Rahasia Dibalik Kenyamanan Mobil Mercedes-Benz

25/01/2021

Pengemudian

5 menit

Rahasia Dibalik Kenyamanan Mobil Mercedes-Benz
Kenyamanan di dalam Mercedes-Benz tak perlu diragukan lagi. Tapi rupanya ada faktor penunjang itu semua, yakni ban. Berikut ban yang pas untuk Mercedes-Benz.

Kenyamanan pada mobil premium sekelas Mercedes-Benz tak perlu diragukan lagi. Dengan sederet fitur dan teknologi yang ditawarkan mobil Mercedes-Benz bisa memberikan kenyamanan kelas wahid sepanjang perjalanan. 

Tapi rupanya bukan hanya fitur yang mendukung itu semua. Faktor ban tak bisa dikesampingkan.  Ban adalah satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dan menghantarkan langsung tenaga serta semua teknologi dari mobil yang diciptakan. Untuk menunjang kenyamanan pada mobil Mercedes-Benz pemilihan ban tak bisa sembarangan. Anda bisa menggunakan ban Michelin guna memberikan kenyamanan saat mengendarai Mercedes-Benz tersebut, berikut penjelasan merincinya. 

>>> 5 Fakta Menarik Tentang Maskot Michelin Bibendum

1. Michelin Primacy 3

Sedan Mercedes-Benz A-Class merupakan pilihan masuk akal untuk Anda yang ingin bergabung ke Mercedes-Benz dengan harga lebih terjangkau. Mobil ini ditujukan untuk anak muda yang mengemudikan sendiri sehingga karakternya menyenangkan dengan bantingan suspensi yang kaku. 

Untuk menunjang semua itu ada sebuah hal yang penting untuk mengubah rasa mengemudi Mercedes-Benz A-Class sedan, faktor pendukung ini paling sering dilupakan oleh orang awam, yakni ban. 

ban michelin

Untuk Mercedes-Benz A-Class direkomendasikan menggunakan Michelin Primacy 3

Tidak boleh main-main dengan ban, khusus Mercedes-Benz A-Class sedan kami rekomendasikan ban dari Michelin Primacy 3 dan wajib diingat karena mobil ini menggunakan RFT dari standarnya. Oleh karena itu kami rekomendasikan untuk menggunakan Michelin Primacy 3 kode MOE ZP. ZP artinya zero pressure dan kode khsusu untuk ban Michelin teknologi RFT.

Penggunaan ban Michelin Primacy 3 pada Mercedes-Benz A-Class sedan bisa mengurangi road noise dengan aplikasi berbagai ukuran tapak ban yang berbeda-nbeda dan variasi. Sehingga dapat menyembarkan suara yang ditimbulkan ke frekuensi yang lebih besar. Efeknya berkendara terasa lebih senyap. 

Mercedes-Benz C-Class

Ban Michelin Primacy 3 juga pas untuk digunakan pada sedan Mercedes-Benz C-Class. C-Class memiliki karakter yang berbeda karena lebih dewasa dan sebagai lini produk legendaris, awalnya diciptakan untuk mengikuti balapan international. C-Class ini punya desain sporty dari awal hingga generasi terbaru tapi tak meninggalkan kesan mewah. 

Interiornya juda sporty terasa sangat modern dan futuristik. supaya bisa fun tetap fun drive, Michelin Primacy 3 untuk mengakomodir kebutuhan mobil. Primacy menggunakan tekonologi tapak ban fleksibel. hal ini menjadi bantalan untuk meredam getaran dari aspal. 

ban michelin

Primacy 3 dapat mengurangi kebisingan di jalan

Dinding ban yang didesain khusus berbentuk melengkung, dikombinasikan dengan tapak ban yang fleksibel, meredam getaran berlebih saat melewati jalanan yang berkontur buruk. 

Penggunaan teknologi flex max dengan tapak ban yang fleksibel dikombinasikan teknologi dan desain tapak ban dengan potongan talang yang berbentuk simetris berfungsi mencegah berubahnya bentuk tapak ban saat menerima tekanan. Keduanya memastikan kontrol maksimum dan cengkraman terbaik di jalan. 

Disela-sela kontur ban diselipkan tekstur menonjol yang membuat tapak ban saling mengunci untuk mengurangi perubahan bentuknya sekaligus meningkatkan pengendalian. Berkat teknologi ini, ban Michelin Primacy dapat menembus genangan air agar aman saat penggunaan di jalan basah. 

>>> Teknologi Teranyar Michelin Kembangkan Ban Berbahan Dasar Kayu

2. Michelin Primacy 4

Kemudian ada juga ban Michelin Primacy 4. Ban jenis ini cocok disematkan pada Mercedes-Benz E-Class. E-class menjadi benchmark sedan mewah desain modern futuristis 2 widescreen cockpit dan juga punya ambient light 64 warna yang tersebar. Anda bakal tidak gampang bosan dengan interior desain modern. Rasa berkendara handlingnya sangat tajam akurat dan respon agresif di putaran bawah. Mobil punya bantingan dan suspensi empuk. 

ban michelin

Teknologi pada ban Michelin menggunakan campuran bahan yang terbaru

Michelin Primacy 4 menggunakan semua teknologi yang ada di Michelin Primacy 3 di line up ini guratan pada alur ban lebih dioptimalkan dengan ruang yang lebih banyak hingga 50% sehingga ban tetap optimal untuk mengevakuasi air meskipun kondisi ban sudah terpakai cukup lama. Primacy 4 menggunakan campuran bahan terbaru dengan kemampuan pengereman dalam kondisi baru maupun saat terpakai cukup lama. 

3. Michelin Pilot Sport 4

Sebagai model paling mewah di jajaran Mercedes-Benz, tentu pemilihan ban pada S-Class tak boleh sembarangan. S-Class, transportasi super mewah yang lebih ekslusif dari E-Class, sebagai VIP pejabat hingga presiden menggunakan S-Class, ini mobil super mewah dibekali dengan beragam fitur supermewahnya. S-Class juga memiliki value for money yang baik, harga Rp 2,475 miliar off the road mendapatkan segala kemewahan dari sebuah mobil, vacuum door saat masuk, sound system bermester terbaik dari Mercy, charger, monitor, nyaman, posisi duduk nyaman, jok empuk untuk pengemudinya akan dimudahkan karena dilengkapi sistem semi otonomus, jadi bisa menyesuaikan jarak secara otomatis dengan kendaraan depan, bisa bantu arahkan kemudi. 

ban michelin

Michelin Pilot Sport 4 kian mendukung kenyamanan dalam S-Class

Performa mesin terbilang buas yakni 0-100 km/jam 5,4 detik, tenaga 367 hp torsi 500 Nm, secara standar diset nyaman dengan ada suspensi udara untuk menunjang smeua mobil menggunakan Michelin Pilot Sport 4 untuk Mercedes-Benz S-Class. 

>>> Tekanan Angin Ban Mobil Jadi Faktor Penting Agar Tak Celaka saat Hujan

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top