Terlalu Gegabah dalam Mengendarai Mobil Baru bisa Merusak Mesin Lebih Awal

18/05/2018

Pengemudian
Share this post:
Terlalu Gegabah dalam Mengendarai Mobil Baru bisa Merusak Mesin Lebih Awal
Saat mobil baru Anda sudah sampai, Anda bisa menjadi sangat bersemangat untuk mulai mengendarainya. Tapi hati-hati, ketika mobil sampai ke rumah Anda, tidak sert merta Anda bisa mengendarai mobil baru dengan ceroboh.

Semua produsen otomotif menyarankan Anda untuk berkendara dengan santai dan pelan setelah membeli mobil baru. Mengendarai mobil baru membutuhkan sedikit penyesuaian yang dibutuhkan, bukan hanya oleh pengemudi, tapi juga kendaraan itu sendiri.

Alasannya, seperti semua mesin lainnya, mobil memiliki bagian yang bergerak dan membutuhkan waktu dan kilometer berjalan agar dapat menyesuaikan secara optimal agar dapat berfungsi dengan lancar. Memaksa mobil langsung menuju performa tertinggi akan membuat mesin ‘terkejut’. Hal ini disebut juga dengan periode berjalan, atau running-in period.

Gambar yang menunjukan tangan yang sedang memegang kunci mobil dengan mobil berwarna putih

Mobil baru membutuhkan penangan yang lembut di awal

Salah satunya untuk ring, bantalan dan silinder piston harus digunakan secara merata sebelum mobil dibawa untuk berjalan. Demikian pula bagian ban, transmisi, dan rem yang juga membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.

Perhatikan kecepatan dan torsi awal

Anda dapat mulai melaju dengan tetap berpegang pada batas kecepatan dan rpm yang ditentukan dalam panduan manual mobil Anda. Tapi, ada perbedaan yang mendasar untuk pengemudian pertama pada mobil bermesin bensin dengan diesel.

Untuk mobil bermesin bensin, pabrikan biasanya meinta Anda untuk mempertahankan putaran terbatas hingga 2.500 – 2.700 rpm dan mencoba untuk tidak melampaui 80 km/jam setidaknya untuk 1.000 – 1.200 kilometer pertama. Setelah Anda melewati batas 1.200 km pada odometer, Anda dapat mengubahnya menjadi 3.000 – 3.200 rpm dan mungkin menyentuh 100 – 110 km/jam.

Gambar yang menunjukan indikator torsi pada bagian dasbor mobil

Lembut dalam pertama kali: pelan dalam meningkatkan rpm mobil

Untuk mobil bermesin diesel, Anda perlu menjaga agar putaran torsi lebih rendah untuk 1.000 km pertama dibandingkan mesin bensin. Katakanlah hingga 2.000 rpm. Setelah itu, Anda bisa memaksa mobil hingga 2.800 rpm untuk 500 hingga 700 km berikutnya. Dan jaga kecepatan Anda. Jangan melampaui 100 km/jam, setidaknya untuk 1.000 km pertama.

>>> Baca juga Inovasi teknologi efisiensi bahan bakar untuk mobil baru

Melaju dengan stabil

Hindari berakselerasi terlalu cepat dan mengerem terlalu keras hingga mobil Anda sudah terbiasa dengan pengendaraannya. Dalam keadaan darurat, Anda bisa melakukannya. Tapi selain itu, cobalah untuk melaju dengan stabil.

Gambar yang menunjukan pengendara yang sedang mengemudi di samping truk berwarna putih

Pastikan berkendara dengan stabil dengan perpindahan gigi yang mulus

Cobalah untuk mengoperasikan pemindahan gigi selancara mungkin di kecepatan yang direkomendasikan. Kami menyarankan agar Anda tidak melakukan perjalanan jarak jauh sebelum Anda menguji mobil Anda. Idealnya, hindari kemacetan lalu lintas. Tapi mengingat lalu lintas di Indonesia, kami sarankan untuk berkendara selembut mungkin.

>>> Baca juga tips mengemudi lainnya disini

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama perjalanan pertama

  • Menggas mobil terlalu dalam
  • Membuat mesin bekerja terlalu keras, contohnya dengan memindahkan gigi terlalu awal.
  • Berakselerasi terlalu cepat dan pengereman berat.
  • Memberikan muatan yang berat pada mobil. Jaga mobil dari beban yang tidak diperlukan, seperti barang di bagasi yang terlalu berat.
  • Kebanyakan pabrikan juga menyarankan Anda untuk mengganti oli kendaraan Anda setelah 1.000 – 1.200 km pertama. Serutan logam yang mungkin dikumpulkan selama mobil berada di diler bisa memungkinkan kerusakan mesin.

Gambar yang menunjukan mobil yang memiliki beban muatan yang penuh pada bagasi belakang

Jangan biarkan mobil baru mendapatkan beban yang berat

Untuk mengendarai mobil baru, cobalah untuk selalu melakukan perpindahan gigi sehalus mungkin. Kebanyakan mobil memiliki pengaturan yang berbeda dalam menggeser roda gigi. Setidaknya selama 1.500 km pertama, pastikan Anda mengenal bagaimana mesin mobil bekerja dan pengendaraan yang pas untuk mobil Anda.

>>> Baca juga tips dan trik lainnya disini

Share this post:
 
back to top