Oli merupakan salah satu part penting bagi mesin mobil. Fungsinya tidak sekadar melumasi komponen dalam mesin agar bisa bekerja dengan baik, tapi juga mencegah dari berbagai macam risiko buruk. Lantas bagaimana jika terjadi oli mesin bocor yang membuat kapasitas oli berkurang dari yang seharusnya atau bahkan habis?
Sudah pasti, jika terjadi kebocoran hingga kapasitas oli berkurang drastis atau habis bakal mendatangkan berbagai hal buruk. Bahaya yang timbul bukan hanya merusak mesin, tapi juga bisa membahayakan keselamatan para penumpang dan orang lain. Lebih lengkapnya berikut 4 bahaya oli mesin mobil bocor yang wajib diketahui!
Bahaya Oli Mesin Bocor
1. Merusak komponen mesin
Saat mesin bekerja semua komponen di dalamnya yang berupa logam-logam keras bakal saling berinteraksi satu dengan yang lain dengan gerakan super cepat. Untuk hal tersebut dibutuhkan oli yang berfungsi sebagai penyekat terjadinya gesekan langsung antar logam dan sebagai pelumas agar bekerja dengan lancar. Jika kapasitas oli berkurang atau habis karena bocor yang terjadi adalah gesekan langsung antar logam. Hal tersebut bakal membuat komponen mesin aus lebih cepat dari waktu standarnya, atau bahkan bisa langsung merusak komponen seketika.
Dan jika sudah begitu mesin menjadi tidak berfungsi dan harus mendapatkan penanganan pihak bengkel agar kembali normal. Untuk kasus yang semacam ini biasanya ‘turun mesin’ dengan biaya yang lumayan besar hingga puluhan juta rupiah.
.>>> Kenali Penyebab Oli Mesin Rembes dan Cara Mengatasinya
Oli mesin bocor bisa merusak komponen dalam mesin
2. Suara mesin kasar
Gesekan antar logam dengan pelumasan minim membuat suara mesin menjadi lebih kasar dan mengurangi kenyamanan berkendara. Cobalah cek indikator oli pada layar MiD. Jika menyala kemungkinan besar suara kasar benar-benar muncul karena oli berkurang.
3. Menyebabkan kopling selip
Jika kebocoran terjadi pada seal crankshaft atau perapat poros engkol (kruk as), oli bisa merembes ke bagian lain seperti kampas kopling. Dampaknya jika itu terjadi kopling bakal sulit digunakan karena selip karena kampas kopling mobil yang bersifat kering menjadi basah licin.
4. Membahayakan orang lain
Kebocoran membuat oli menetes tumpah keluar. Jika itu terjadi di jalan raya dapat membahayakan orang lain. Banyak kejadian pengendara sepeda motor tergelincir karena setelah gagal mengontrol kendaraannya karena menginjak tumpahan oli di jalan.
Mengingat besarnya bahaya oli mesin mobil bocor, jangan sekali-kali hal itu diabaikan. Bila gejala-gejalanya terlihat, seperti suara mesin kasar, indikator oli menyala, atau melihat tetesan/genangan oli di lantai bawah ruang mesin, segera bawa ke bengkel untuk mendapatkan penanganan.
Jika indikasi kebocoran terjadi saat di perjalanan jangan ragu untuk segera menepi di tempat aman. Lakukan pemeriksaan kalau bisa, kalau tidak lebih baik hubungi bengkel untuk mendapatkan pelayanan Service Mobile.
>>> Indeks Kecelakaan Lalu Lintas Indonesia Mengkhawatirkan
Tumpahan oli di jalan bisa membuat orang lain celaka
>>> Baca tips dan trik mobil lainnya di sini!

