Tidak Perlu Panik Bila Mesin Mati, Inilah Tips Melewati Perlintasan Rel Kereta Api

21/12/2018

Pengemudian

4 menit

Share this post:
Tidak Perlu Panik Bila Mesin Mati, Inilah Tips Melewati Perlintasan Rel Kereta Api
Bagi Anda yang menggunakan mobil untuk beraktivitas sehari-hari di kota-kota besar, terkadang melewati perlintasan rel kereta api. Agar tetap aman, simak tips melewati perlintasan rel kereta api.

Pada saat jam sibuk seperti pagi dan sore hari, kereta api dalam kota atau sering disebut commuter line jumlahnya lebih banyak. Sehingga perlintasan rel kereta api yang dilewati mobil pun lebih sering buka-tutup dengan kondisi lalu lintas yang padat. Peraturan mengenai perlintasan kereta api telah diatur dalam Undang-Undang No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dalam Pasal 114. Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya, pengemudi wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi dan palang pintu sudah mulai ditutup. Selain itu juga disebutkan bahwa pengemudi harus mendahulukan kereta api dan memberi hak utama kepada kendaraan lain yang lebih dulu melintasi rel atau tidak menyalip.

>>> Baca juga: Terjadi Gempa Ketika Mengemudi, Tetap Tinggal atau Keluar Mobil?

Menurut Training Director Real Driving Center, Marcell Kurniawan, perlintasan rel sejatinya diperlakukan seperti yellow box yang sudah banyak dipakai pada persimpangan jalan lalu lintas saat ini. “Apabila jalan yang mau dilewati itu macet maka jangan memaksa masuk atau mengantre diatas perlintasan rel kereta api,” ujarnya. Diperlukan kesabaran dan menjaga emosi ketika melewati perlintasan rel kereta api walaupun Anda sedang terburu-buru.

Perhatikan rambu-rambu saat melintasi rel kereta api

Kurangi kecepatan saat hendak melewati perlintasan rel kereta api karena potensi bahaya lebih besar

Hal tersebut berbahaya karena Anda tidak tahu kapan kemacetan tersebut terurai. Bila Anda sudah masuk dan berada diatas perlintasan kereta api, sementara kemacetan belum terurai maka potensi bahaya semakin mengancam. Selain tidak sabar, kesalahan yang kerap terjadi adalah menyalip mobil di depan atau berpindah jalur. Walaupun tidak ada marka jalan, bukan berarti Anda bebas. Justru pengemudi yang tidak sabar ini yang umumnya menyebabkan kemacetan dan mengundang bahaya.

>>> Dapatkan berbagai informasi tips mengemudi lainnya ada di sini

Potensi bahaya lainnya yang juga harus diwaspadai adalah intimidasi dari pengemudi lain yang memaksa masuk ke atas perlintasan rel kereta api. Menurut Marcell, bila mobil di belakang mengintimidasi dan memaksa maju akan berbahaya untuk Anda sendiri dan pengemudi lain tidak akan mau bertanggung jawab karena itu adalah keputusan Anda sendiri.

Sabar dan tetap mengantre meski jalanan lancar

Jangan menyalip dalam keadaan apapun, tetap sabar dan mengantre dan jaga emosi

>>> Ingin membeli mobil bekas? Dapatkan berbagai listing dari Cintamobil.com

Lantas bagaimana bila situasi lalu lintas lancar? Marcell mengimbau Anda sebagai pengemudi mengurangi kecepatan saat terlihat akan melewati perlintasan rel kereta api. Walaupun tidak ada tanda-tanda kereta api akan lewat, tetapi pengemudi harus siap untuk beradaptasi dengan keadaan. Perhatikan apakah ada suara sirene bunyi bahwa kereta akan melintas atau tidak.

Tidak hanya itu, jaga jarak aman mobil Anda dengan kendaraan di depan agar mempunyai ruang dan waktu untuk bereaksi saat dalam kondisi darurat. Sejatinya Anda akan mengutamakan keselamatan diri sendiri dibandingkan orang lain, lantas bagaimana bila mesin mobil mati ketika sedang melintas rel kereta saat palang pintu menutup? Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah keluar dari mobil dan menjauh untuk mencari lokasi aman. Jangan paksakan mobil Anda menyala karena bahaya sedang mengancam.

>>> Tips terlengkap seputar mobil bisa ditemukan di Cintamobil

Share this post:
 
back to top