Sama-sama Bahaya, Simak Perbedaan Fatigue dan Microsleep

18/05/2021

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Keduanya berbeda, namun sama-sama berbahaya dan bisa berujung celaka jika terjadi saat berkendara. Inilah perbedaan fatigue dan microsleep yang harus diketahui!

Keselamatan menjadi prioritas utama saat berkendara, untuk diri sendiri maupun orang lain.Untuk menjaga keselamatan, ada banyak hal yang cukup berpengaruh besar. Salah satunya kondisi tubuh. Selain harus sehat sejak sebelum berangkat, stamina dan kebugaran harus terjaga selama berkendara.

Melakukan perjalanan jauh bisa mengakibatkan stamina menurun hingga mengalami fatigue dan microsleep. Dua hal yang sama-sama berbahaya dan harus dihindari. Keduanya bisa memicu kecelakaan yang berakibat fatal. Lantas apa perbedaan keduanya?

Perbedaan fatigue dan microsleep

  • Fatigue

Fatigue adalah kelelahan atau kurang tenaga yang dialami pengemudi ketika sudah berkendara dalam jangka waktu lama. Selain disebabkan lamanya waktu mengemudi, kelelahan bisa disebabkan faktor lain. Misalnya, habis bekerja keras yang menguras tenaga atau pikiran tengah dilanda masalah.

Dilansir dari Auto2000, pengemudi memerlukan istirahat setelah berkendara selama 4 jam tanpa henti. Luangkan waktu paling tidak 30 menit untuk mengembalikan kebugaran tubuh dan mengembalikan stamina.

>>> 5 Langkah Untuk Menghindari Mata Lelah Saat Mengemudi

Foto menunjukkan pengemudi tengah kelelahan

Tubuh kurang sehat sebaiknya tidak mengemudi

  • Microsleep

Sesuai namanya microsleep adalah kondisi dimana pengemudi secara tiba-tiba tertidur dan kehilangan kesadaran dalam waktu singkat, sekitar satu hingga 10 detik. Bahkan pengemudi terkadang tidak menyadari dirinya mengalami hal tersebut.

Microsleep terjadi karena banyak hal. Seperti kurang tidur, semalam habis begadang lalu siangnya harus mengemudi. Atau rasa bosan oleh kondisi jalan monoton tanpa tantangan.

Secara perbedaan fatigue dan microsleep tidak terlalu signifikan. Keduanya sama-sama menurunkan fokus, kewaspadaan dan konsentrasi mengemudi. Keduanya pun sama-sama bisa memicu kecelakaan yang berujung fatal. Buktinya banyak, berita kecelakaan karena mengantuk dan kelelahan mudah ditemukan di internet.

Mengatasi fatigue dan microsleep

Baik perjalanan berjarak dekat atau jauh, jika Anda mengalami salah satu dari kedua hal diatas jangan memaksakan diri terus mengemudi. Segera cari tempat yang aman untuk berhenti, lalu istirahat secukupnya. Bisa di SPBU, di masjid, di parkiran umum atau yang lain.

Jika di jalan tol segera singgah ke rest area terdekat. Cari tempat yang nyaman untuk rebahan, bila memungkinkan cari tempat untuk tidur barang sebentar. Tidak ada obat paling mujarab mengatasi microsleep selain tidur. Bahkan kopi dan minuman energi juga tidak akan terlalu berpengaruh jika mengantuk sudah tidak tertahankan.

>>> Waspadai Mengantuk saat Mengemudi, Bisa Sangat Merugikan

Foto Rest Area KM 487 A Tol Trans Jawa

Selain tempat istirahat, rest area jalan tol menyediakan berbagai macam kebutuhan

>>> Transaksi Apapun di Rest Area Jalan Tol Kini Bisa Pakai LinkAja

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top