Trik Mendengarkan Musik Kekinian di Mobil dengan Head Unit Jadul

24/03/2019

Pengemudian
Share this post:
Trik Mendengarkan Musik Kekinian di Mobil dengan Head Unit Jadul
Ternyata, Anda tetap bisa mendengarkan musik sesuai dengan teknologi kekinian meski hanya memiliki head unit zaman dulu. Bagaimana caranya?

Mengemudi pada musim hujan

Mendengarkan musik/ siaran radio di mobil sudah jadi kebiasaan sejak dekade 50an. 

Radio tape telah menjadi sarana hiburan utama bagi pengguna mobil sejak beberapa era silam. Pertama kali memutar lagu pada 1906, tepatnya saat Malam Natal di Massachusetts, Amerika Serikat, kotak pemutar suara tersebut melengkapi mobil Ford T Model milik George Frost, remaja penyuka radio berusia 18 tahun asal Chicago sekitar 1922.

Motorola mulai memproduksi masal radio mobil pada 1930 dengan model 5T71. Sukses dengan produknya, produsen elektronik dengan nama awal Galvin Manufacturing Corporation itu seolah membangkitkan tren mendengarkan musik di mobil, meski masih memakai jaringan AM. Baru pada 1952, radio FM mulai diperkenalkan untuk kendaraan roda empat, sebelum fitur kaset dan cd terbenam di dekade 70-80an.

>>> Baca juga: Ini dia daftar lagu yang berbahaya ketika mengemudi

Berbicara soal kaset, beberapa dari kita mungkin merasa sayang melepas radio dan head unit zaman dulu karena berbagai pertimbangan, seperti nostalgia atau tetap ingin menjaga sentuhan klasik pada mobil tua. Padahal mungkin anggota keluarga lainnya ingin mendengarkan musik di mobil dari perangkat ponsel pintarnya, yang tidak mungkin akan tersambung bila masih memakai perangkat lawas. Namun lewat dua perangkat ini, kita masih bisa mendengarkan playlist smartphone sambil menyusuri jalanan tanpa perlu mengganti head unit.

1. FM Transmitter

FM Transmitter

Ga ada usb port, ga jadi masalah (foto: Jakartanotebook)

Sebelum membelinya, pastikan mobil Anda memiliki slot pemantik rokok aktif. FM Transmitter dipasangkan di bagian tersebut, lalu samakan frekuensi perangkat dengan radio tape. Setelah itu, kita bisa mendengarkan musik di mobil dari berbagai sumber, sesuai dengan fasilitas masing-masing alat. Kelemahan dari FM Transmitter adalah bila ada stasiun radio dengan frekuensi sama, suara akan hilang. Solusinya kita bisa mengatur angka untuk memastikan tidak ada intervensi dari jaringan setempat.

>>> Lagi cari mobil seken? Temukan di Cintamobil.com!

2. Cassette Jack 3.5 mm

 

FM Transmitter

Ga perlu ribet atur ulang playlist! (foto: Tokokomputer007) 

>>> Tips pengemudian terbaru dan terlengkap bisa Anda dapatkan di sini

Terlihat jadul, tapi sebetulnya sangat kekinian. Itulah kesan pertama begitu melihat Cassette Jack 3.5 mm. Alat ini mengonversi sinyal audio dari gawai ke radio tape sebelum diteruskan menuju speaker. Cara mengoperasikannya lebih praktis, Anda cukup memasukkan kaset ke slot tape lalu menyambungkan jack 3,5 mm ke smartphone. Biar makin aman, bisa juga memasang dock di dashboard supaya bisa mengakses daftar lagu dengan mudah.

Kedua alat tersebut dibanderol dengan kisaran harga puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Tentu jauh lebih murah dibanding mengganti head unit lebih modern, serta buat pecinta musik, Anda tidak perlu menyusun ulang playlist saat ingin mendengarkan musik di mobil

>>> Baca tips dari Cintamobil.com lainnya di sini!

Share this post:
 
back to top