Polisi Rencanakan Penggolongan SIM C Buat Pengemudi Motor

17/10/2019

Pengemudian

3 menit

Polisi Rencanakan Penggolongan SIM C Buat Pengemudi Motor
Selama ini penggolongan Surat Izin Mengemudi (SIM) hanya menyasar pengemudi mobil. Tapi bersiaplah, mulai tahun 2020 bakal ada penggolongan SIM C untuk memisahkan kelayakan pengemudi mengoperasikan sepeda motor jenis tertentu.

Setelah Smart SIM (Surat Izin mengemudi) dan uji praktik SIM secara elektronik, rencana lain yang tengah dipersiapkan Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri adalah penggolongan SIM C untuk pengendara sepeda motor. Informasi disampaikan Kakorlantas Irjen Pol Refdi Andri yang menuturkan penggolongan SIM C bakal dilakukan mulai tahun depan (2020).

Foto seorang perempuan menunjukkan SIM C

Bakal ada penggolongan SIM C untuk pengendara motor

>>> Smart SIM Resmi Diluncurkan, Ini Kelebihan dan 4 Fungsi Utamanya!

"Penggolongan SIM itu sedang kita garap, dan lengkapi dulu sarana dan prasarananya. Target kita setidaknya bisa dimulai pada 2020," tutur Irjen Refdi, seperti dikutip dari Kompas, (16/10/2019).

Untuk pembagiannya ada 3, yaitu SIM C untuk sepeda motor 250 cc ke bawah, SIM C1 untuk sepeda motor di atas 250 cc hingga 500 cc, dan SIM C2 untuk sepeda motor di atas 500 cc.

Dijelaskan pula, kalau rencana penggolongan SIM C sebenarnya sudah ada sejak dulu-dulu. Namun terkendala beragam hal seperti infrastruktur di Samsat seluruh Indonesia yang belum semunya memadai serta keterbatasan sumber daya. "Kami optimistis tahun depan sudah bisa diterapkan. Kami usahakan agar menjadi lebih baik lagi ke depannya," kata Kakorlantas.

Rencana penggolongan SIM C ini ditanggapi beragam banyak pihak. Menurut Training Director The Real Driving Center, Marcell Kurniawan, rencana ini bagus sebagai upaya mendukung keselamatan berkendara. Namun rencana ini juga bakal sulit diterapkan mengingat kesadaran pengendara sepeda motor untuk memprioritaskan keselamatan masih sangat rendah. “Pengelompokan seperti itu belum cocok, karena selama ini kepedulian kita masih rendah, nggak sadar keselamatan berkendara. Untuk mengubahnya juga sangat sulit,” kata Marcell.

>>> Makin Canggih Dan Akurat, Uji Praktik SIM Pakai Teknologi e-Drive

Foto beberapa sepeda motor melanggar larangan memutar balik

Masih perlu membangun kesadaran tertib berlalu lintas

Seperti diketahui masyarakat selama ini SIM C adalah satu-satunya SIM untuk pengendara sepeda motor tanpa membedakan jenis dan kapasitas mesin motornya. Sedangkan untuk mobil SIM yang digunakan pengemudi digolongkan sesuai kategori mobilnya, yaitu:

SIM Perseorangan

  • SIM A, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg.
  • SIM B1, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg.
  • SIM B2, untuk mengemudikan Kendaraan alat berat, Kendaraan penarik, atau Kendaraan Bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan perseorangan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.

>>> Banyak pilihan mobil bekas berkualitas disini

SIM Umum

  • SIM A Umum, untuk mengemudikan kendaraan bermotor umum dan barang dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg.
  • SIM B1 Umum, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg.
  • SIM B2 Umum, untuk mengemudikan Kendaraan penarik atau Kendaraan Bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.

Penggolongan SIM untuk pengemudi mobil di atas seperti tertera dalam UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 80 dan Pasal 82.

>>> [Infografik] Beragam Tipe Gangguan dalam Mengemudi

Foto sepeda motor menabrak truk yang sedang diparkir, pengemudi seorang pelajar

Kecelakaan lebih banyak disebabkan human error

>>> Tips trik lainnya bisa dibaca disini

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top