Persiapan Sebelum Road Trip Nyaman dengan Anak Saat New Normal

14/03/2021

Pengemudian

3 menit

Niatnya untuk liburan, tapi jangan sampai karena kurang persiapan kegiatan road trip bersama anak malah jadi tak nyaman. Apa saja yang perlu Anda persiapkan?

Ketersediaan vaksin COVID-19 di Indonesia, diprediksikan jadi pendorong traveling luar kota di tahun ini. Meskipun di tengah pandemi, minat masyarakat untuk melakukan traveling terhitung masih tinggi. Yang membuatnya berbeda, hanya bagaimana cara masyarakat tetap liburan menghilangkan penat. Staycation dan road trip kini diprediksi menjadi alternatif liburan favorit. Mengajak pasangan dan anak road trip ke luar kota dengan kendaraan pribadi tak hanya untuk menghilangkan penat, tapi juga menciptakan memori kepada anak.

Nah, apa yang harus Anda perhatikan saat berencana road trip bersama bayi atau toddler di masa pandemi ini? Meskipun menggunakan kendaraan pribadi, langkah preventif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan wajib dilakukan demi menurunkan risiko kasus COVID-19. Berikut ini tim Cintamobil.com susun langkah-langkagnya.

Baca Juga:

>>> Mau Liburan Road Trip, Ini 6 Mobil Andal Yang Bisa Anda Pilih

Persiapan Sebelum Road Trip

menyiapkan koper untuk road trip

Sebelum road trip, cek barang penting yang dibawa

Roadtrip saat ini tak hanya sebagai solusi liburan, tapi juga berkunjung ke sanak keluarga dalam momen mudik lebaran. Anda tentu saja bisa menciptakan momen road trip lebih aman, dengan memperhatikan hal-hal berikut ini.

  1. Roadtrip bersama bayi atau toddler tentu perlu perhatian khusus, ada baiknya tentukan tujuan yang letaknya tak begitu jauh. Apalagi di tengah pandemi ini, hindari tujuan kota berzona merah.
  2. Agar jadi hal yang menyenangkan, Anda bisa memilih rute yang melewati pegunungan, pantai, atau persawahan. Boleh banget kok berhenti sejenak untuk menikmati alam, apalagi Anda tidak diburu-buru waktu.
  3. Pilih kendaraan yang tepat untuk perjalanan jauh. Anda bisa memilih Multi Purpose Vehicle (MPV). Dikenal sebagai family car, MPV memiliki luas dan kapasitas seat yang banyak. Si mobil multifungsi ini bisa menampung muatan banyak barang sehingga akan memudahkan Anda. Atau Sport Utility Vehicle (SUV) jika perjalanan Anda melewati medan yang menantang, jenis mobil SUV bisa jadi pilihan. Kapasitasnya besar, dilengkapi 4WD sehingga menghasilkan tenaga yang optimal. Serta City Car. Jenis mobil ini sebenarnya bisa saja Anda gunakan untuk road trip. Memang mobil ini lebih aman digunakan untuk perkotaan. Namun, jika Anda hanya berdua dengan pasangan dan tambahan satu anak, kapasitasnya cukup kok. Namun, karena city car memiliki ground clearance yang rendah, saran kami pilih rute yang tepat. Hindari jalanan rusak dan sering-sering mengecek indikator bensin.
  4. Hindari membawa banyak barang, ya! Hal ini menghindari mobil terasa sesak, tidak nyaman, dan sulit mencari barang. Bawa barang-barang esensial saja.
  5. Bekali diri dengan barang bawaan penunjang protokol kesehatan selama traveling. Mulai dari masker cadangan, hand sanitizer, air mineral, peralatan makan & ibadah pribadi, cairan desinfektan, tissue basah dan kering, serta isi uang elektronik untuk pembayaran saat ini.

Jangan Pernah Tinggalkan Anak di Dalam Mobil

Anak kecil di dalam mobil

Jangan tinggalkan anak di dalam mobil sendirian

Niatnya hanya sebentar ambil duit di ATM, jadi berpikir nggak masalah meninggalkan anak di mobil. Meskipun hanya sebentar, jangan pernah dilakukan, ya! Ada banyak risiko yang mungkin terjadi. Berikut ini beberapa kecelakaan yang mungkin saja terjadi.

Mobil Berjalan Secara Tak Sengaja

Anak-anak punya rasa ingin tahu tinggi. Ada banyak benda yang memicu rasa penasaran mereka di dalam mobil, sebut saja pedal gas, rem tangan, dan lainnya. Sudah ada banyak kasus kecelakaan karena anak membuat mobil berjalan sendiri.

Terjepit Di Jendela

Tombol jendela bisa memicu rasa penasaran anak. Mereka bisa saja memainkan tombol tersebut dan asyik sendiri. Anda harus waspada karena ada kemungkinan anak berisiko terjepit di jendela.

Anak Mengalami Heat Stroke

Suhu di dalam mobil akan lebih cepat meningkat dan berisiko heat stroke pada anak. Terlebih lagi jika Anda memarkirkan mobil di bawah sinar matahari langsung. Tahu nggak jika suhu tubuh anak bisa meningkat 3-5 kali lebih cepat daripada orang dewasa, sementara mereka belum punya kemampuan untuk mendinginkan tubuh mereka secara sempurna. Risikonya anak mengalami pusing, kejang-kejang, hingga kematian.

Keracunan Karbon Monoksida

Gas karbon monoksida bisa berkumpul di dalam mobil jika sistem pembuangan mobil tidak berfungsi benar. Jika mobil tertutup, gas karbon monoksida tidak bisa keluar dan bisa meracuni anak di dalam mobil. Gejalanya dimulai dari mengantuk, lemas secara perlahan dan berakibat fatal, lho.

Memancing Tindak Kriminal

Selalu waspada terhadap tindak kriminal selama Anda melakukan road trip! Kondisi tanpa pengawasan orang tua bisa memancing tindak kriminal, mulai dari perampokan hingga penculikan. Hati-hati, ya!

Mungkin Anda Tertarik Membaca:

>>> Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Setelah Dipakai Liburan

Bahayakah Mengubah Kabin Mobil Menjadi Tempat Tidur?

Demi kenyamanan istirahat saat roadtrip, banyak orang mengubah kabin menjadi tempat tidur. Namun, amankah melakukan hal tersebut? Erreza Hardian, Instruktur Aman Berkendara RDL (Rifat Drive Labs) seperti dikutip dari laman Popmama.com mengatakan sebenarnya tak ada larangan, tapi untuk sisi preventifnya sebaiknya tidak dilakukan.

orang tidur melihat pemandangan

Jangan ubah kabin untuk tempat tidur

Saat mengubah kabin menjadi tempat tidur, seat belt tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya. Padahal seat belt bertujuan untuk mengurangi cedera jika terjadi kecelakaan. Penumpang juga jadi tidak peka terhadap lingkungan sekitar selama perjalanan. Pengemudi jadi tidak punya mata lain yang membantu mengawasi sisi kendaraan.

>>> Mengenal Wading Depth, Kemampuan Mobil Melalui Genangan Air

Hati-hati juga, ya, karena sistem keseimbangan tubuh anak dan Anda akan terganggu ketika posisi kendaraan yang sedang berjalan. Efeknya bisa tidak nyaman dan mual. Karena posisi yang paling ideal saat berkendara adalah posisi duduk yang tegak dengan menyejajarkan punggung dengan sandaran.
Road trip yang nyaman memang bisa saja dilakukan. Jika Anda mengantuk, sebaiknya istirahat di rest area atau mampir ke hotel terdekat. Atur juga pola istirahat dan tidur yang berkualitas agar perjalanan Anda tetap aman. Nah, yang paling penting adalah menerapkan protokol kesehatan 5M ya selama pandemi ini: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi dan interaksi. Happy traveling!
 

Lulus dari jurusan jurnalistik, wanita kelahiran Tangerang ini mengawali kariernya sebagai content writer tujuh tahun lalu. Memiliki hobi nonton dan berselancar di media sosial, saat ini aktif sebagai penulis lepas di Cintamobil.com.

 
back to top