Mampu Selamatkan Nyawa, Kenali Bagian-Bagian Sistem Rem ABS

09/05/2021

Pengemudian

5 menit

Share this post:
Berbekal sistem rem ABS, pengemudi dapat melakukan manuver penghindaran dari kendaraan lain karena roda-roda tidak mengalami terblokir atau terkunci

Foto modul sistem rem ABS Bosch

Sistem rem ABS membantu manuver penghindaran dalam kondisi pengereman panik

Anti-lock braking system (ABS) adalah sistem keselamatan aktif yang digunakan pada kendaraan darat (sepeda motor, mobil, bus, truk) hingga pesawat terbang. Perangkat ABS berfungsi mencegah roda-roda agar tidak terkunci saat terjadi pengereman panik sehingga memungkinkan pengemudi melakukan manuver  penyelamatan seperti manuver menghindar (avoidance).   

>>> 80% Kecelakaan Bus dan Truk karena Rem Blong Disebabkan Sopir Tak Ahli

Komponen

Pada umumnya sistem rem ABS memiliki  empat komponen utama  yang terdiri atas sensor kecepatan,  katup, pompa, dan komputer untuk mengatur kinerja seluruh sistem secara optimal.

  • Sensor kecepatan

gambar abs

Sensor kecepatan memberikan input tentang percepatan dan perlambatan kepada komputer 

Perangkat ini mengukur laju akselerasi dan deselerasi kendaraan melalui perubahan pada putaran roda dan memadukan sistem magnet, sensor Hall effect atau roda bergigi serta koil elektromagnetik untuk membangkitkan sinyal elektromagnetik. Sejatinya, putaran roda menghasilkan medan magnetik yang berfluktuasi di sekitar sensor kecepatan dan kemudian sensor mengubahnya menjadi  voltase (naik turun) yang lalu dikirim sebagai input menuju komputer .  

  • Katup

Pada perangkat rem terdapat katup untuk setiap roda yang dikendalikan oleh sistem rem ABS. Umumnya, katup rem memiliki tiga macam posisi; 
1)    Posisi pertama  ketika katup rem terbuka dan tekanan hidraulik dari  master cylinder rem langsung menuju sistem rem pada setiap roda.  
2)    Posisi ke-2, katup rem menutup aliran minyak rem dari master cylinder rem menuju perangkat rem pada roda.  
3)    Posisi ke-3, katup rem meneruskan aliran minyak rem dari master cylinder menuju perangkat rem pada roda.   

  • Pompa

gambar abs

Pompa ABS menggantikan kaki pengemudi untuk mengoperasikan pedal rem secara cepat   

Perangkat pompa dalam sistem rem ABS bertugas untuk mengatur tekanan hidraulik minyak rem sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi pengereman. Pada pengereman panik, maka pompa akan memompa tekanan hidraulik minyak rem dengan cepat dan berulang agar roda-roda tidak terkunci. Jika kondisi dianggap sudah aman, maka pompa akan menurunkan tekanan hidraulik minyak rem agar menjadi normal kembali.  

  • Komputer

gambar abs

Perangkat ini mengatur seluruh kerja sistem rem antiblokir


Komputer ABS menerima informasi yang dikirim oleh sensor kecepatan pada roda dan kemudian melakukan tindakan sesuai masukan tersebut. Jika ada roda yang kehilangan traksi maka sensor akan mengirim sinyal kepada komputer untuk mengaktifkan ABS. Jika kondisi sudah kembali normal, maka komputer akan membuat semua sistem kembali ke kondisi standar.  

Sistem ABS

Ada berbagai macam perangkat ABS yang terdapat pada kendaraan dan digolongkan sesuai dengan jumlah kanal (menentukan jumlah roda yang dikendalikan dan  jumlah sensor kecepatan yang terpasang);

1) ABS empat kanal & empat sensor (four-channel, four-sensor ABS)
Setiap roda dilengkapi dengan satu sensor kecepatan dan satu kanal rem sehingga komputer ABS dapat mengendalikan setiap roda secara individual untuk mengoptimalkan  kinerja ABS secara menyeluruh.

 2) ABS tiga kanal & empat sensor (three-channel, four-sensor ABS)
Semua roda memiliki sensor kecepatan dan tiga kanal rem (dua kanal untuk kedua roda depan dan satu kanal untuk kedua roda belakang). ABS model ini umumnya diterapkan pada mobil-mobil keluaran lama.

3) ABS tiga kanal & tiga sensor (three-channel, three-sensor ABS)
Skema ABS model tiga kanal & tiga sensor lebih banyak  dijumpai pada  pickup truck (dua sensor kecepatan dan dua kanal  rem untuk semua roda depan serta satu sensor kecepatan dan satu kanal rem untuk semua roda  belakang).

4) ABS dua kanal & empat sensor (two-channel, four sensor ABS)
Sistem ini banyak digunakan pada mobil penumpang keluaran akhir 1980-an hingga pertengahan 1990-an, menggunakan satu sensor kecepatan pada setiap roda dan satu kanal rem untuk setiap sumbu roda.

 5) ABS satu kanal & satu sensor (one-channel, one-sensor ABS) 
ABS versi  ini umumnya digunakan pada  pickup trucks, SUV dan  van jaman dulu. Satu kanal rem dan satu sensor kecepatan dipasang pada sumbu roda belakang sehingga kerap disebut sebagai  ABS untuk roda belakang. 

>>> Mulai Banyak Digunakan, Kenali Cara Kerja ABS

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top