Perlukah Menggoyangkan Mobil saat Isi Bensin?

02/01/2021

Pengemudian

3 menit

Menggoyangkan mobil saat isi bensin dipercaya bisa membuat pengisian maksimal karena udara di dalam tangki bisa keluar. Benarkah demikian atau hanya mitos?

Menggoyangkan mobil menjadi trik yang dilakukan pengendara saat mengisi bensin. Cara tersebut dipercaya bisa memaksimalkan jumlah bensin yang masuk ke dalam tangki. Mengapa demikian?

Dengan menggoyangkan mobil saat isi bensin, udara yang ada di dalam tangki dianggap bisa terbuang sehingga pengisian bisa lebih maksimal. 

>>> Bagaimana Nasib Mobil Bensin di Kancah Industri Otomotif Indonesia Tahun 2025?

Hanya Mitos

Tapi rupanya itu hanyalah mitos belaka. Mengutip laman Hyundai Indonesia, Sabtu (2/1/2021), menggoyangkan mobil tak akan pengaruhnya terhadap jumlah bensin yang masuk ke dalam tangki. Dengan demikian, Anda tak perlu melakukan mitos tersebut. 

Sejatinya bahan bakar merupakan sebuah zat cair yang bisa mengisi ruang kosong dengan sendirinya tanpa perlu menggoyangkan mobil ketika sedang isi bensin. 

Apalagi untuk mobil-mobil modern dengan teknologi yang makin canggih. Tangki bensin mobil zaman now biasanya didesain memiliki sekat sekaligus alat untuk membuang udara tersebut.

mengisi bensin

Tak perlu menggoyangkan mobil ketika sedang mengisi bensin

Kementerian Komunikasi dan Informatika pun sempat merilis keterangan bahwa menggoyangkan mobil kala mengisi bensin supaya aliran lancar merupakan hoaks. Hal itu ditegaskan dengan adanya penuturan dari Technical Service Division PT. Toyota-Astra Motor Iwan Abdurahman. 

Ia menegaskan bahwa  mobil digoyang saat isi bensin pada awalnya karena menginginkan agar udara yang terjebak di tangki keluar. Sehingga tangki terisi bensin dengan maksimal.

Namun, itu sangat tergantung dari konstruksi tangki mobil tersebut. Menurutnya, untuk mobil-mobil produksi saat ini desain tangkinya sudah bagus sehingga meminimalkan udara terjebak. Karena itu, dia menilai tidak perlu menggoyang mobil saat isi bensin.

>>> Amankah Mengisi Bensin Tanpa Mematikan Mesin Mobil?

Jangan Isi Terlalu Penuh

Meski demikian, menggoyangkan mobil ketika mengisi bensin sebenarnya tak berbahaya. Yang patut Anda hindari saat mengisi bensin adalah mengisinya hingga terlampau penuh. 

Mengisi bensin terlalu penuh dapat berisiko terhadap keselamatan pengendara. Mobil bisa saja terbakar bila bensin tumpah berdekatan dengan sumber api. Api bisa dengan cepat menyambar hingga mengakibatkan kebakaran. 

mengisi bensin

Hindari untuk mengisi tangki hingga penuh

Selain itu, mengisi bensin terlalu penuh juga bisa mengurangi ruang udara. Padahal, bensin membutuhkan ruang udara untuk mengurangi tekanan saat bensin mengembang. Mengisi BBM sampai bibir lubang tangki tentu akan mengurangi ruang udara. 

Hal ini tentu sangat berbahaya. Perlu diperhatikan adalah bahwa ruang udara yang dibutuhkan adalah setara dengan posisi permukaan bensin sedikit dibawah leher lubang tangki.

>>> Mobil Diesel Salah Isi Bensin? Ini yang Akan Terjadi

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. 
Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 
Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
  • Geneva International Motor Show 2017
  • Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top