Sering Jadi Polemik, Ini Dasar Polisi Berhak Menilang Kendaraan Telat Pajak

18/07/2019
Meski sering dipersoalkan polisi tetap menilang kendaraan telat pajak. Tahu tidak, ternyata memang ada aturan yang menjadi dasar polisi tetap memberlakukan tilang semacam ini dan bukan asal mencari-cari kesalahan.

Razia polisi di jalan raya terhadap kendaraan bermotor tak sekadar menilang pengendara tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) atau tanpa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), tapi juga menyasar pada kendaraan telat pajak STNK. Ini yang sering kali dipermasalahkan pengedara dengan dalih mereka masih bisa menunjukkan STNK. Adapun soal pajak mereka menganggap bukan ranah polisi, tapi perpajakan.

Razia kendaraan bermotor dalam Operasi Zebra Singgalang (OZS), Sat Lantas Polresta Padang akhir 2018

Razia penting dilakukan untuk menjaga ketertiban berlalu lintas

>>> Berapa Denda Telat Bayar Pajak Mobil 2019? Begini Cara Menghitungnya

Menurut Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir, tilang kepada kendaraan telat pajak bukan tanpa dasar. Aturannya sangat jelas dan mudah dipahami siapapun, yaitu Undang-Undang Nomo 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 70 ayat 2. Di situ disebutkan "Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berlaku selama 5 (lima) tahun, yang harus dimintakan pengesahan setiap tahun."

Artinya jika STNK dan TNKB tidak dibayarkan pajaknya setiap tahun atau per lima tahun, kedua dokumen penting tersebut dinyatakan tidak sah atau mati dan tidak berlaku. Dengan begitu kendaraan ditilang karena pengendara tidak bisa menunjukkan STNK yang berlaku, bukan karena alasan telat pajak. "Yang ditilang polisi adalah STNK bukan pajak. Karena pajak itu kertas biasa, tetapi kalau STNK itu dokumen negara," tutur Naris seperti dikutip dari Kompas, (17/7/2019).

Aturan dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Pasal 70 di atas dikuatkan oleh Peraturan Kapolri Nomor 5 tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor Pasal 37 ayat 2 dan 3. Disitu di sebutkan (2) STNK berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor, (3) STNK berlaku selama lima tahun sejak tanggal diterbitkan pertama kali, perpanjangan atau pendaftaran mutasi dari luar wilayah regident dan harus dimintakan pengesahan tiap tahun.

>>> Tidak Bayar Pajak 2 Tahun, Siap-Siap Mobil Jadi ...

Foto menunjukkan Masa berlaku STNK tertera jelas di bagian bawah

Tidak bayar pajak STNK sama halnya tidak memiliki STNK yang sah

So, tidak ada yang salah saat kendaraan telat pajak ditilang polisi karena STNK dan TNKB yang ditunjukkan pengedara dinyatakan tidak sah. Solusi terbaik sebaiknya jangan pernah telat bayar pajak. Jika sudah kadung telat dan kena tilang, ikuti prosesnya sampai selesai dan jangan banyak alasan karena bagaimanapun kendaraan telat pajak memang melanggar aturan.

>>> Temukan berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya di sini

Fatchur Sag

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain