Ternyata Mengisi BBM Sampai Penuh Bisa Membahayakan

27/02/2020

Pengemudian

4 menit

Share this post:
Ternyata Mengisi BBM Sampai Penuh Bisa Membahayakan
Saat membeli BBM, tak jarang kita mendengar istilah ‘full-tank’ yang artinya mengisi tangki bahan bakar sampai penuh hampir mengenai bibir lubang tangki. Namun, tahukah Anda bahwa hal tersebut justru berbahaya?

Mungkin karena tak ingin terlalu sering ke SPBU, atau sedang berjaga-jaga ketika melakukan perjalanan jauh, pengemudi mobil kerap mengisi BBM sampai penuh. Dalam beberapa kondisi, bahkan sampai caitran bahan bakar menyentuh bibir lubang tangki.

>>> Kenapa lebih baik keluar dari mobil saat mengisi BBM?

Ternyata, kebiasaan mengisi BBM hingga nyaris luber seperti itu tidaklah baik dan cenderung berbahaya. Tentu ada beberapa alasan yang menguatkan, untuk lebih jelasnya simak penjelasan di bawah ini.

1. Risiko terbakar

Sebuah Suzuki Carry terbakar di SPBU

Mengisi tangki bahan bakar sampai penuh bisa membuat BBM meluap dan memicu kebakaran

Hal paling mendasar jelas terlihat oleh mata saat mengisi BBM sampai penuh adalah kebakaran. Saat bensin tumpah di dekat sumber api, bensin akan dengan cepat menyambar api dan menyebabkan kebakaran besar.

2. BBM bisa tumpah dan menguap

Biasanya, posisi normal pompa bensin di suatu SPBU berada di permukaan datar agar dapat mengisi BBM secara optimal. Namun permukaan jalan tidak semuanya datar, pasti ada naik turunnya.  Jika Anda mengisi BBM sampai penuh, maka bensin bisa saja tumpah, merembes, atau menguap ketika tutup tangki bensin sudah tidak bagus lagi, baik itu aus, berkarat, atau lainnya.

>>> Berbagai pilihan mobil baru dan bekas berkualitas bisa Anda temukan di sini

3. BBM butuh ruang udara

Proses pembakaran bensin oleh mesin

Proses pembakaran BBM oleh mesin

Pada dasarnya, BBM membutuhkan ruang udara untuk mengurangi tekanan saat bensin mengembang. Mengisi BBM sampai bibir lubang tangki bisa mengurangi ruang hawa di tangki, hal ini tentu sangat berbahaya karena idealnya ruang udara yang dibutuhkan setara dengan posisi permukaan bensin sedikit di bawah leher lubang tangki.

>>> Tips seputar mengisi BBM lainnya bisa Anda simak di sini

Jangan mengisi bensin sampai menyentuh tutup tangki (saat ditutup), hal ini dapat membuat ruang udara yang dibutuhkan BBM untuk mengurangi tekanan pada tangki saat bensin mengembang tidak optimal. Jika proses pengisian BBM benar, maka saat bensin menguap, uap bensin akan langsung dikeluarkan melalui selang supaya aman. Nah, jika ruangan udara dipenuhi bensin maka BBM bisa terbuang dengan percuma.

4. BBM akan terhisap balik pompa SPBU

Ilustrasi mengisi BBM mobil

Anda bisa meggunakan bunyi klek saat pengisian bensin yang menandakan tangki sudah penuh

Beberapa pompa SPBU sudah dilengkapi detektor bensin otomatis yang dapat menghisap uap bensin pada lubang tangki bensin yang terisi penuh. Tentu saja, faktor keamanan jadi alasannya agar bensin tidak meluap, menguap, atau bahkan tersulut api yang berpotensi kebakaran. Hal ini juga merugikan Anda sebagai pemilik kendaraan karena pengisian bahan bakar tak maksimal sedangkan Anda sudah membayar full-tank.

Dari beberapa alasan di atas, langkah tepat saat mengisi BBM mobil adalah dengan memperhatikan indikator seperti bunyi ‘klek’ yang menandakan tangki BBM sudah penuh. Jika sudah begitu, minta petugas menghentikan pengisian. Untuk tips & trik lain yang tak kalah menariknya dapat Anda cek pada link di bawah ini.

>>> Tips & trik Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top