel Astra Daihatsu Sunter kepada Cintamobil.com.

Foto mobil Daihatsu Xenia servis di bengkel resmi

Tingkat penerimaan servis itu tinggi saat weekend

Pria pemukim di bilangan BSD (Bumi Serpong Damai), Tangerang Selatan ini juga menambahkan, "(Contoh) kalau di bengkel Astra Daihatsu Sunter kondisi pandemi ini hari, biasa (melayani) 40 hingga 50 kendaraan per harinya, tapi kalau sabtu itu bisa 60 sampai 70 kendaraan per hari," ujar pria asli Surabaya, Jawa Timur yang masuk di Daihatsu sejak tahun 1989 ini. 

Potensi Kerugian Jika Nekat Melibas Banjir

Gambar Daihatsu Ayla melibas banjir

Kalau yakin dengan spesifikasi kendaraan, silahkan lewati banjir

Memang, banjir dengan ketinggian tertentu masih bisa dilewati kendaraan dengan mudah, namun jika memungkinkan, sebaiknya hindari nekat nyetir saat banjir Jakarta kala weekend jika Anda tidak mau menanggung beberapa resiko di bawah ini.

>>> Cocok Untuk Millenial Ini Keunggulan Daihatsu Ayla

1. Mesin Jebol

Foto mobil Honda terendam banjir

Kalau sudah terjebak banjir, jangan sekalipun menyalakannya, bahaya water hammer!

Resiko yang harus dihadapi jika nekat nyetir saat banjir adalah mesin jebol. "Air yang masuk ke ruang bakar akan merusak komponen di ruang bakar, sebab air tidak dapat terkompres seperti bahan bakar," papar Herdy dari Top Setup Garage. Saat piston naik dan menekan air, air akan menghambat tekanan tersebut dan menyebabkan kerusakan. Akibatnya air akan menghancurkan komponen di ruang bakar, misal piston, setang piston, klep (katup) bahkan blok mesin juga bisa hancur.

2. Interior Jadi Rusak

Gambar salon mobil mengerjakan mobil terendam banjir

Perbaikan interior tak memakan biaya ringan

Saat Anda nekat melewati banjir bukan hanya mesin yang berpotensi jebol namun juga interior mobil bisa rusak akibat banjir. "Kalau air kelamaan mengendap di interior akan timbul jamur, apalagi pada jok kulit, butuh cara khusus untuk menghilangkannya," tukas Meitius Dicky Prasetyo salah satu punggawa dari Bruder Auto Detailing di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

3. Tak Tercover Asuransi

Gambar Mitsubishi Xpander Cross melibas genangan air

Kenali spesifikasi mobil sebelum nekat melibas banjir

Mentang-mentang mobil kesayangan sudah tercover asuransi dengan klausul perluasan banjir, hati jadi pede saat ingin melibas banjir dengan mobil kesayangan. Eitss tunggu dulu, bisa jadi klaim sampeyan ke asuransi ditolak. "Kalau mobil terkena banjir tapi kondisi mesin tidak menyala tentu saja masih bisa diklaim, tapi kalau mobil diajak melibas banjir jelas enggak tercover, sebab itu ada unsur kesengajaan," tutup Laurentius Iwan Pranoto, Head Communication and Event Asuransi Astra.

>>> Mobil Listrik Terendam Banjir? Anda Tak Perlu Khawatir

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top