Seiring kemajuan teknologi otomotif dan perkembangan kebutuhan konsumen, bus juga turut menjalani hal yang serupa. Salah satunya tercermin melalui teknologi sasis bus yang terus berevolusi sehingga semakin canggih. Hingga saat ini, kita mengenal dua jenis sasis bus yang banyak beredar di Indonesia; ladder frame dan modular space frame. Setiap rangka bus menawarkan kelebihan dan kelemahan yang disesuaikan dengan kondisi pemakaian oleh konsumen dan tuntutan para penumpang.
>>> Hotel Berjalan Ala Bus Mewah Legacy SR2
Ladder Frame
Sasis bus dengan rangka tangga (ladder frame) berasal dari penampilan fsiknya yang serupa tangga disertai dua buah batang baja sejajar,lalu di bagian tengahnya terdapat batang baja lainnya untuk memperkuat struktur rangka. Batang penguat tersebut kerap disebut sebagai crossmember. Kebanyakan bus yang beredar di Indonesia menggunakan ladder frame. Karena bentuknya seperti tangga dan memiliki ketebalan tertentu, maka ladder frame menawarkan kekuatan ekstrem.

Bus dengan ladder frame yang kuat dan tangguh
Selain mampu mengangkut lebih banyak beban dan lebih kuat saat melewati jalan rusak, juga lebih tahan terhadap efek tekanan akibat pengereman dan akselerasi. Demikian pula, ladder frame lebih kokoh karena memiliki platform landasan dan lebih mudah dirakit menjadi bus. Sebab, bodi bus langsung dinaikkan ke atas ladder frame. Pada sisi lain, harga pembelian bus ladder frame lebih terjangkau sehingga banyak digunakan untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP).
Modular Space Frame
Berbeda dengan ladder frame, maka modular space frame menawarkan keunggulan berupa ruang bagasi yang lebih luas dan menembus antara sisi kanan dan kiri. Sebab, modular space frame hanya memiliki ladder frame pada bagian depan serta belakang,sementara bagian tengahnya disambung dengan modular space frame. Di Indonesia, bus dengan modular space frame lebih banyak yang berasal dari merek Eropa seperti MAN, Mercedes-Benz, Scania dan Volvo. Kelebihan lain modular space frame adalah lebih fleksibel untuk dibuat beragam model bus mulai dari bus AKAP hingga bus kota dengan lantai rendah.
Modular space frame dengan ruang bagasi yang lapang
Terlebih ruang bagasi yang luas kini sangat dibutuhkan oleh perusahaan otobus (PO). Sebab bus tidak hanya membawa penumpang di dek atas, juga mengantar paket atau barang semisal sepeda motor di dek bawah. Hebatnya lagi, saat ini berbagai perusahaan karoseri bus sudah membuatkan bodi khusus sesuai dengan modular space frame yang dikehendaki pemilik PO. Secara teknis, bodi bus tadi dirancang untuk sasis bus modular space frame dengan Gross Vehicle Weight (GVW) maksimal 16 ton dan memiliki tinggi antara 3,7 meter sampai 3,8 meter.
Rangka Potong
Beberapa waktu lalu pernah beredar sasis bus jenis ladder frame yang dipotong dan dimodifikasi menjadi sasis bus model modular space frame. Hasil modifikasi itu kerap disebut rangka potong yang lalu disambung lagi dengan bagian lain.

Rangka bus konvensional
Cara tersebut dipilih karena lebih mudah dan murah (ekonomis). Secara teknis, hal itu tidak direkomendasikan oleh pabrikan sasis bus karena berpotensi bahaya seperti rangka patah sehingga tidak menjami aspek keselamatan.
