Tetap Bugar Nyetir Saat Puasa

16/05/2018

Pengemudian
Share this post:
Tetap Bugar Nyetir Saat Puasa
Bagaimana untuk tetap bugar nyetir saat puasa? Yuk ikuti tips berikut ini.

Bulan Ramadhan telah tiba, saat puasa kaum muslim yang melaksanakan ibadah tersebut wajib menahan lapar, dahaga serta emosi lebih dari 12 jam. Kekurangan cairan sudah pasti menjadi momok bagi sebagian orang, terutama yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan. Tidak terkecuali saat nyetir alias mengemudi. Nah bagaimana untuk tetap bugar nyetir saat puasa? Yuk ikuti tips berikut ini.

gambar menunjukkan banyak kendaraan sedang ada di jalan pada malam hari

 Tidak terkecuali saat nyetir alias mengemudi

1. Tetap Berolahraga

Tentu sebagian besar dari Anda pembaca setia Cintamobil.com merasa heran, apakah benar saat berpuasa kita tetap harus berolahraga agar badan tetap bugar saat puasa?  Bukankah seharusnya tubuh jangan banyak bergerak agar tidak kehabisan cairan? “Jawabannya adalah Iya, sebab latihan yang dilaksanakan secara teratur membuat badan tetap fit,” tukas dr. Michael Triangto, SpKO kepada CintaMobil.com.

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya ini juga menambahkan latihan fisik yang dimaksud agar tubuh tetap bugar saat puasa tidak berat. “Latihan fisik bisa bermacam-macam, mulai dari jalan pagi saat subuh atau menjelang berbuka hingga naik turun tangga saja, pokoknya enggak ribet kok,” tambah pria berkacamata ini. Jadi, enggak ada alasan untuk tidak berolahraga saat puasa.

>>> Baca juga Tips aman tidur dalam perjalanan jauh

2. Tahan Emosi

Kondisi lalu lintas utamanya di kota besar seperti Jakarta memang kadang bikin kesal dan baper. Bagaimana tidak? Untuk melakukan perjalanan dari titik A ke titik B dengan jarak hanya 10 kilometer saja, kadang dapat memakan waktu hingga 2 jam perjalanan! Terlebih ketika memasuki jam sibuk. Maka menahan emosi saat mengemudi juga termasuk dalam tips tetap bugar nyetir saat puasa.

gambar menunjukkan seorang pria sedang peluk kepala dia dalam mobilnya

Hindari stres berlebih saat mengemudi

“Saat tingkat emosi sedang tinggi, dan pikiran kita stres karena menghadapi macet di jalan. Otomatis tubuh akan membakar lebih banyak kalori. Kondisi ini membuat badan menjadi cepat letih, lemah dan lesu,” tambah dokter yang biasa menangani atlit nasional ini. Solusinya cukup mudah, lakukan relaksasi jika diperlukan, dan jika terlalu lelah atau lemas karena dehidrasi jangan lanjutkan perjalanan Anda.

>>> Baca juga tips mengemudi lainnya disini

3. Adaptasi Waktu Mengemudi

Saat bulan puasa, jam perjalanan menuju ke kantor atau tempat aktivitas pasti akan berubah. Yang biasanya dari rumah menuju kantor pukul 6 pagi, saat puasa bisa berangkat setelah sholat subuh sekitar jam 5 pagi. “Tentu hal tersebut akan berpengaruh dengan kebiasaan menyetir sebelum puasa,” kata Jusri Pulubuhu dedengkot Indonesia Devensive Driving Canter (IDDC) pada CintaMobil.com di suatu pertemuan.

gambar menunjukkan banyak botol air yang ada di meja

Selalu Bawa Air Yang Cukup

“Jam biologis mengemudi yang berbeda dari biasanya, tentu membutuhkan adaptasi agar badan tetap bugar saat puasa. Caranya, pastikan kondisi badan, terutama mata dalam kondisi fit saat akan mengemudi. Karena enggak jarang, pengemudi yang terbiasa nyetir siang hari ketika kondisi terang, akan mengalami kesulitan akibat tidak terbiasa mengemudi di kodisi gelap (pagi hari),” tambah pria ramah ini.

4. Manajemen Waktu Berkendara

Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan yang terbesar adalah faktor kelalaian manusia. Tidak terkecuali dengan kondisi terburu-buru yang umum terjadi ketika bulan puasa. “Enggak jarang saat sore hari, pengemudi cenderung mengejar waktu berbuka puasa di rumah bersama keluarga. Alhasil, ketika jalan mereka ngebut karena terburu-buru. Tentu potensi kecelakaan akan semakin tinggi,” tambah Jusri sapaan akrab Jusri Pulubuhu.

gambar menunjukkan pemandangan depan yang terlihat dari kaca depan sebuah mobil

Manajemen waktu berkendara berperan penting

Untuk itu perlu dilakukan manajemen waktu berkendara. “Kenali rute yang akan dilalui, apalagi saat ini pembangunan banyak dilakukan yang berdampak pada kemacetan lalu lintas. Atur jam berkendara, jika kira-kira di jam tersebut padat, ya jangan ngoyo untuk segera sampai rumah,” tambahnya. Karena lebih baik telat sampai dirumah daripada menjadi korban ataupun penyebab kecelakaan kendaraan bermotor.

>>> Baca juga tips dan trik lainnya disini

Share this post:
 
back to top