Terbagi Jadi Dua, Simak Tips Perjalanan Mudik Dari SDCI

02/06/2019

Pengemudian

5 menit

Terbagi Jadi Dua, Simak Tips Perjalanan Mudik Dari SDCI
Memasuki hari-hari akhir bulan Ramadhan, kegiatan mudik jadi rutinitas tahunan untuk mengunjungi sanak saudara di kampung halaman. Lalu, apa saja yang harus diperhatikan dalam perjalanan mudik?

Pada dasarnya, perjalan mudik tidak seperti perjalanan biasa pada umumnya. Dengan jarak tempuh yang jauh, dan lalulintas yang cukup padat sepanjang perjalanan, persiapan yang matang harus dilakukan agar selamat sampai tujuan.

Menurut Direktur Safety Driving Comission Indonesia (SDCI), Sony Susmana, hal yang harus diperhatikan dalam perjalanan mudik terbagi menjadi dua, yakni pramudik dan perjalanan mudik.

>>> Aman di Jalan Saat Mudik, Ini Tips Jaga Jarak Antar Mobil

Pramudik:

1. Mempersiapkan fisik pengemudi, usahakan untuk menjaga pola tidur dan makan supaya dapat menunjang aktifitas mengendarai mobil dengan baik sepanjang perjalanan.

2. Mempersiapkan kendaraan, jenis apa yang mau dipakai, seperti apa modifikasinya, hal ini berkaitan dengan cara kita mengemudi dan disesuaikan dengan kecepatannya.

>>> Butuh mobil lebih besar? Temukan MPV untuk mudik Anda di sini

Honda Jazz warna biru dengan muatan penuh

Beban berlebih pada mobil akan mempengaruhi kontrol kendaraan yang semakin berat

3. Pastikan jumlah penumpang yang akan dibawa tidak lebih banyak dari jumlah safety belt (sabuk pengaman) di dalam mobil, kalau kurang tidak apa-apa. Perhatikan juga beban yang diangkut mobil, karena jika beban berlebih (overweight) dapat mempengaruhi kontrol kendaraan yang semakin berat.

Mudik:

1. Kontrol Emosi, dan selalu menjaga jarak serta kecepatan sesuai dengan aturan yang telah berlaku.

Suasana perjalanan mudik dalam mobil

Co-driver harus memegang peran lebih aktif untuk menjaga fokus pengemudi

2. Manfaatkan Co-Driver, selama ini peran co-driver di kursi penumpang depan kurang efektif. Gunakanlah Co-Driver untuk membuat pengemudi selalu waspada dan berhati-hati di jalan. Seperti ketika si pengemudi sudah terlihat lelah atau mengantuk, ajak mengobrol siapa tahu bisa mengusir rasa kantuk tersebut.

>>> Simak panduan mudik lebaran 2019 di sini

3. Waspadai pengemudi lain, meskipun kita membawa dengan sangat hati-hati, peluang terjadinya kecelakaan masih tetap ada. Bisa saja ada pengemudi lain, baik itu karena mengantuk, selip, dan lainnya, dapat mengearahkan mobilnya ke arah kita, dan menyebabkan kecelakaan.

4. Atur jadwal istirahat,  jika mengikuti jam biologis, tubuh biasanya bakal mengalami keletihan pada waktu tertentu, yaitu pukul 13.00, 15.00, dan 18.00. Pada waktu tersebut, biasanya badan akan terasa sangat letih dan mengantuk sehingga membutuhkan istirahat

Setelah sampai di kampung halaman, usahakan untuk tetap terpaku pada perencanaan awal mudik. Lakukan dengan jadwal yang terukur, sehingga terbebas dari rasa emosi dan tindakan terburu-buru yang justru berpotensi membahayakan.

Berikut tips perjalanan mudik dari Safety Driving Comission Indonesia, semoga langkah-langkah ini dapat membantu Anda dalam perjalanan menuju kampung halaman dan kembali ke kota asal dengan selamat.

>>> Tips & trik otomotif terlengkap hanya ada di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top