Tips Mengendalikan Emosi Saat Mengemudi Di Bulan Puasa Menurut Psikolog

09/05/2019
Selain harus memperhatikan kondisi fisik yang cenderung menurun dibanding hari biasa, mengemudi pada saat berpuasa juga harus memperhatikan faktor psikologis. Terutama, pengemudi harus bisa mengendalikan emosi selama di perjalanan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagaimana dimaklum masuk di bulan Ramadhan umat muslim secara serentak melaksanakan ibadah puasa. Kewajiban itu harus dilaksanakan hingga satu bulan penuh tanpa boleh ada yang batal tanpa udzur. Di satu sisi, bagi Anda yang melaksanakan puasa Anda juga harus menjalankan aktivitas sehari-hari mulai dari pekerjaan hingga aktivitas lain termasuk mengemudi. Untuk hal yang satu ini ada banyak hal yang harus diperhatikan.

>>> Hati-hati, Mengemudi di Bulan Puasa Banyak Godaannya

Foto kemacetan parah terjadi di salah satu jalanan Indonesia

Kemacetan bisa memicu emosi saat berkendara

Dalam kondisi puasa, stamina tubuh biasanya mengalami penurunan karena perubahan pola makan. Yang sebelumnya dilakukan di siang hari beralih di saat buka dan sahur. Selain itu penurunan juga dipengaruhi tidak adanya asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh. Untuk hal-hal tersebut perlu disiasati dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang benar-benar bergizi saat buka dan sahur, serta cukup istirahat.

Selain memastikan tubuh dalam kondisi prima, kewajiban lain yang tidak boleh diabaikan ketika mengemudi saat berpuasa adalah mengendalikan emosi selama di perjalanan. Bagaimanapun juga, kondisi jalanan yang beraneka ragam seperti kemacetan, kesemerawutan, dan hal-hal lain yang tak terduga bisa memicu rasa jengkel dan emosi. Meski demikian pengemudi tidak boleh menuruti rasa emosinya secara berlebihan. Selain mempengaruhi kualitas puasanya, tidak bisa mengendalikan emosi saat mengemudi bisa membuat fokus dan konsentrasi terganggu bahkan buyar.

>>> Semua tips mengemudi yang aman bisa Anda dapatkan di sini

Psikolog Kasandra Putranto membagikan tips sederhana namun sangat berguna untuk mengendalikan emosi saat berkendara, yaitu dengan mengatur jadwal dan rute perjalanan untuk menghemat jarak, waktu, tenaga, serta menghindari kemacetan. "Saran saya atur jadwal, pakai kendaraan umum atau hindari berkendara, karena kemampuan mengendalikan emosi adalah hasil belajar bertahun- tahun," tutur Kasandra sebagaimana dikutip dari Gridoto, (6/5/2019).

Ilustrasi gaya mengemudi yang cenderung mengedepankan emosi

Wajib hukumnya bagi pengemudi untuk mengendalikan emosi demi menghindari terjadinya hal-hal buruk

>>> Simak juga tips tentang mobil menarik lainnya hanya di situs Cintamobil.com

Fatchur Sag

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain