Tips Nyetir Supercar yang Aman di Jalan

04/05/2020

Pengemudian

5 menit

Share this post:
Tips Nyetir Supercar yang Aman di Jalan
Kecelakaan yang melibatkan sebuah supercar kembali mengingatkan kepada kita bertapa pentingnya pemahaman nyetir supercar yang aman di jalan. Apa saja yang perlu diperhatikan?

Kembali kecelakaan sebuah supercar kembali di Indonesia. Akhir pekan lalu, tepatnya Minggu, 03 Mei 2020 sebuah kecelakaan McLaren MP-12C terjadi di jalan Tol Jagorawi KM43 yang menyebabkan mobil tersebut mengalami rusak parah.

Diungkapkan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Kompol Fajar Hari Kuncoro, mobil berwarna oranye ini terlihat datang dari arah Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat menuju Jakarta sekira pukul 10.00 WIB. Namun di KM43 Tol Jagorawi mobil terlihat tergelincir keluar jalur, lalu menabrak pohon dan kendaraan hancur lebur.

McLaren kecelakaan di Tol Jagorawi

McLaren ini hancur lebur setelah mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi

Eric yang diketahui sebagai pengemudi mobil bernomor polisi B 2502 SBI tersebut beserta satu penumpangnya diketahui mengalami luka-luka. Saat ini kedua korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

>>> Mengapa Mobil Bisa Terbakar usai Menabrak seperti Nissan GT-R di Cibubur?

Melihat kejadian ini, tentu kita masih ingat betul bagaimana kecelakaan supercar juga belum lama terjadi. Tepat pada Sabtu (04/04/2020), sebuah Nissan GT-R telah menewaskan pengemudinya yang tak lain adalah Wakil Jaksa Agung Arminsyah. Ia tewas setelah mobil yang dikendarainya menabrak pembatas jalan dan membuat Nissan GT-R terbakar. Kecelakaan naas ini juga terjadi di jalan Tol Jagorawi.

Nissan GT-R terbakar

Sebelumnya sebuah Nissan GT-R juga pernah terbakar di Tol Jagorawi

Dua kejadian ini seolah ingin mengingatkan kepada kita semua jika mengendarai sebuah supercar ternyata tidak boleh sembarangan. Mengingat tenaga dan reaksi dari mesin mobil ini yang jauh berbeda dibanding mobil kebanyakan, maka perlu untuk mengetahui teknik nyetir supercar yang aman di jalan.

Berikut tips dari Toyota Indonesia yang dikutip Cintamobil.com.

1. Pelajari Lebih Dulu

Interior Lamborghini

Pelajari semua yang ada di kokpit sebelum mulai mengendarainya

>>> Jangan Anggap Remeh, Empat Hal Ini Sebabkan Kantuk Saat Mengemudi

Saat ada di kokpit sebuah supercar jangan langsung ngegas ya! Pastikan dulu Anda mengerti karakter dari mobil tersebut. Berapa kekuatan mesinnya, apa saja fitur yang ada di dalamnya, termasuk mengetahui tombol-tombol di setir, konsol tengah, serta indikator di panel instrument.

Pelajari cara mengoperasikan semua fitur tersebut sehingga Anda paham harus berbuat apa jika terjadi sesuatu ketika mengemudi. Selain itu sebelum nyetir supercar yang aman di jalan, pastikan juga jika posisi duduk sudah sesuai dengan anjuran mengemudi yang aman. Jangan sampai terlalu rendah sehingga objek atau kendaraan di depan, belakang atau samping tidak bisa dilihat, apalagi visibilitas sebuah supercar memang cukup terbatas terutama ke arah belakang.

2. Gas Tipis-tipis

Mesin Ferrari

Harus ketahui karakter mesin dari mobil yang akan dikendarai

Langkah selanjutnya agar nyetir supercar tetap aman di jalan adalah jangan sekali-kali langsung tancap gas. Meskipun tenaga mesin yang besar akan memacu adrenalin setiap pengemudinya, namun jika Anda bukan pengemudi profesional sebaiknya hal ini tidak dilakukan.

>>> Promo mobil baru selalu ada yang menarik disini, yuk cek sekarang!

Injak pedal gas sedikit demi sedikit dahulu, kemudian injak pedal rem. Rasakan bagaimana respon mobil ketika melaju. Cek juga respon lingkar kemudi, termasuk jika mobil harus putar balik. Hal ini untuk mengantisipasi Anda tidka kerepotan saat harus menghindar dari kendaraan lain.

3. Selalu Patuhi Rambu Lalu Lintas

Rambu batas kecepatan di tol

Tetap patuhi setiap rambu lalu lintas

>>> Cari mobil bekas berkualitas dari LCC sampai supercar pilihan lengkapnya ada disini

Sekali lagi, mengemudi supercar di jalan raya tidak bisa disamakan dengan di sirkuit. Meskipun Anda seorang pebalap profesional sekalipun, ketika supercar tersebut dipakai di jalan raya, maka wajib mematuhi peraturan lalu lintas di jalan tersebut.

Terutama dalam hal batas kecepatan maksimum, serta tidak mendahului dari bahu jalan. Karena walaupun jalan raya saat itu cenderung sepi, Anda tidak boleh sesuka hati memacu mobil tersebut. Apalagi kalau sampai main potong kiri kanan tanpa memperhatikan kondisi jalan. Karena berkendara di jala raya berarti Anda melibatkan pula banyak orang lain di sekitar Anda.

>>> Tips dan trik menarik lainnya selalu ada di Cintamobil.com

Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top