Yuk Manfaatkan Paddle Shift Untuk Bantu Pengereman Mesin Pada Transmisi CVT

05/12/2019

Pengemudian

5 menit

Yuk Manfaatkan Paddle Shift Untuk Bantu Pengereman Mesin Pada Transmisi CVT
Fitur Paddle Shift kini sudah lazim di mobil-mobil kelas menengah maupun hatchback. Sayangnya, masih cukup jarang yang menggunakan paddle shift ini untuk memaksimalkan proses mengemudi. Yuk manfaatkan paddle shift untuk bantu pengereman.

Gambar menunjukkan Setir Honda All New CR-V VTEC Turbo 2019

Setir mobil kekinian di kelas tertentu sudah dilengkapi dengan paddle shift untuk memindahkan posisi gear

Mobil bertransmisi CVT memang kerap dikeluhkan akan minimnya engine brake yang dihasilkan mesin. Hal ini lantaran mekanisme pulley primer dan sekunder pada transmisi CVT itu rasionya tak terhingga. Jadi, apabila transmisi tidak mendapatkan beban untuk menyalurkan tenaga mesin, belt pada CVT yang terpasang pada pulley sekunder serta primer pada sistem CVT akan mengendur dan menyebabkan mobil menjadi meluncur. Tapi, itu semua bisa diatasi jika pengemudi tidak ragu memainkan paddle shift guna membantu sistem pengereman. Makanya, yuk manfaatkan paddle shift untuk bantu pengereman oleh mesin.

Gambar menunjukkan penggunaan paddle shift

Saat tiba-tiba harus berdeselerasi, paddle shift akan memudahkan Anda melakukan hal tersebut

Beruntung di mobil kekinian yang sudah mengadopsi transmisi sejuta rasio ini telah dilengkapi dengan posisi tuas transmisi B (Brake), L (Low) atau bahkan S (Sport). Pada beberapa mobil lansiran Toyota, Honda atau Mitsubishi misalnya, sudah ada posisi tuas tersebut. Meski demikian, kami lebih menyarankan Anda untuk melakukan pengereman mesin dengan menyentuh tuas minus (-) di paddle shift. Meski posisi tuas masih di D (Drive), namun ketika Anda menarik tuas berlogo minus tersebut putaran mesin akan langsung naik, dan menahan mobil agar tidak melaju lebih kencang.

Gambar menunjukkan ngebut di jalan tol

Melaju di jalan tol membutuhkan respon cepat pengemudi saat harus deselerasi

Hal ini telah kami praktekkan pada dua buah mobil Honda kami yang sama-sama sudah mengadopsi transmisi CVT, yakni All New Honda CR-V 1.5L Turbo lansiran 2019 dan Honda HR-V 1.5 E CVT keluaran 2017. Saat melaju kencang di turunan jalan tol dan tiba-tiba harus mengurangi kecepatan, kami dengan sigap memainkan tuas paddle shift saat melakukan deselerasi, putaran mesin pun langsung naik dan membantu efek engine brake, secara otomatis kami tidak perlu menginjak pedal rem terlalu dalam untuk mengendalikan mobil.

Gambar menunjukkan mesin L15B7 All New Honda CR-V VTEC Turbo 2019

Jangan khawatir akan over rev, komputer akan mencegah hal tersebut

Anda juga tak perlu khawatir apabila mesin akan mengalami over reving alias berputar melebihi putaran mesin yang diizinkan. Karena pada mobil modern kini telah dilengkapi dengan beragam sensor yang dapat berkomunikasi dengan ECU (Electronic Control Unit), baik ECU mesin maupun ECU transmisi. Deretan sensor-sensor ini akan memerintahkan untuk pembatalan down shift (turun) gear ke posisi lebih rendah, apabila putaran mesin masih terlalu tinggi. Alhasil, mesin tidak akan rusak karena berputar melebihi ketentuan yang diharuskan. So, jangan ragu-ragu untuk pakai paddle shift untuk membantu pengereman mesin ya.

>>> Tips mengemudi lainnya bisa Anda lihat di sini

Video dari tim kami mengenai perawatan transmisi otomatis

>>> Tips & trik Cintamobil.com

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top