Mengenal Posisi Mesin Tengah yang Memaksimalkan Beragam Keunggulan

01/07/2021

Pengemudian

3 menit

Posisi mesin tengah menjadi pilihan pabrikan mobil untuk memaksimalkan berbagai keunggulan seperti distribusi berat, pengendalian, traksi dan pengereman

Setelah membahas tuntas posisi mesin depan, kini berganti topik dengan mengupas posisi mesin tengah. Bagi para pakar otomotif,posisi mid engine menjadi solusi favorit untuk mendapatkan berbagai keunggulan.

Sebelumnya mesin depan adalah favorit, namun seiring perjalanan waktu ditemukan beragam kelemahannya sehingga para pakar otomotif mengembangkan inovasi baru berupa mesin tengah.

Mobil Mesin Tengah

Seperti telah disinggung sebelumnya, kini posisi mesin tengah menjadi mainan kesenangan bagi para insinyur otomotif. Tidak lain karena posisi tersebut memberikan berbagai keunggulan dibandingkan dengan posisi mesin depan. Sebut saja distribusi berat depan belakang yang optimal sehingga memaksimalkan aspek pengendalian, traksi dan pengereman.

mobil berwarna merah yang memiliki mesin tengah
Mobil bermesin tengah menghadirkan distribusi berat yang optimal

Secara umum, definisi awal mesin tengah adalah posisi mesin yang berada di belakang kedua kursi penumpang depan yang memang berada di titik tengah kendaraan. Dengan demikian, mesin tengah benar-benar berada di tengah-tengah mobil. Pada sisi lain, mobil bermesin tengah pada umumnya hanya punya dua kursi saja karena ruang kabin belakang terpakai untuk mesin, transmisi dan berbagai perangkat lainnya.

Belakangan, pemahaman posisi mesin tengah semakin berkembang karena para automotive engineer mencari kompromi agar mesin tengah tidak harus di tengah mobil dan tidak perlu mengorbankan ruang kabin penumpang. Alhasil kemudian muncul posisi mesin tengah dengan nama FM (front mid engine) yang melengkapi RM (rear mid engine).

>>> Ferrari Akan Meluncurkan Mobil Sport Revolusioner Pada 24 Juni, Mungkinkah F171?

Front-Mid dan Rear-Mid

gambar mesin tengah

Mobil yang menganut konfigurasi FMR (front mid engine + rear wheel drive)

FM mengacu pada Front-Mid atau depan tengah yang berarti mesin berada pada posisi depan tengah. Letak mesin memang masih berada di depan kendaraan namun posisinya sudah digeser mundur.

Dari arah samping, posisi mesin berada di belakang sumbu roda depan dan di depan kursi pengemudi sehingga dapat meraih dua manfaat sekaligus; distribusi berat (depan belakang) lebih merata dan tersedia ruang kabin untuk penumpang belakang.

gambar mesin tengah

Konfigurasi RMR (rear mid engine + rear wheel drive) 

RM adalah singkatan dari Rear-Mid atau belakang tengah yang berarti mesin berada di belakang kursi pengemudi dan di depan sumbu roda belakang. Penempatan posisi mesin RM menghasilkan distribusi berat depan belakang yang seimbang namun mengorbankan ruang penumpang belakang karena dipenuhi oleh mesin, transmisi beserta pernak-pernik lainnya.

 >>> Wajib Tahu! Posisi Mesin Menentukan Karakter Kendaraan

Kelebihan dan Kekurangannya

Tentu saja dengan semua keunggulannya, ada beberapa hal yang menjadi kelemahan mesin jenis ini. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangannya.

  • Karakteristik pengendalian dan driveability yang optimal karena distribusi berat (depan belakang) yang relatif seimbang.
  • Distribusi berat yang seimbang juga mengoptimalkan traksi (gejala understeer dan oversteer menjadi minimal) dan efisiensi pengereman (gejala diving dan squat berkurang).
  • Pada mobil yang menganut konfigurasi RM, terpaksa mengorbankan kursi baris kedua alias hanya menampung dua penumpang karena kabin belakang menjadi ruang mesin + transmisi + perangkat pendukung lainnya.
  • Mobil dengan konfigurasi RM membutuhkan sistem pendinginan yang spesifik, perawatan lebih mahal dan rumit, konstruksi rumit dan biaya produksi lebih tinggi.
  • Mobil bermesin belakang tengah memerlukan crumple zone depan yang optimal karena menjadi satu-satunya peredam benturan dari arah depan.
  • Karena mahal dan rumit, konfigurasi mesin tengah lebih banyak digunakan pada mobil-mobil yang berorientasi performa tinggi.

>>> Dapatkan harga mobil terbaru dan promo terbaik tahun 2021 di sini

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

 
back to top