Penelitian: Masih Banyak yang Ingin Mengemudi Sambil Menggunakan Smartphone

11/02/2019
Meskipun sudah banyak yang menjelaskan bagaimana berkendara sambil menggunakan telepon genggam berbahaya, tetapi penelitian terbaru mengungkapkan sebagian besar pengemudi masih percaya bahwa mengemudi sambil menggunakan smartphone tidak masalah.

Indonesia saat ini sedang mempertimbangkan untuk melarang pengemudi menggunakan GPS ketika berkendara. Namun berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Risk Analysis: An International Journal pada Mei 2018 lalu menunjukan bagaimana pengemudi masih berkeyakinan bahwa mengemudi sambil menggunakan smartphone bukanlah sebuah kesalahan.

pengemudi laki-laki memakai telepon genggam selama mengemudi

Banyak pengemudi beranggapan berkendara sambil memegang smartphone tidak apa-apa

Meskipun kita mungkin mengerti hal ini secara intuitif, sebuah studi baru menunjukan hal yang berbeda, Peneliti dari Australia bertanya kepada 447 pengemudi bagaimana mereka melihat kemampuan mengemudi serta seberapa besar kemungkinan mereka akan berbicara di telepon dan teks saat mengemudi.

>>> Hati-hati, Tas Dan Botol Minum Bisa Jadi Sumber Bahaya di Jalan

Penelitian tersebut menemukan bahwa 68 persen responden ‘perlu lebih diyakinkan” untuk percaya bahwa berkirim pesan bahwa berkirim pesan ketika mengemudi berbahaya. Perempuan lebih cenderung menggunakan smartphone mereka pada saat mengemudi daripada laki-laki, berdasarkan penelitian tersebut.

Para peneliti mencatat bahwa orang-orang cenderung tidak menggunakan telepon mereka ketika lalu lintas buruk, jalan yang berbelok-belok, atau ada polisi di sekitar mereka. Hal ini menunjukan bahwa kehadiran polisi (serta hukum yang lebih ketat) dapat memerangi pengemudi menggunakan telepon genggam mereka.

>>> Tips pengemudian terbaru dan terlengkap bisa Anda dapatkan di sini

beberpaa polisi yang sedang berdiri di pinggi jalan

Kehadiran polisi di jalan bisa menghalangi niat berkendara sambil memegang smartphone

Mulai dari Juli 2018 lalu, sudah ada 47 negara yang melarang pengemudi untuk berkirim pesan pada saat mengemudi, dan 16 negara sudah melarang saling mengirim pesan ketika mengemudi – baik untuk berbicara maupun mengirim SMS/chat – saat mengemudi. Sekitar 70 negara sudah melarang penggunaan perangkat genggam saat mengemudi.

>>> Review mobil terbaru bisa Anda dapatkan di sini

Para ilmuwan menemukan bahwa pengemudi yang telah mengemudi untuk waktu lama cenderung menelpon atau mengirim pesan teks saat mengemudi daripada pengemudi yang lebih baru. Dan semua pengemudi jauh lebih mungkin untuk berbicara melalui telepon saat mengemudi daripada mengirim teks, karena Anda tidak perlu berpaling dari jalan untuk menerima panggilan.

pengemudi wanita berkendara sambil memgang telepon genggam berambut pirang

Pengemudi wanita lebih banyak mengemudi sambil mengirim teks

"Pengemudi tidak pandai mengidentifikasi tempat yang aman untuk menggunakan telepon mereka," kata rekan penulis penelitian Oscar Oviedo-Trespalacios dari Australia Queensland University of Technology dalam siaran pers. "Lebih aman bagi pengemudi untuk menepi di tempat yang tepat untuk menggunakan telepon mereka dengan cepat dan kemudian melanjutkan perjalanan mereka."

>>> Tips dan trik otomotif paling lengkap bisa Anda dapatkan di sini

Padli Nurdin

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain