5 Kerusakan Suspensi Mobil yang Sering Terjadi Serta Penyebabnya

07/11/2019

Perawatan dan service

5 menit

Share this post:
5 Kerusakan Suspensi Mobil yang Sering Terjadi Serta Penyebabnya
Ada setidaknya lima kerusakan suspensi mobil yang sering dialami para pemilik kendaraan beroda empat tersebut. Penyebabnya pun beragam, namun rata-rata akibat kesalahan pengemudi mobil itu sendiri.

Seiring digunakannya sebuah kendaraan, tentu suatu saat akan muncul kerusakan pada beberapa komponennya. Terlebih lagi bagian suspensi yang memiliki tugas berat untuk menahan beban kendaraan tersebut.

>>> Modifikasi All New Suzuki Carry, Ekstrim Pakai Suspensi Udara

Suspensi mobil tentunya memiliki sistem yang cukup kompleks, dan ada beberapa kerusakan suspensi mobil yang sering dialami para pemilik mobil. Berikut lima diantaranya:

1. Suspensi Tidak Lurus

spooring balancing ban mobil

Penting untuk lakukan spooring dan balancing secara berkala

Ketika Anda sering menghajar jalan berlubang pada kecepatan tinggi akan membuat sistem suspensi tidak lurus. Cirinya adalah setir terasa bergetar atau cenderung berbelok ke arah tertentu saat berkendara di jalan lurus. Untuk mengatasi hal ini sebaiknya rutin lakukan spooring balancing pada keempat roda mobil Anda.

>>> Promo mobil baru menarik ada disini

2. Shockbreaker Bocor

shockbreaker mobil

Banyak sekali keluhan tentang shock yang bocor

Kerusakan suspensi mobil yang sering dialami lainnya adalah shockbreaker bocor. Keluhan ini biasanya menimpa pemilik mobil yang masih menggunakan shock tipe oli. Jika oli merembes ke luar, maka suspensi akan terasa lebih keras dari biasanya. Atau bisa juga ketika melintas di jalan berlubang atau polisi tidur, suspensi mengayun lebih dari satu kali. Penyebabnya bisa karena mobil sering mengangkut beban berlebih, atau bisa juga karena kualitas produk tersebut yang kurang baik.

3. Karet Per Rusak

per dan shock mobil

Material karet pada per bisa getas atau robek

Ketika suspensi mobil timbul bunyi-bunyian saat melintas di jalan berlubang, mungkin penyebabnya ada pada kerusakan karet per. Bisa karena karet sudah menipis atau akibat karet robek. Beberapa komponen pada per mobil memang menggunakan bahan karet, seperti anting-anting per atau stopper per. Karena usia pakai, karet ini bisa menipis, getas, atau bahkan robek.

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas ada disini

4. Ball Joint Rusak

ball joint mobil

Ball joint yang rusak bisa membuat bunyi-bunyi yang mengganggu

Ball joint merupakan komponen penghubung antara suspensi dengan ban. Kalau saat setir dibelokkan muncul bunyi seperti besi beradu, maka itu pertanda ada kerusakan suspensi mobil pada bagian ball joint.

5. Control Arm Bengkok

control arm mobil

Control arm yang bengkok menyebabkan pengendalian mobil menurun

Kalau terdengar bunyi aneh pada bagain suspensi saat mobil di rem atau berakselerasi, mungkin akibat control arm yang bengkok. Jika suspensi mobil rusak pada bagian ini dibiarkan, maka pengendalian juga tidak akan presisi lagi.

Selain itu tapak ban juga bisa mudah aus. Penyebabnya bisa karena Anda menghajar lubang terlalu dalam pada kecepatan tinggi. Atau bagian control arm membentur benda keras saat mobil melaju.

Tertarik mendapatkan suspensi mobil baru, dapatkan melalui link di bawah ini:

>>> Tips dan trik lainnya baca disini

Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top