8 Tips Merawat Mobil Setelah Perjalanan Jauh

8 Tips Merawat Mobil Setelah Perjalanan Jauh
Merawat mobil setelah perjalanan jauh menempuh perjalanan antar-kota atau antar-daerah tentu saja memerlukan perawatan khusus. Beberapa bagiannya mungkin perlu diperbaiki atau diganti agar mobil bisa kembali dikendarai dengan nyaman dan aman.

Tak ubahnya tubuh manusia yang setelah bekerja keras perlu istirahat dan pemulihan stamina, mobil pun demikian. Setelah mengantarkan anda sekeluarga berjalan-jalan, atau mudik ke kampung halaman tercinta, kendaraan juga perlu disegarkan kembali. Hanya saja, bagaimana cara merawat mobil setelah perjalanan jauh? Bagian mana saja yang harus diperiksa atau diganti?

1. Sistem Pengereman

Gambar yang menunjukan tangan mekanik yang sedang memegang bagian rem pada as roda mobil

Lakukan pengujian sistem pengereman setelah bepergian

Selama menempuh perjalanan jauh biasanya pengemudi kerap melakukan pengereman dengan menginjak pedal rem dalam-dalam atau biasa disebut heavy braking. Karena itu, setelah kembali dari perjalanan, perangkat pertama yang perlu anda lihat adalah di sistem pengereman. Lakukan uji terhadap semua peranti rem mulai dari rem depan, belakang hingga rem parkir. Bila terasa kurang pakem, maka sebaiknya mengganti kanvas atau minyak rem.

2. Plat Kopling

Gambar yang menunjukan plat kopling yang masih baru yang berwarna hitam terletak berdampingan

Sering ditinggalkan, plat kopling membantu kenyamanan mengemudi Anda

Kopling merupakan peranti untuk "membuka-tutup" aliran tenaga dari mesin ke sistem penggerak, dipakai saat Anda memindahkan gigi baik maju atau mundur. Bisa dibayangkan apa jadinya bila peranti ini tidak berfungsi sama sekali. Pelat kopling biasanya aus seiring dengan bertambahnya usia pemakaian. Tetapi bisa juga terjadi karena faktor pemakaian yang terus menerus tanpa henti dan cara penggunaan yang tidak sesuai standar penggunaan.

3. Oli dan Filter

Gambar yang menunjukan botol oli yang sedang menuangkan oli pada mesin mobil

Oli dan filter mempengaruhi efisiensi bahan bakar Anda

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memastikan kondisi oli atau minyak pelumas. Caranya, dengan melihat dari tongkat indikator oli yang ada di mesin. Pastikan jumlah oli tidak kurang dari batas bawah yang tertera di tongkat tersebut. Selain itu, teteskan sedikit oli di jari tangan anda dan gesek-gesekan di kedua jari anda. Bila cairan oli terasa pekat atau bahkan terasa ada butiran, maka gantilah oli tersebut.

4. Busi dan Saringan Udara

Gambar yang menunjukan serangkaian bagian busi pada sistem mesin mobil

Terlihat sepele, namun busi memiliki fungsi penting pada mobil

Kedua peranti itu terlihat sepele. Namun fungsinya sangat menentukan. Busi misalnya berfungsi memantikkan api listrik dalam proses pembakaran di ruang bakar mesin. Tanpa peranti itu, sudah pasti proses pembakaran tidak akan terjadi dan mesin mobil tidak bisa dihidupkan. Biasanya, busi mengalami penurunan kemampuan seiring dengan usia pemakaian. Tetapi bisa juga terjadi karena perjalanan jauh dan mobil melaju secara terus menerus.

>>> Baca juga Warna busi mencerminkan pembakaran pada mobil

5. Cairan Radiator

Selama menempuh perjalanan jauh, tentu mesin membutuhkan proses pendinginan yang ekstra pula. Disinilah, kerja radiator sebagai perangkat pendingin mesin sangat berperan. Di saat seperti itu, biasanya cairan coolant yang ada di radiator berkurang. Buka tutup perangkat ini dan bila cairan berkurang segera tambahi. Ingat jangan membuka tutup saat mesin dalam kondisi panas.

Gambar yang menunjukan cairan coolant berwarna hijau yang ada pada sistem pendingin mobil

Kekurangan cairan coolant bisa merusak sel radiator

Jika tidak ada cairan coolant, anda boleh menambahkan air minum dalam kemasan. Namun sangat disarankan untuk mengganti cairan itu. Pasalnya, selama menempuh perjalanan jauh, cairan mendidih dan berekasi dengan sel-sel di dalam radiator. Pada saat mencapai titik didih tertinggi, bisa saja unsur-unsur yang ada di air atau cairan coolant bereaksi secara kimiawi dan membentuk partikel baru. Partikel itulah yang dikhawatirkan merusak sel-sel radiator.

6. Bagian Kaki-kaki

Selama menempuh perjalanan jauh, bagian ini menyangga beban yang cukup berat sehingga kondisinya sangat rawan menurun. Terlebih bila jalanan yang anda lalui kurang bagus, banyak lubang, tanjakan, dan basah. Komponen yang wajib anda periksa atau diperbaiki, dan jika perlu diganti adalah tie-rod, ball-joint, bushing arm, dan bearing..

Gambar yang menunjukan bagian kaki-kaki dengan ban yang sudah dibuka pada mobil

Perhatikan bagian kaki-kaki pada mobil

Tanda bantalan roda (bearing) sudah aus, saat mobil melaju menimbulkan suara mendengung yang makin lama makin keras. Jika anda mendapati suara seperti itu, maka segera ganti dengan yang baru. Pasalnya peranti ini berhubungan dengan kestabilan saat berkendara.

>>> Baca juga tips perawatan lainnya disini

7. Periksa Ban

Bersamaan dengan pemeriksaan atau penggantian komponen di bagian kaki-kaki, sebaiknya Anda juga memeriksa kondisi ban. Pastikan baut roda masih kencang dan tidak membahayakan. Begitu pun dengan tekanan angin. Anda tidak perlu menggantinya bila kondisi masih bagus.

Gambar yang emnunjukan seorang montir yang sedang membuka ban sebuah mobil

Memeriksa ban adalah perawatan wajib pada mobil

Namun, satu hal yang wajib Anda lakukan adalah melakukan spooring dan balancing roda. Pasalnya, ini tidak hanya berguna untuk menjaga kondisi ban agar tetap awet tetapi juga untuk menjaga kestabilan mobil saat dikemudikan. Lakukan setidaknya enam bulan sekali.

8. Bersihkan Bodi dan Kabin

Melengkapi pemeriksaan, perbaikan, atau penggantian beberapa komponen tersebut sebaiknya anda juga membersihkan bagian eksterior atau bodi serta kolong mobil, maupun bagian interior. Anda bisa mencuci sendiri di rumah, namun untuk memastikan bagian kolong juga bersih sebaiknya membawa ke tempat cuci mobil.

Gambar yang menunjukan mobil berwarna silver yang sedang dicuci menggunakan busa sabun

Tentu saja Anda tidak ingin mobil kotor setelah berpergian

Kotoran yang menempel di bodi maupun kolong tidak hanya mengganggu tampilan tetapi juga berpotensi menjadi karat. Sedangkan bila anda membersihkan bagian interior jangan lupa membersihkan kisi-kisi peranti pendingin ruangan (AC), panel pintu dan lainnya.

Berikut perawatan yang harus Anda lakukan sebelum bepergian jarak jauh

Itulah beberapa cara yang bisa anda lakukan dalam merawat mobil setelah perjalanan jauh setelah bekerja ekstra keras mengantarkan Anda ketempat tujuan dengan selamat. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda yang sering bepergian dengan jarak tempuh yang jauh.

>>> Baca juga tips dan trik lainnya disini

 
back to top