Awas! Kerusakan Kabel Akibat Dimakan Tikus Tidak Tercover Garansi

15/05/2020

Perawatan dan service

3 menit

Share this post:
Mobil disimpan bukan berarti aman dari kerusakan, malah ada satu bahaya laten yakni kerusakan akibat kabel dimakan tikus yang tidak bisa tercover garansi

Peraturan pemerintah mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB pada beberapa kota di Indonesia sontak membuat para pemilik kendaraan 'mengistirahatkan' mobil kesayangannya. Namun, mobil yang disimpan bukan berarti aman dari kerusakan, malah ada satu bahaya laten yakni kerusakan kabel akibat dimakan tikus yang tidak bisa tercover garansi.

Gambar menunjukkan mesin 4A91 Mitsubishi Xpander Cross 2019

Ruang mesin jadi salah satu tempat favorit tikus

>>> Jangan Malas Bersihkan Setir, Bisa Sambil Ngabuburit #DiRumahAja

Hal ini disampaikan oleh Boediarto, selaku Head of After Sales & Sales Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) saat temu virtual hari ini (14/5).

"Kerusakan karena tikus tidak dicover garansi," tukas Budi sapaan akrab Boediarto.

Pria ramah ini juga menambahkan bahwa saat ini harness set cukup meningkat. Disinyalir hal tersebut diakibatkan oleh kerusakan kabel akibat dimakan tikus.

"Terlebih lagi soal garansi, ini sudah cukup jelas kalau eksternal part of seperti ini bukan dari kualitas produknya, jadi enggak bisa ditanggung. Terutama kemarin pasca banjir itu banyak permintaan beberapa komponen contohnya perkabelan (harness set). Yang kita tahu kan sebagaian apalagi kalau sudah menjamah ke main harness dari mobil itu lumayan mahal harganya," lanjut Budi.

>>> Tips Berkendara Aman Bagi Pengemudi Truk dan Bus Ala Daimler

Menurut Budi, bila komponen kabel utama masih bisa diperbaiki alangkah baiknya untuk tetap dilakukan perbaikan.

"Kalau main harness bisa direpair ya mending di repair, tetapi kalau sudah major, ada yang kepotong itu untuk nyambungnya butuh skill dan teknis tersendiri karena kabel itu ada standar ukurannya. Misal standarnya 1 mm kalau diganti 3 mm itu enggak boleh. Apalagi sekarang kan zamannya sudah elektronik, pengiriman sinyalnya bisa beda," terang Budi.

Penyebab Tikus Sering Masuk Ke Dalam Ruang Mesin

Gambar menunjukkan tikus masuk ke ruang mesin mobil

Tikus pada dasarnya memang seekor hewan pengerat

Adapun penyebab tikus sering masuk ke dalam ruang mesin adalah tikus menyukai tempat yang gelap pada malam hari bahkan siang hari. Jadi jika mobil yang tidak bergerak/ tidak dipakai lebih dari dua (2) hari maka tikus akan cari jalan untuk masuk.

Ruang mesin hangat, tikus atau binatang lain sangat menyukai ruangan yang hangat terutama saat malam hari yang dingin, mereka akan berusaha mencari tempat yang hangat dimana salah satunya adalah ruangan mesin yang baru saja dipakai perjalanan. Jika ada ruang kosong, tikus juga suka dengan ruangan yang berongga (banyak ruangan kosong) untuk buat sarang.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftarnya hanya di sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top