3 Tips Jitu Agar Mobil Lulus Uji Emisi

10/11/2021

Perawatan dan service

4 menit

Share this post:
Meski diundur, sanksi tilang kepada pemilik mobil yang tak lulus uji emisi akan tetap diberlakukan. Berikut 3 tips jitu untuk menurunkan emisi mobil Anda.

Seperti yang telah kami beritakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kepolisian akan memberlakukan sanksi tilang terhadap para pemilik kendaraan yang tak lulus uji emisi.

Meski diundur dari jadwal sebelumnya, kebijakan ini akan tetap diberlakukan setelah 50% kendaraan di Ibu Kota sudah melakukan pengujian emisi. Agar Anda tak termasuk golongan yang kendaraannya gagal berada di bawah ambang batas emisi, simak 3 tips dari Cintamobil.com untuk menurunkan emisi mobil Anda.

1. Melakukan Servis ke Bengkel

Sebelum Anda melakukan pengujian emisi, ada baiknya mengunjungi bengkel resmi atau bengkel umum langganan Anda untuk melakukan servis. Fungsinya tentu saja untuk membersihkan ruang bakar, serta mengecek berbagai komponen yang terkait emisi.

>>> Sanksi Tilang Untuk Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi Belum Berlaku

Gambar Servis Mobil

Lakukan servis untuk memastikan komponen mesin dalam kondisi bersih dan prima

Beberapa komponen yang krusial seperti filter udara, busi, injektor, dan catalytic converter harus berada dalam kondisi yang bersih dan berfungsi secara optimal agar emisi mobil bisa ditekan sesuai standar.

Dengan melakukan service, Anda juga mengganti oli yang mungkin sudah kotor atau berkurang viskositasnya. Dua kondisi tersebut akan membuat kinerja mesin menjadi berat dan timing pembakaran yang tidak tepat.

Jika itu terjadi, bahan bakar pun tidak terbakar dengan sempurna sehingga menyebabkan kandungan hidrokarbon (HC) meningkat yang bisa membuat mobil Anda tak lulus uji emisi.

>>> Merasa Lebih Hemat? Pahami Dulu Efek Buruk Mesin Pakai BBM Oktan Rendah

2. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Standar

Gambar Isi Bahan Bakar

Gunakan bahan bakar dengan oktan sesuai standar pabrikan agar pembakaran lebih bersih dan optimal

Pemilihan bahan bakar yang tepat merupakan faktor yang tak kalah krusial dalam menekan emisi gas buang kendaraan. Pastikan Anda menggunakan bahan bakar dengan RON (Research Octane Number) yang sesuai dengan kebutuhan mesin.

Jika pabrikan mengajurkan Anda untuk menggunakan bahan bakar dengan RON 92 ataupun 98, usahakan untuk terbiasa menggunakan bahan bakar tersebut sebelum melakukan uji emisi.

Bahan bakar dengan oktan yang sesuai akan menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna di dalam mesin, dan tentunya menghasilkan emisi yang lebih bersih.

3. Melakukan Carbon Clean Treatment

Gambar Carbon Clean Treatment

Carbon clean treatment bisa membantu membersihkan ruang bakar mobil

Treatment ini akan membantu untuk mengusir kerak-kerak karbon di dalam ruang bakar. Cairan carbon clean mengandung senyawa yang mampu membersihkan saluran injektor dan katup mesin sehingga emisi gas buang yang dihasilkan setelah treatment akan menjadi lebih bersih.

Anda juga bisa melakukan pembersihan catalytic converter dengan cairan catalytic converter cleaner. Cairan ini biasanya disemprotkan ke lubang sensor oksigen untuk membersihkan penyaring utama emisi mobil tersebut.

Dengan catalytic converter yang bersih maka kadar karbon monoksida (CO) dan dan hidrokarbon (HC) di gas buang menjadi turun.

Berikut tiga tips yang bisa Anda lakukan sebelum melakukan uji emisi. Oh iya, jangan lupa berikan jeda waktu beberapa hari sebelum melakukan uji emisi agar karbon yang masih tersisa di ruang bakar atau catalytic converter sudah terbuang sepenuhnya.

>>> Temukan Mobil Bekas Idaman Anda dengan Harga yang Menarik di Sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top