Agar Tidak Tertipu, Simak Tips Membeli Mobil Bekas Transmisi CVT

19/12/2018

Perawatan dan service

10 menit

Share this post:
Agar Tidak Tertipu, Simak Tips Membeli Mobil Bekas Transmisi CVT
Teknologi transmisi terus berkembang hingaa saat ini. Salah satu yang sudah banyak digunakan dan memberi kemudahan untuk pengemudi adalah transmisi CVT. Agar tidak mudah tertipu, simak tips membeli mobil bekas transmisi CVT.

Salah satu faktor penunjang kenyamanan dalam berkendara adalah transmisi. Kehadiran transmisi otomatis sejak tahun 1904 yang ditemukan oleh Sturtevant bersaudara membuat pengemudi dimanjakan dalam mengendarai mobil. Saat itu mobil bernama Horseless Carriage disematkan transmisi otomatis dua percepatan yang kemudian semakin berkembang hingga saat ini.

>>> Agar Tetap Aman, Inilah Tiga Cara Mengoptimalkan Transmisi Otomatis di Jalanan Menanjak Atau Menurun

Salah satu hasil dari pengembangan transmisi otomatis adalah kehadiran transmisi CVT (continuously variable transmission). Saat ini sudah banyak pabrikan mobil yang mengadopsi transmisi CVT ini untuk memberikan kenyamanan untuk para konsumennya. Salah satu kelebihan dari transmisi CVT adalah minimnya entakan ketika berakselerasi. Selain itu karena akselerasi yang halus membuat konsumsi BBM lebih hemat.

Saat ini komponen CVT bisa mengambil dari negara lain

Harga komponen CVT asli memang mahal, namun bisa disiasati dengan membeli komponen dari negara lain yang lebih terjangkau

Dibalik keunggulannya tersebut, ternyata ada kelemahan pada perawatan atau penggantian transmisi CVT. Banyak yang mengeluhkan bahwa biayanya lebih mahal dibandingkan transmisi konvensional. Namun saat ini tidak perlu khawatir karena konsumen bisa membeli komponen copotan atau bekas pakai mobil dari negara tetangga seperti Singapura atau Malaysia dengan harga yang lebih terjangkau.

>>> Baca juga: Jangan Sembarang Pakai, Inilah Tips Berkendara dan Perawatan Transmisi CVT

Sehingga untuk Anda yang ingin membeli mobil bekas dengan transmisi CVT tidak perlu khawatir karena ada pilihan lain. Walaupun saat membeli mobil bekas juga harus diperiksa agar tidak menyesal kedepannya. Hal paling dasar adalah mengetahui usia mobil tersebut dan pastikan apakah pemilik sebelumnya pernah melakukan penggantian transmisi CVT atau tidak. Adapun umur komponen transmisi CVT jika dirawat rata-rata bertahan hingga 10 tahun. Jadi misalnya Anda berencana membeli Honda Jazz tahun 2008 yang sudah menggunakan transmisi CVT, maka harus disiapkan pengeluaran untuk melakukan penggantian komponen transmisi CVT.

Cek dengan teliti saat membeli mobil bekas dengan transmisi CVT

Periksa dengan teliti saat membeli mobil bekas bertransmisi CVT karena biaya penggantian komponennya mahal

Selain itu Anda juga bisa mendeteksi kerusakan transmisi CVT pada mobil bekas. Caranya cukup sederhana, saat perpindahan posisi tuas transmisi dari N ke D, R ke N atau sebaliknya apakah ada entakan atau tidak. Bila ada entakan yang tidak wajar, bisa jadi tekanan olinya berkurang. Ciri kerusakan lainnya adalah getaran yang berlebih ketika mobil bergerak dari posisi diam. Bila terasa getaran, kemungkinan ada kerusakan pada rantai baja CVT yang aus atau meruncing sehingga tidak melekat sempurna ke puli.

Ada banyak sebab kerusakan-kerusakan tersebut. Bisa karena usia yang sudah tua, atau perawatan yang salah dari pemilik sebelumnya. Perlu diingat bahwa transmisi CVT menggunakan oli khusus (CVT Fluida) bukan oli transmisi otomatis konvensional (ATF). Karena kesalahan penggunaan oli membuat umur CVT menjadi lebih pendek.

>>> Temukan berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya di sini

Share this post:
 
back to top