Pentingnya Rambu-Rambu Batas Kecepatan untuk Mengurangi Kecelakaan di Jalan Tol

10/02/2019

Pengemudian
Share this post:
Pentingnya Rambu-Rambu Batas Kecepatan untuk Mengurangi Kecelakaan di Jalan Tol
Sebenarnya, untuk apa menggunakan rambu-rambu batas kecepatan pada jalan tol yang biasanya lancar? Tentu saja untuk menghindari pengemudi melaju ugal-ugalan. Bahkan, kendaraan yang melambat akan membuat resiko kecelakaan menjadi berkurang.

Investigasi baru menunjukan bahwa memperingatkan pengemudi untuk mengubah batas kecepatan, secara real time, dapat merevolusi cara kita mengurangi kecelakaan. Pengujian terbaru menunjukan bagaimana rambu-rambu batas kecepatan yang digunakan pada zona konstruksi bisa mengurangi tabrakan, mengurangi kemacetan, dan membuat zona kerja lebih aman.

beberapa kendaraan yang melaju di jalan tol

Meskipun lancar, banyak kecelakaan terjadi di jalan tol karena kecepatan kendaraan

>>> Tol Jakarta-Surabaya, Kesempatan Buat Menjajal Fitur Cruise Control

Praveen Edara, seorang Associate Professor dari University of Missouri untuk Teknik sipil dan lingkungan, bekerja dengan Departemen Transportasi Missouri untuk menguji kegunaan variable advisory speed limits (VASL) atau yang biasa disebut dengan rambu-rambu batas kecepatan, untuk mengurangi tingkat kecelakaan. Pengujian ini dilakukan di jalan raya St. Louis di Missouri.

"Idenya adalah untuk melihat apakah peringatan pengemudi kecepatan yang lebih lambat ke depan membantu mengurangi kecelakaan," kata Edara dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh universitas. "Di mana ada antrian, jika pengemudi tidak mengetahui antrian hilir, mereka tidak punya cukup waktu untuk menginjak rem untuk memperlambat atau berhenti, sehingga meningkatkan kemungkinan kecelakaan.”

rambu-rambu batas kecepatan 110 kilometer per jam di jalan tol

Rambu batas kecepatan berbeda tergantung kondisi jalan tol

Lebih lanjut, penelitian tersebut menyebutkan, “Alih-alih memposting pesan meminta mereka untuk memperlambat kecepatan, sistem VASL memposting batas kecepatan berdasarkan kecepatan lalu lintas yang sebenarnya, sehingga pengemudi akan tahu bahwa jika mereka mengemudi 80 km/jam, mereka harus melambat hingga 50 km/jam di depan."

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan berbagai daftarnya hanya di sini

Penelitian ini menemukan bahwa sistem VASL secara bertahap memperlambat pengemudi untuk membuat kendaraan lebih siap untuk perubahan kecepatan. Penggunaan rambu-rambu batas keselamatan menghasilkan penurunan hingga 53 persen dalam kemacetan, bahkan mampu meningkatkan 4 hingga 8 persen dalam waktu perjalanan.

batas maksimum dan minimum kecepatan berwarna biru di jalan tol

Batas kecepatan maksimum dan minium ditetapkan berdasarkan jalan

Peletakan rambu-rambu batas kecepatan maksimum menurunkan sebanyak 16 kilometer per jam dalam perjalanan, namun berhasil menurunkan kemungkinan tabrakan hingga 30 persen. Para peneliti juga mencatat penurunan 20 persen dalam masalah yang terjadi ketika kendaraan berpindah jalur.

>>> Baca juga tips dan trik menarik lainnya hanya disini

Share this post:
Penulis
Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Berita lain

Hati-Hati! Aquaplaning Juga Mengintai Pengguna Jalan Tol

07/02/2019

Pengemudian

Memasuki musim hujan, aquaplaning menjadi momok menakutkan bagi pengendara kendaraan bermotor. Tak terkecuali jalan tol. Baru-baru ini, sebuah Toyota Fortuner mengalami aquaplaning ketika berkendara di jalan tol.

Lihat juga

Hoax Penutupan Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Ini Keterangan Resmi Jasa Marga

14/11/2018

Pasar mobil

Dengan berbagai berita yang menyebutkan adanya penutupan jalan pada 3 Jalur Jalan Tol Jakarta-Cikampek akibat proyek jalan Tol Jakarta-CIkampek II Elevated, pihak Jasa Marga menyebarkan keterangan resminya.

Lihat juga

Pemeliharaan Sampai Desember 2018, Intip Jalur Alternatif Tol Jagorawi

24/09/2018

Pasar mobil

Untuk melakukan pemeliharan, jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) akan mendapatkan rekonstruksi dalam beberapa minggu. Rekayasa tol Jagorawi juga disiapkan untuk mengatasi kemacetan.

Lihat juga

Tips Mudik: Perhatikan Kecepatan Maksimal Jalan Tol Fungsional

08/06/2018

Pengemudian

Jalan tol masih menjadi sarana penunjang bagi kendaraan, terlebih ketika mudik Lebaran. Meskipun begitu, karena ada beberapa jalan tol yang masih memiliki status fungsional, kecepatan maksimal jalan tol mesti diperhatikan.

Lihat juga

Mengapa Anda Harus Non-Aktifkan Cruise Control ketika Berkendara di Jalan Basah?

03/02/2019

Pengemudian

Cruise control atau kontrol pelayaran sangat membantu pada saat jalanan kering, tetapi bisa menjadi masalah saat hujan. Tetapi, kenapa Anda dianjurkan untuk tidak mengaktifkan cruise control ketika berkendara di jalan basah?

Lihat juga
 
back to top