AC Mobil Terasa Kurang Dingin? Coba Periksa Kondisi Filter Kabin

15/06/2021

Perawatan dan service

3 menit

AC Mobil kurang dingin tak selalu disebabkan oleh komponen rusak yang memakan biaya besar. Bisa jadi filter kabin mobil Anda hanya perlu dibersihkan atau diganti.

Filter kabin, atau biasa disebut sebagai filter AC, merupakan salah satu komponen pada AC yang kerap kali dilupakan. Padahal, perannya cukup penting dalam hal menjaga kenyamanan dan kesehatan pengemudi atau penumpang mobil.

Gambar Ilustrasi AC Mobil

Jangan buru-buru menyimpulkan AC mobil Anda rusak saat tidak dingin

Komponen ini berfungsi untuk memfiltrasi udara yang masuk ke dalam mobil dari polutan yang merugikan seperti debu dan bakteri, sebelum dihembuskan keluar melalui ventilasi AC. Jika filter sudah kotor, kinerja AC mobil Anda pun jadi bermasalah.

>>> Cari Tahu Tanda Awal Kompresor AC Mobil Bermasalah dan Biaya Penggantiannya!

Ciri Filter Kabin yang Kotor

Yang pertama, kurang dinginnya udara yang dihembuskan oleh AC meski pengaturan suhu sudah di posisi cukup rendah. Karena memiliki tugas sebagai penghalang polutan untuk masuk ke dalam mobil, filter kabin lama kelamaan juga dapat tertutup oleh kotoran yang menumpuk di permukaan dan celah-celahnya.

Mengenal Fungsi dan Jenis Filter Kabin Mobil

Filter AC jadi peranti yang rawan kotor

Ketika filter tertutup kotoran, aliran udara yang lewat juga menjadi terbatas. Hal itulah yang membuat hembusan AC ke kabin mobil menjadi tidak maksimal. Kedua, adanya bau tidak sedap saat AC mobil dinyalakan. Lagi-lagi hal tersebut disebabkan oleh filter yang sudah dipenuhi polutan yang mayoritas berbau tidak sedap.

Gambar filter kabin lama vs baru

Perbedaan filter lama (kiri) dengan yang baru (kanan)

>>> Honda Tawarkan Filter Udara Mobil Penangkal Covid-19

Jika Anda sudah merasakan kedua hal tersebut, periksa kondisi filter kabin Anda. Biasanya, filter ini terletak di belakang laci pada dashboard mobil. Untuk lebih tepatnya, Anda bisa membaca buku manual yang sudah disediakan oleh pabrikan.

Dibersihkan Atau Diganti?

Jika kondisi filter masih cukup baik, Anda bisa melakukan pembersihan dengan cara mengetuk filter ke sebuah bidang untuk meruntuhkan kotorannya. Tetapi, pada dasarnya komponen ini memang perlu diganti secara rutin. Biasanya filter kabin diganti setiap 20.000 - 25.000 km.

Meski begitu, ada produk aftermarket yang memang bisa digunakan secara terus menerus. Biasanya fiter tersebut dipasarkan sebagai reusable atau washable cabin filter dan ditawarkan bersama cleaner kit.

Gambar filter kabin aftermarket

Salah satu produk aftermarket yang bisa dicuci

Reusable cabin filter dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan cairan pembersih yang dikemas di dalam kit tersebut. Setelah itu, biasanya ada cairan refresher atau recharger yang bisa anda semprot ke permukaan filter. Cairan tersebut berfungsi untuk menyegarkan aroma filter kembali. Setelah kering, Anda bisa kembali memasang filter tersebut.

>>> Baca artikel tips & trick tentang otomotif terbaru di sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.
 
back to top