Suka Gini saat Nyetir Mobil Manual? Jangan Heran Kopling Cepat Rusak

30/07/2021

Pengemudian

3 menit

Ada kebiasaan buruk yang sebaiknya dihindari saat Anda menyetir mobil manual. Kalau tidak jangan heran ya bila kopling mobil Anda jadi lebih cepat rusak.

Kopling merupakan salah satu komponen yang memiliki peran vital pada mobil manual. Maka dari itu, perlu perhatian ekstra agar jangan cepat rusak. Kerusakan pada kopling sendiri tak melulu teknis, melainkan bisa dipicu kebiasaan buruk pengendara. Ya, kebiasaan buruk berkendara memang berisiko membuat mobil rusak. 

Lalu, kebiasaan buruk seperti apa sih yang membuat kopling cepat rusak? Mengutip laman Toyota Astra Motor, setidaknya ada tiga kebiasaan buruk yang bikin kopling cepat aus dan sebaiknya dihindari agar mobil bisa lebih panjang umur. Berikut penjelasannya. 

>>> Meramal Nasib Mobil Manual di Masa Depan

1. Tak Menginjak Kopling dengan Benar

Kebiasaan ini mungkin tanpa disadari sering dilakukan oleh para pengendara. Mereka tak menginjak kopling dengan benar ketika melakukan perpindahan gigi. Atau ada juga beberapa pengendara yang dengan kasar melepas serta menginjak kopling. Ini bisa terjadi karena 

Lama-kelamaan kebiasaan ini akan membuat sentuhan pelat kopling terhadap flywheel jadi lebih keras. Bila kebiasaan ini tak segera dihentikan jangan heran sistem kopling jadi cepat aus terlebih pada bagian torsion damper di bagian pelatnya. 

pedal mobil berwarna silver pada kabin mobil

Injaklah kopling dengan benar dan sesuai fungsinya

>>> Sudah Tahu Belum Kelebihan-Kekurangan Mobil Matic Vs Manual?

2. Menahan Setengah Kopling

Menahan setengah kopling kerap dilakukan oleh pengendara saat melintas di jalur menanjak. Padahal kebiasaan menahan setengah kopling itu bisa membahayakan dan membuat kampas kopling itu sendiri cepat aus. 

Kalau Anda salah satu yang masih melakukan kebiasaan ini ada baiknya untuk menyetopnya. Kebiasaan menahan setengah kopling bisa membuat engine mounting atau karet-karet penahan mesin ikut rusak sehingga getaran mesin akan sangat terasa. 

Getaran yang timbul karena kerusakan engine mounting itu tentu mengurangi kenyamanan ketika berkendara. Kalau sudah rusak begini Anda harus merogoh kocek cukup dalam lho karena biaya perbaikannya tak murah. 

engine mounting juga memiliki usia pakai

Engine mounting rusak bisa bikin mobil bergetar dan mengurangi kenyamanan

3. Meletakkan Kaki di Atas Pedal Kopling 

Menginjak kopling mobil di sepanjang perjalanan adalah salah satu hal yang  bisa menyebabkan kopling cepat aus. Mungkin banyak pengendara yang terbiasa melakukan kebiasaan ini tanpa sadar karena malas mengangkat kakinya dari pedal kopling ketika sudah tidak diperlukan lagi.

Walhasil kebiasaan ini bisa mempercepat keausan pada release bearing dan pelat piringan kopling. 

>>> 5 Keuntungan Menyetir Mobil Manual

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top