Studi: Mobil Boxy Lebih Mematikan Bagi Pejalan Kaki

21/11/2023

Pengemudian

2 menit

Share this post:
Studi: Mobil Boxy Lebih Mematikan Bagi Pejalan Kaki
Meskipun tampilannya terkesan garang dan agresif, namun mobil boxy dengan kap yang tinggi disebut lebih mematikan bagi pejalan kaki ketika terjadi kecelakaan.

mobil boxy
Mobil boxy memiliki dampak besar bagi pejalan kaki

Sebuah penelitian terbaru dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) mengungkapkan bahwa mobil boxy atau mobil dengan sisi depan yang mengotak lebih berbahaya dan punya potensi lebih besar mematikan pejalan kaki ketika terjadi kecelakaan.

Lebih mematikan

Data diambil dari 18.000 kecelakaan pejalanan kaki yang melibatkan mobil, truk, SUV, pikap, dan mobil van yang melibatkan satu kendaraan penumpang dan satu pejalan kaki. Penelitian ini mengecualikan kendaraan dengan sistem pengereman darurat otomatis untuk pejalan kaki.

Hasilnya, IIHS menemukan bahwa kendaraan dengan kap mesin dengan tinggi 40 inci (1 meter) atau lebih 45 persen berpotensi lebih mungkin menyebabkan kematian pada pejalan kaki dibandingkan mobil dengan kap 30 inci (75 cm).

>>> Simak harga mobil baru dan promo lainnya di sini

mobil SUV Lincoln Navigator
Kap yang tinggi lebih mematikan daripada mobil dengan kap rendah

Bukan hanya berpotensi lebih besar menyebabkan kematian, laporan tersebut juga memperlihatkan bahwa mobil boxy dengan kap mesin tinggi 30-40 inci (75-100 cm) serta bagian depan vertikal yang lebih tumpul meningkatkan risiko cedera bagi pejalan kaki.

“Hasil ini memberi tahu kita bahwa yang kita takutkan memang benar: Kendaraan yang terlihat lebih agresif memang bisa menimbulkan lebih banyak kerusakan,” jelas Presiden IIHS dalam David Harkey dalam pernyataannya.

>>> Intip Aturan Penggunaan Lampu Sein Mobil, Salah-Salah Bisa Kena Denda

Mobil dengan fascia vertikal

Lebih lanjut, IIHS menemukan bahwa meskipun bagian depan yang miring, namun mobil dengan kap yang vertikal tidak mengurangi risiko cedera bagi pejalan kaki. Ini berlaku untuk mobil dengan tinggi kap 30-40 inci.

Kendaraan dengan bagian depan yang tinggi dan bagian depan yang lebih tumpul memiliki kemungkinan 26 persen lebih besar untuk menyebabkan kematian. Sementara mobil dengan kap yang lebih datar memiliki potensi 25 persen mematikan bagi pejalan kaki.

sedan bergaya boxy
Mobil boxy dengan kap vertikal juga berbahaya bagi pejalan kaki

“Produsen dapat membuat kendaraan tidak terlalu berbahaya bagi pejalan kaki dengan menurunkan ujung depan kap mesin dan memiringkan kisi-kisi serta kap mesin untuk menciptakan profil yang miring,” kata Wen Hu, Insinyur Transportasi Riset Senior IIHS dan penulis studi,

Kendaraan dengan fascia depan lebih tinggi dari 35 inci (sekitar 90 cm) lebih berbahaya bagi pejalan kaki karena cenderung mengakibatkan cedera yang lebih parah akibat benturan. Di antara mobil bpxy dengan kap yang tinggi, mobil dengan fascia depan vertikal lebih berbahaya dan mengakibatkan cedera pada tubuh dan pinggul yang “lebih sering dan lebih parah”, tutup studi tersebut.

>>> Kematian Karena Kecelakaan di Tol Cipali Lebih Tinggi dari Covid-19?

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com. Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencar
 
back to top