Tips Menggunakan Kartu Uang Elektronik

11/03/2021

Pengemudian

3 menit

Penyimpanan maupun menggunakan kartu uang elektronik untuk transaksi di jalan tol (e-Toll card) memerlukan perhatian khusus agar fungsinya tetap maksimal.

Kartu uang elektronik menjadi barang penting bagi pengguna jalan tol. Apalagi kalau bukan untuk membayar tarif tol, mengingat pembayaran dilakukan secara non tunai. Tentu ada banyak yang harus diperhatikan terkait penyimpanan dan cara menggunakan kartu uang elektronik. Jika tidak, bisa berpotensi timbul masalah. Mulai dari kartu hilang, rusak, tak ada saldo hingga tidak berfungsi.

Tips Menggunakan Kartu Uang Elektronik

Berikut tips menggunakan kartu uang elektronik, sebagaimana dibagikan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), Hutama Karya lewat akun Instagramnya @hk_sibanceh.

  • Jangan simpan kartu uang elektronik di tempat panas

Jangan simpan kartu uang elektronik di tempat yang terpapar sinar matahari berlebih, seperti di atas dashboard. Kerusakan mungkin tidak terlihat secara fisik, tapi kartu mungkin tidak akan terbaca di mesin reader.

  • Jangan diduduki

Jangan menyimpan kartu di bagian dompet yang diduduki karena dapat merusak kartu. Ada dampak buruk yang akan terjadi, kalau tidak bengkok ya patah.Selain itu juga menyulitkan untuk menjangkaunya saat ingin membayar di gerbang tol

  • Letakkan di tempat terjangkau

Foto card holder aftermarket pada sun visor

Letakkan kartu uang elektronik di tempat yang mudah dijangkau

Siapkan kartu uang elektronik di tempat yang mudah dijangkau. Anda bisa meletakkannya di card holder atau laci kecil sebelah kanan setir. Bisa juga diselipkan di card holder pada sun visor. Usahakan tidak meletakkannya di sebelah kanan setir atau dikantongi di saku celana karena bisa menyulitkan untuk menjangkau.

>>> Transaksi Apapun di Rest Area Jalan Tol Kini Bisa Pakai LinkAja

  • 1 kartu hanya untuk 1 kendaraan

Gunakan kartu yang sama saat transaksi di gerbang keluar dengan kartu saat transaksi di gerbang masuk. Hal ini wajib karena mesin reader di gerbang keluar akan membaca dari gerbang mana Anda masuk. Jika kartu diganti, Anda tidak akan terdeteksi dari mana masuknya dan bisa ‘dituduh’ menerobos. Anda akan dikenakan sanksi denda berupa membayar 2x tarif terjauh di ruas tersebut.

  • Pastikan saldo mencukupi

Yang ini sudah maklum, jika saldo tidak mencukupi Anda bakal terhambat di gerbang tol karena portal tidak bisa dibuka. Anda juga menimbulkan hambatan buat kendaraan lain di belakang yang mengantre untuk lewat. So, sebaiknya Anda isi ulang saldo dulu sebelum masuk tol sekalian mengecek saldo yang masih tersisa.

  • Jangan gesek mesin reader

Jangan menggesek terlalu keras pada mesin reader. Mesin akan lebih cepat membaca kartu jika dalam kondisi stabil. Berbeda jika digesek, mesin reader mungkin lebih lama membaca karena kartu tidak stabil.

  • Tempelkan perlahan

Tempelkan perlahan kartu uang elektronik pada mesin reader (2-3 detik). Dalam kondisi stabil cukup 2-3 detik bagi mesin reader untuk membaca kartu. Jika belum juga terbaca hingga beberapa detik, bisa jadi ada masalah. Entah pada kartunya, pada mesin reader-nya, atau pada cara menempelkannya. Anda bisa mengulanginya lagi atau meminta bantuan kepada petugas.

>>> Jangan Panik, Ini Solusi Jika Saldo e-Toll Tidak Cukup

Foto petugas jaga di gerbang tol

Mintalah bantuan kepada petugas jika mengalami masalah saat transaksi di gerbang tol

>>> Jangan lupa klik tips dan trik untuk mendapatkan tips menarik lainnya

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top