Tips Berkendara di Terowongan yang Paling Aman

24/01/2018

Pengemudian
Share this post:
Tips Berkendara di Terowongan yang Paling Aman
Meskipun Indonesia masih belum memiliki banyak jalan dengan terowongan, tapi ada kemungkinan anda memasuki jalanan dengan terowongan. Mengetahui tips berkendara di terowongan bisa sangat membantu.

Pengalaman menunjukan bahwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di terowongan lebih mudah menjadi bencana dibandingkan kecelakaan yang terjadi di jalan terbuka. Karena itu, perhatikan tips berkendara di terowongan dari Cintamobil ini untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan di terowongan.

1. Selalu hidupkan lampu

Meskipun berkendara di siang hari, namun berkendara di terowongan bisa saja sama gelapnya dengan berkendara di malam hari. Masih banyak terowongan di Indonesia belum memiliki lampu jalan. Tidak seperti terowongan di luar negeri yang dilengkapi dengan lampu jalan. Hal ini bisa saja terjadi karena terowongan di Indonesia kebanyakan tidak terlalu panjang.

Gambar yang menunjukan keadaan terowongan yang kekurangan pencahayaan

Perhatikan lampu kendaraan ketika berkendara di terowongan

Tetapi, demi keselamatan berkendara anda, pastikan untuk selalu memeriksa keadaan lampu depan anda. Apakah untuk berkendara jauh atau di dalam kota, memastikan lampu mobil menyala dengan baik bisa mengurangi persentasi terjadinya kecelakaan.

2. Jangan berhenti di dalam terowongan kecuali dalam keadaan darurat

Biasanya terowongan yang ada di Indonesia hanya mempunyai dua jalur dan sempit. Tidak seperti jalanan terbuka yang mempunyai bahu jalan, terowongan jarang sekali mempunyai bahu jalan. Karena itu, jangan berhenti di dalam terowongan. Jika anda ingin berhenti, cobalah untuk melewati terowongan terlebih dahulu. Apalagi jika anda berhenti secara mendadak, tentu saja akan membahayakan.

Gambar segitiga pengaman dengan seseorang yang sedang berdiri di samping mobil sebagai background

Gunakan segitiga pengaman ketika berhenti

Jika mobil anda mengalami kerusakan di dalam terowongan, hidupkan lampu bahaya anda. Matikan mesin dan segera tepikan kendaraan. Setelah itu, pasang penanda di belakang mobil untuk memperingatkan pengendara lain. Penanda bisa berupa segitiga pengaman atau kerucut pengaman. Jika tidak ada, anda bisa menggunakan ranting dan batu besar sebagai penanda.

>>> Mungkin Anda tertarik, 6 Tips Menghemat Energi Mobil yang Tidak Banyak Diketahui Pengemudi

3. Perhatikan kecepatan

Terowongan bisa menjadi sangat gelap dan membahayakan pengendaraan jika anda berkendara dengan cepat. Cobalah untuk bersabar dalam berkendara dan memperhatikan kecepatan anda ketika melintas di dalam terowongan. Apalagi jika terowongan yang hanya mempunyai dua lajur, cobalah untuk tidak mendahului. Terburu-buru bisa sangat membahayakan, apalagi di dalam terowongan.

Gambar yang memperlihatkan lampu terowongan yang berjalan sangat cepat menandakan kecepatan mobil yang melaju kencang

Perhatikan kecepatan ketika berkendara di terowongan

4. Perhatikan jarak kendaraan

Sama halnya ketika berkendara di jalanan terbuka, perhatikan jarak dalam berkendara. Terlebih jika anda berkendara di terowongan, terkadang lampu rem mobil di depan tidak begitu jelas terlihat karena gelapnya terowongan. Jadi, anda tidak bisa mengetahui apakah mobil di depan masih melaju atau sedang menekan rem.

Gambar CCTV yang memperlihatkan kendaraan yang sedang melaju di dalam terowongan

Perhatikan jarak antar kendaraan seperti gambar di atas

Untuk jarak, biasakan untuk mengemudi sejauh 5 meter dibelakang kendaraan lain, Biasanya, pada jalanan terbuka, anda hanya membutuhkan jarak sekitar 3-4 meter. Namun, karena kondisi yang sedikit gelap seperti berkendara di malam hari, pastikan untuk mengambil jarak lebih jauh dari biasanya.

>>> Baca juga tips dan trik mengemudi lainnya disini

5. Hindari memutar di dalam terowongan

Selain gelap, beberapa terowongan juga memiliki lebar yang hanya bisa dilewati dua kendaraan. Karena itu, berputar atau balik arah di dalam terowongan merupakan pilihan yang membahayakan. Pengemudi lain tidak bisa melihat dengan baik di dalam terowongan dan biasanya mobil akan melaju dengan cukup kencang ketika melewati terowongan. Jika anda ingin memutar arah, sebaiknya lakukan setelah anda melewati terowongan dan berada di jalan terbuka.

Video berikut memberikan sensasi berkendara di terowongan bawah laut

Dalam mengemudi, pastikan anda selalu berhati-hati, bukan hanya di dalam terowongan, tapi juga selama perjalanan. Tapi, tips berkendara di terowongan memutuhkan kewaspadaan dan fokus yang lebih besar, sama seperti ketika berkendara di malam hari. Keep safety riding, guys!

>>> Baca juga tips & trik lainnya disini

Share this post: