Toyota Avanza 2022 Jadi FWD, Simak Kelebihan Kekurangan Mobil FWD

11/10/2021

Pengemudian

5 menit

Share this post:
Toyota Avanza 2022 Jadi FWD, Simak Kelebihan Kekurangan Mobil FWD
Toyota Avanza 2022 akan jadi mobil berpenggerak roda depan alias Front Wheel Drive (FWD), lantas jika benar, apa saja sih kelebihan penggerak jenis ini?

Toyota Avanza bekas 2022 dikabarkan akan menjadi mobil berpenggerak roda depan alias Front Wheel Drive (FWD). Tentu banyak pecinta Avanza yang menentang hal ini. Sekadar informasi, FWD adalah sistem penggerak yang ringkas, karena semua komponennya berkumpul di kaki-kaki depan.

Daihatsu DN Multisix 2017

Daihatsu Xenia & Toyota Avanza 2022 bakal usung FWD?

Dan bagi mobil yang pakai format penggerak ini punya keuntungan yang terasa secara signifikan. Lantas apa sih untung rugi Toyota Avanza 2022 pakai mekanisme ini? Simak pembahasan tim Cintamobil.com berikut ini hingga tuntas ya...

Kelebihan Mobil FWD

1. Power Loss Lebih Kecil

Kebalikan dengan mobil berpenggerak roda belakang (RWD), mobil RWD malah cenderung punya power loss yang lebih kecil. Karena tenaga dari mesin depan langsung tersambung ke as roda untuk kemudian menggerakkan roda. Beda dengan RWD yang harus menyalurkan tenaganya ke kopel lalu masuk ke gardan untuk kemudian memutar roda.

2. Bobot Enteng

Absennya kopel, dan gardan belakang membuat bobot mobil FWD lebih ringan bila dibandingkan dengan RWD. Otomatis ini berpengaruh ke konsumsi BBM yang seharusnya bisa lebih irit.

3. Kabin Lebih Senyap

Masih menjadi lanjutan dari poin kedua, tidak adanya kopel yang berputar di bawah mobil untuk menggerakkan gardan membuat kabin menjadi lebih minim vibrasi dan tenang. Contoh nyata ada di Mitsubishi Xpander, yang kabinnya jauh lebih tenang dari Wuling Confero yang pakai format RWD.

4. Akomodasi Lebih Baik

Dengan semua komponen penggerak ada di depan, otomatis ruang kabin mendapat keuntungan, contohnya jika mobil 3-baris tempat duduk, di baris kedua tunnel yang biasanya tinggi untuk mengakomodir gardan, di mobil FWD tidak mengenal hal tersebut, jadi bisa dibuat lebih rendah dan memudahkan penumpang yang duduk untuk lebih nyaman saat meletakkan kaki.

Bagasi Mitsubishi Xpander Sport AT

Bagasi bisa rata seperti ini...

Disamping itu kabin yang bisa dibuat lebih tinggi membuat pabrikan bisa menerapkan mekanisme pelipatan bangku yang rata. Coba tengok Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, hingga Honda All-new BR-V yang pelipatan bangkunya bisa rata di baris kedua dan ketiga. Jadi buat akomodasi dan kenyamanan FWD itu lebih baik.

>>> Pecinta Avanza & Confero Wajib Baca! Inilah Kelebihan Kekurangan Mobil RWD

Kekurangan Mobil FWD

1. Start Menanjak Di Permukaan Licin Tak Semudah Mobil RWD

Mobil berpenggerak roda depan itu lebih struggle saat harus menanjak di permukaan licin. Karena kebalikan dari mobil penggerak roda belakang, saat menanjak bobot berpindah ke belakang sehingga ban depan sulit mendapatkan traksi.

Mitsubishi Xpander nanjak

Menanjak dari posisi diam lebih sulit dilakukan pada mobil FWD

Kekurangan ini jauh lebih terasa apabila mobil harus menanjak curam dan stop and go. Dan secara alami mobil RWD jauh lebih berdaya saat ditanjakan curam maupun jalan rusak bila dibandingkan mobil FWD. Tenaga mesin kuat sekalipun ban depan masih bisa spin, karena bobot berpindah ke belakang.

2. Komponen Kaki-Kaki Lebih Cepat Fatique

Karena semua komponen penggerak diletakkan di depan, maka jika pemakaian kasar atau disetarakan dengan mobil RWD, umumnya kaki-kaki depan akan lebih cepat capek. Maklum saja, tugas roda depan bukan hanya mengarahkan mobil via setir, tetapi juga ditambah untuk menggerakkan kendaraan.

Kaki-kaki MitsubishI Xpander

Kaki-kaki depan lebih cepat bunyi-bunyi di mobil FWD

Tak heran, kaki-kaki depan mobil FWD lebih mudah timbul bunyi-bunyian bila dibandingkan dengan mobil RWD. Intinya kaki-kaki mobil FWD tidak lebih durable dari mobil RWD. Tidak heran konsumen di daerah masih percaya dengan mobil RWD seperti Wuling Confero hingga Toyota Avanza.

3. Ban Depan Lebih Cepat Habis

Karena roda depan berfungsi sebagai penggerak dan juga sekaligus mengarahkan kendaraan, maka jangan heran jika ban depan lebih cepat terkikis dibandingkan ban belakang. Masalah ini umum terjadi di mobil FWD, seperti Toyota Yaris, Daihatsu Ayla, Suzuki Ertiga bahkan bukan tidak mungkin terjadi di Toyota Avanza 2022 nanti.

4. Karakter Mobil Lebih Understeer

Mobil berpenggarak roda depan memiliki karakter alami yang lebih understeer bila dibandingkan mobil penggerak belakang. Memang karakter ini lebih mudah untuk dikendalikan apabila mobil kehilangan cengkraman, tetapi bagi pengemudi antusias, karakter oversteer akan lebih disukai.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Head of Content di Cintamobil.com   About Arfian Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebe
 
back to top