Sensasi Bawa Mobil Listrik, Akselerasi Cepat dan Optimal

10/11/2022

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Sensasi Bawa Mobil Listrik, Akselerasi Cepat dan Optimal
Selain lebih ramah lingkungan, akselerasi mobil listrik yang mampu bekerja lebih optimal jika dibandingkan mobil konvensional, juga menjadi daya tarik dari mobil ini.

Kurang dari seminggu lagi Presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 segera digelar pada 15 dan 16 November 2022 di Bali. Segalanya sudah siap demi menyambut event akbar ini. Tak terkecuali mobil listrik yang jadi primadonanya untuk transportasi para tamu delegasi serta pengamanan dari kepolisian.

Terlebih, Kementerian Perindustrian juga gencar mengembangkan kendaraan listrik/electronic vehicel (ev) dengan membuka prospek bisnis baru, seperti pengembangan kendaraan jenis Internal Combustion Engine (ICE) yang memberikan kontribusi hingga 99 persen terhadap PDB industri otomotif nasional. 

“Pada 2025 nanti, ditargetkan sebesar 20 persen produksi otomotif nasional adalah kendaraan listrik seperti hybrid, plug in hybrid, dan mobil EV berbasis baterai,” ucap Dirjen ILMANTE Kemenperin Taufik Bawazier dilansir dari web resminya.

Akselerasi Instan Khas Mobil Listrik

Bicara tentang mobil listrik, mobil ini memiliki suatu keunggulan, yaitu akselerasi mobil listrik yang instan dan torsi tinggi dari RPM 0. Hal ini membuat mobil listrik memiliki akselerasi yang bekerja lebih optimal ketimbang mobil bensin.

Lalu, setiap kali berakselerasi, akselerasi mobil listrik cenderung lebih cepat dari mobil pembakaran internal atau Internal Combustion Engine (ICE). Bahkan, torsi mobil listrik mampu mengungguli mobil bermesin turbo sekalipun.

sensasi berbeda bawa mobil listrik
akselerasi mobil listrik cepat dan optimal

Lalu, kenapa torsi mobil listrik begitu optimal nan melimpah? Berikut penjelasan singkat yang disadur dari web resmi Wuling.

1. Konstruksi powertrain yang berbeda

Mobil listrik memiliki Internal Combustion Engine (ICE), berbeda dengan mobil konvensional (berbahan bakar bensin) yang menggunakan powertrain umum seperti transmisi, clutch, dain lainnya.

>>>  Simak harga mobil baru dan promo lainnya di sini

Mobil listrik menggunakan transmisi percepatan tunggal di mana motor listrik langsung terhubung ke roda penggerak melalui drive shaft. Hal ini membuat tenaga dari mesin bisa langsung disalurkan ke roda sehingga menghasilkan akselerasi yang sangat spontan, cepat, dan optimal.

2. Output tenaga yang instan

Mobil listrik memiliki output tenaga yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, tenaga yang didapat dari roda penggerak setara dengan tenaga yang dihasilkan oleh inverter dari baterai. 

akselerasi gahar setara mesin turbo
akselerasi mobil listrik gahar setara mesin turbo

Tidak hanya itu, putaran motor listrik yang mampu mencapai puluhan ribu RPM pun bisa menghasilkan torsi yang sangat besar secara instan. Hal ini pastinya berbeda dengan mobil konvensional yang menggunakan sistem transmisi karena penyaluran tenaganya harus terbagi dan ada loss power.

So, akselarasi mobil tenaga motor listrik sama dengan tenaga mobil dengan mesin konvensional 2.000 cc turbo.. wih kenceng kan.

>>> Cara Pegang Setir Posisi Jam 9 Dan 10 Jadi Yang Ideal, Ini Alasannya

3. Voltase menurun ketika kecepatan tinggi

Tapi, saat pedal gas diinjak dan melaju dalam kecepatan tinggi, voltase pada mobil listrik akan menurun yang disebabkan oleh hilangnya tenaga secara perlahan pada putaran yang tinggi. 

Namun, tenang saja, dengan melemahnya putaran tersebut, mobil listrik tetap bisa dipacu dengan mudah. Misalnya saja pada kecepatan 100km/jam dengan sensasi senyap dan nyaman. 

voltase tetap bisa dipacu saat menurun
voltase turun tetap bisa dipacu

Sifat torsi inilah yang mampu menciptakan sensasi berkendara berbeda ketika menggunakan mobil listrik.

Jadi, masih mikir dua kali buat meminang mobil listrik? Yuk, jadi bagian buat mengurangi polusi udara dengan beralih ke mobil listrik nol emisi.

>>> Punya Akselerasi Instan, Begini Cara Aman Nyetir Mobil Listrik

Menggeluti dunia Jurnalistik sejak 2013, berbagai desk berita umum telah dilakoninya. Mulai dari kriminal dan metropolitan, seleb dan gaya, kesehatan dan lingkungan, ekonomi bisnis, serta kepemerintahan. Terakhir, yakni di 2020 mulai jatuh cinta dengan Otomotif. Kata siapa perempuan nggak
 
back to top