Toyota Kijang Kapsul Ingin Irit BBM? Coba Ikuti Tips Ini

28/05/2021

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Sejujurnya hal ini agak sulit dilakukan, namun ternyata tips irit BBM ini dapat diterapkan pada Toyota Kijang Kapsul baik yang masih karburator maupun sudah EFI

Sudah jadi rahasia umum bila Toyota Kijang Kapsul tidak irit dalam hal konsumsi BBM. Sebab teknologi mesinnya masih sederhana nan kuno, sehingga kerugian mekanisnya masih tinggi. Apalagi Toyota Kijang yang masih menganut sistem pengabutan bahan bakar karburator. Namun, bukan berarti tips irit BBM Toyota Kijang berbodi kapsul ini tidak dapat dilakukan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ingin tips irit BBM ini berhasil.

Kenali 'Karakter' Mesin Toyota Kijang yang Anda Miliki

Foto mesin 1RZ-FE Toyota

Mesin Kijang yang sudah menganut injeksi elektronik seharusnya sedikit lebih irit bila dibandingkan dengan yang masih karburator

Hal pertama adalah Anda harus kenal terlebih dahulu mobil Kijang Kapsul yang Anda bawa. Toyota Kijang kapsul dengan sistem pasokan bahan bakar injeksi alias Electronic Fuel Injection (EFI) pasti akan punya kemampuan konsumsi BBM yang lebih ekonomis dari versi karburator. Sebab injeksi elektronik mampu mengatur debit bahan bakar sesuai dengan kebutuhan mesin dengan diatur oleh sistem elektronik.

Foto karburator Toyota Kijang 7K

Toyota Kijang yang masih pakai karburator jangan lupa mengecek settingan karburator agar selalu optimal

Sementara Kijang yang masih menganut pasokan bahan bakar karburator sangat tergantung dari jetting (setting spuyer baik pilot jet maupun main jet) yang dilakukan. Tak lupa kebersihan saringan udara hingga 'kesehatan' karburatornya sendiri akan cukup berpengaruh pada konsumsi BBM Toyota Kijang bermodel kapsul ini. Untuk itu, saran Cintamobil.com selalu lakukan servis rutin karburator mobil Anda bisa membantu lebih irit BBM.

>>> Cara Setting Karburator Mobil, Kerjakan Sendiri Atau Bawa Ke BeRes?

Lakukan Eco Driving

Foto panel instrumen Toyota Kijang LGX 1997

Selalu perhatikan jarum indikator putaran mesin (rpm) saat hendak memindahkan 'gigi'

Melakukan eco driving adalah wajib. Untuk Toyota Kijang Kapsul yang mesinnya masih mengusung 7K dengan karburator, usahakan melakukan perpindahan gigi pada putaran mesin maksimum 2.800 rpm, karena torsi maksimum sebesar 139 Nm keluar di rentang putaran mesin itu. Sementara untuk Toyota Kijang yang sudah mengadopsi sistem injeksi berkode 7K-E maksimum perpindahan gigi di bawah 3.200 rpm. Untuk mesin 1RZ-FE torsi maksimumnya 'keluar' di putaran mesin 2.800 rpm.

>>> Tips Mengemudi Mobil Hybrid Agar Lebih Irit BBM

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top