Apa Saja Yang Harus Diperhatikan Ketika Ingin Melakukan Engine Swap?

Apa Saja Yang Harus Diperhatikan Ketika Ingin Melakukan Engine Swap?
Fenomena engine swap alias ganti mesin sebenarnya sudah jamak dilakukan, baik oleh tuner luar negeri maupun dalam negeri. Engine swap atawa ganti dapur pacu umumnya dilakukan karena alasan tertentu. Nah lalu apa saja yang harus diperhatikan ketika ingin melakukan engine swap?

Tampak mesin L12 milik All New Honda Brio Satya

Banyak alasan ingin melakukan engine swap, salah satunya tidak puas akan performa mesin bawaan mobil

Banyak sebab mengapa engine swap dilakukan, biasanya pemilik mobil yang ingin mobilnya lebih laju namun enggan untuk mengalami keribetan dikemudian hari, misal mobilnya nanti ingin dijual kembali, mesin lama bisa langsung dipasang. Atau bisa juga karena mesin bawaan mobilnya rusak dan minim part pengganti, atau hanya sekedar ingin mencari tantangan baru. Nah, engine swap didunia modifikasi sah-sah saja dilakukan, namun ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Lalu apa saja yang harus diperhatikan ketika ingin melakukan engine swap?

>>> Ini dia teknologi Hybrid andalan Suzuki, baca ulasannya disini

Tampak internal parts mesin Nissan HR15DE

Tidak tersedianya part mesin pengganti juga kadang menjadi alasan untuk orang melakukan engine swap

“Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita ingin melakukan engine swap terhadap mobil kita, pertama tentu adalah basis mobilnya. Mobil yang ingin diganti mesinnya harus kita tahu terlebih dahulu bawaannya penggerak roda depan atau penggerak roda belakang. Ini akan berpengaruh saat kita ingin memilih mesin pengganti, jangan sampai mobil kita berbasis penggerak belakang alias RWD tapi pilihan mesin yang kita pilih itu penggerak roda depan alias FWD,” papar Yongki Prioutomo atau yang akrab disapa Om Turbo di VLOG Bengkel Motomobi.

>>> Kata siapa mesin All New Honda Brio mesin lama? Baca ulasan kami disini untuk mengetahui detail perbedaannya

Tampak Daihatsu Xenia V8 milik Om Mobi

Daihatsu Xenia V8 adalah salah satu mobil yang menggemparkan ajang IMX 2018 karena engine swapnya

Disapa om Turbo karena pria berkacamata ini memang banyak menangani mesin berteknologi pemampat udara paksa tersebut, baik mobil maupun motor dan ia juga mengerjakan Xenia V8 yang pekan lalu dipajang pada event Indonesia Modification Expo (IMX 2018) yang liputannya juga Anda bisa simak di Cintamobil.com. Masih menurut pria yang pernah menjabat sebagai sales manager suatu perusahaan ini, menurutnya lebih baik menyesuaikan budget dan peruntukkan ketika ingin melakukan engine swap.

>>> Tertarik membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Dapatkan informasinya di sini

Tampak mesin berkode 1UZ-FE bawaan Lexus menjadi jantung pacu anyar Daihatsu Xenia V8

Mesin 1UZ-FE jadi jantung baru Daihatsu Xenia V8 yang digarap oleh Om Mobi bersama Om Turbo

“Karena sejatinya pabrikan sudah menghitung secara cermat mobil yang diproduksinya, modifikasi memang bisa rapih tapi tetap saja tidak akan bisa serapih pabrik dalam memproduksi mobil,” tambahnya. Selain itu selain pilihan mesin berdasarkan penggerak, juga harus diperhatikan transmisi serta wiring (perkabelan) bahkan ECU (Electronic Control Unit). “Karena selain instalasi mesin pengganti, salah satu yang jadi PR adalah pemasangan kabel dan memasukkan program ke ECU,” tutup Om Turbo di acara VLOG Bengkel YouTube Om Mobi.

>>> Berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya ada di Cintamobil.com

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top