Aki Kering Soak Bisa Diperbaiki atau Mending Ganti Baru?

24/10/2020

Perawatan dan service

5 menit

Share this post:
Aki Kering Soak Bisa Diperbaiki atau Mending Ganti Baru?
Banyak orang yang berpendapat kalau aki kering soak maka harus diganti baru, tidak seperti aki basah yang masih bisa diperbaiki dan digunakan kembali. Betulkah demikian?

Dua jenis aki yang umumnya dipakai pada kendaraan seperti mobil yaitu aki kering dan aki basah. Aki kering sering juga disebut aki MF (Maintenance Free) lantaran tidak perlu dicek kadar air akinya sebagaimana aki basah. Tapi sebenarnya aki kering bukan berarti sama sekali bebas perawatan.

Sama seperti aki basah, aki kering juga bisa soak kalau tidak pernah diperhatikan kondisinya. Kalau aki kering soak, tentu akan sulit untuk menghidupkan mesin kendaraan tersebut. Lantaran saat hendak menstarter mesin mobil, dibutuhkan arus listrik dari aki. Tapi karena aki soak, maka kebutuhan daya listrik untuk mesin ini tak sanggup terpenuhi. Akibatnya mobil jadi mogok dan tidak bisa digunakan.

Selian itu, banyak yang menganggap kalau aki kering soak tidak bisa diperbaiki, sementara aki basah masih bisa. Padahal sejatinya kalau aki sudah kehilangan daya, maka akan lebih baik jika aki tersebut diganti dengan yang baru, walau pun itu aki kering atau aki basah.

>>> Mobil Mogok di Jalan saat PSBB di Jakarta, Apa yang Harus Dilakukan?

Kenali Cici-ciri Aki Mobil Soak

Indikator aki mobil rusak

Kalau indikator aki menyala, maka itu tanda ada masalah pada aki

Ada beberapa tanda yang akan muncul jika aki mobil Anda kehilangan daya. Gejala paling ringan adalah suara klakson akan terdengar melemah saat digunakan. Kemudian ketika menghidupkan lampu utama, maka pancaran cahayanya juga terlihat meredup dibanding biasanya. Lalu suara dari head unit mobil juga ikut terdengar melemah meskipun volumenya sudah ditambah.

Sementara apabila kondisi mobil sedang terparkir dan tidak dihidupkan, maka saat hendak menstarter mesin mobil akan sulit untuk dihidupkan. Kemudian pada panel-panel instrumen juga biasanya lampu-lampu indikator akan mati. Yang hidup hanyalah lampu indikator baterai yang menyala berwarna merah.

Nah kalau tanda-tanda ini muncul, maka bisa dipastikan masalahnya adalah aki mobil soak karena tak bisa memenuhi kebutuhan daya listrik untuk komponen mobil.

>>> Masih Pakai Aki Basah? Jangan Lupa Isi Air Aki Ya!

Aki Kering Soak Diperbaiki atau Diganti?

Jumper Aki Mobil

Aki kering bisa dicharger atau di jumper tapi hanya untuk sementara

>>> Review Isuzu D-Max 2017, Mobil Double Cabin Untuk Segala Aktivitas

Lalu bagaimana kalau aki sudah soak, terutama untuk aki kering? Apakah bisa diperbaiki atau harus diganti? Jika dalam keadana darurat sebenarnya bisa untuk memperbaiki aki kering yang soak.

Dikutip dari laman Suzuki Indonesia, Jumat (23/10/2020), Anda membutuhkan alat bernama charger transformer. Alat ini bekerja semacam adaptor untuk mengisi ulang daya listrik aki. Lakukan pengisian sampai aki sanggup menghidupkan mesin mobil. Karena setelah itu, daya aki akan diisi otomatis selama mesin bekerja. Namun langkah ini sebaiknya dilakukan hanya untuk keadaan darurat untuk sekedar Anda sampai ke rumah atau bengkel terdekat. Setelah itu wajib lakukan penggantian aki dengan yang baru.

Tips agar mencegah aki kering soak adalah dengan rutin memanaskan mesin mobil Anda. Jika hendak digunakan, biarkan mesin hidup dalam posisi idle terlebih dulu selama 1-2 menit baru mobil bisa digunakan. Tapi apabila mobil jarang dipakai, maka panaskan mesin mobil 10-15 menit minimal 2 kali dalam sepekan.

Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top