Perusahaan Swiss Kembangkan Baterai Mobil Listrik Yang Dapat Menempuh 1000 Kilometer

15/04/2019
Tak bisa dipungkiri lagi, elektrifikasi adalah masa depan dunia otomotif. Namun demikan, masih ada beberapa hal yang menjadi kekhawatiran khalayak umum, salah satunya daya tempuh baterai mobil listrik.

Dalam satu kali pengisian penuh, rata-rata baterai mobil listrik dapat menempuh sekitar 100 mil (161 Km), dengan Tesla Model S 100D menjadi mobil listrik dengan jarak tempuh terjauh sepanjang 2018, yakni sekitar 335 mil (539 Km).

>>> Ternyata game Need For Speed dan GTA buat pengemudi jadi agresif

Namun, hal tersebut dirasa masih kurang cukup, khususnya bagi orang-orang yang ingin melakukan perjalanan jauh. Apakah mobil listrik bisa benar-benar diandalkan untuk rute di atas 500 Km?

Mobil listrik Volkswagen

Salah satu masalah pada mobil listrik adalah jarak tempuh dalam satu kali pengisian baterai penuh

Perusahaan asal Swiss, Innolith AG, mengklaim sedang mengembangkan baterai mobil listrik yang secara teoritis dapat menempuh jarak 621 mil (1000 Km) dalam sekali pengisian. Ya, 1000Km dalam satu kali pengisian. Innolith mengklaim baterai isi ulang pertama yang berkapasitas 1000 Wh/kg (watt-hours per kilogram) dapat memberi tenaga mobil untuk berjalan sejauh 1000 Km.

>>> Temukan mobil idaman dengan harga terbaik di sini

Innolith mengklaim baterai mobil listrik ini akan mengguanakn elektrolit inorganic yang tak mudah terbakar, berbeda dengan baterai mobil kebanyakan yang mengandalkan elektrolik organic yang dapat terbakar.  

Selain itu, harga baterai juga bisa lebih murah karena mereka menghindari penggunaan material mahal. Dalam usahanya merancang baterai dengan kapasitas tinggi, Innolith menerapkan pendekatan ilmiah yang lebih sederhana.

Komponen baterai yang dibuat oleh Innolith

Untuk membuat baterai ini, Innolith melakukan pendekatan tidak biasa

“Terobosan baru ini dimungkinkan oleh penelitian bertahun-tahun yang didedikasikan untuk semua aspek elektrolit anorganik, dan penerapannya pada baterai yang dapat diisi ulang,” ujar Chairman Innolith, Alan Greenshields.

>>> Temukan tips mengemudi lainnya di sini

“Sederhananya, pengalaman yang diperoleh dalam cara membuat baterai daya tinggi dengan ketahanan serta siklus hidup luar biasa terbukti menjadi basis tepat untuk membangun produk energi.”

Innolith akan memulai proyek baterai mobil listrik ini dengan sebuah proyek percontohan di Jerman, kemudian melisensikannya dengan kemitraan Bersama perusahaan baterai dan otomotif besar. Mereka menargetkan waktu lima tahun untuk proyek ini, yang berarti tahun 2024 baterai tersebut sudah dikembangkan dan siap untuk dilempar ke pasaran.

>>> Simak tips & trik otomotif lainnya di Cintamobil.com

Derry Munikartono

Ulasan anda

berita lain

Review mobil terbaru