Pembuatan dan Perpanjangan SIM Bisa Gratis? Begini Penjelasannya

04/01/2021

Pengemudian

4 menit

Pembuatan dan Perpanjangan SIM Bisa Gratis? Begini Penjelasannya
Presiden Joko Widodo belum lama ini meneken aturan yang memungkinkan pembuatan dan perpanjangan SIM bisa gratis. Benarkah demikian? Begini penjelasannya.

Presiden Joko Widodo diketahui telah meneken Peraturan Pemerintah No.76 tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. 

Dilihat Cintamobil, Senin (4/1/2021) dalam aturan itu tertuang beberapa jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada polisi termasuk diantaranya pengujian untuk penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, penerbitan perpanjangan SIM, penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB), dan lainnya. 

penerbitan SIM

Aturan baru memungkinkan pembuatan dan perpanjangan SIM gratis

>>> Syarat Perpanjangan SIM Lengkap Terbaru – SIM A, SIM B, SIM C Hingga SIM D

Pembuatan dan Perpanjangan SIM Bisa Gratis

Dengan adanya aturan ini, sejumlah jenis penerimaan bukan pajak tersebut bisa digratiskan alias Rp 0. Hal itu mengacu pada Pasal 7 PP No.76 tahun 2020. 

"Dengan pertimbangan tertentu, tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dapat ditetapkan sampai dengan Rp0,00 (nol rupiah) atau 0% (nol persen)," begitu bunyi pasal 7. 

Artinya secara tak langsung menyiratkan bahwa proses pembuatan dan perpanjang SIM bisa gratis. Namun tidak semua kalangan bisa mendapatkannya. Dalam lampiran dijelaskan beberapa persyaratan mereka yang bisa mendapatkan fasilitas bikin dan perpanjang SIM secara gratis tersebut. Hal itu juga dipertegas oleh Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo. 

"Yang dimaksud dengan "pertimbangan tertentu" antara lain penyelenggaraan kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, kegiatan kenegaraan, dan pertimbangan karena keadaan di luar kemampuan wajib bayar atau kondisi kahar, serta bagi masyarakat tidak mampu, mahasiswa/pelajar, dan usaha mikro, kecil, dan menengah," jelas Tri dalam laman Divis Humas Polri.

"Layanan yang mendapatkan prioritas untuk dikenakan tarif sampai dengan Rp 0,00 (nol rupiah) atau 0% (nol persen) antara lain jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak berupa penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian," lanjutnya. 

Dengan begitu, untuk proses bikin dan perpanjang SIM gratis masih belum berlaku. Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku setelah 30 hari terhitung sejak tanggal diundangkan (21 Desember 2020) atau pada 21 Januari 2021. 

>>> Awas! SIM Bisa Dicabut Karena Alasan Ini

penerbitan SIM

Perpanjangan SIM bisa dilakukan di pelayanan SIM Keliling

Saat ini penerbitan SIM baru dan juga perpanjang masih dikenakan biaya dengan rincian sebagai berikut. 

Penerbitan SIM Baru:

- SIM A: Rp 120.000
- SIM B I: Rp 120.000
- SIM B II: Rp 120.000
- SIM C: Rp 100.000
- SIM C I: Rp 100.000
- SIM C II: Rp 100.000
- SIM D: Rp 50.000
- SIM D I: Rp 50.000
- Pembuatan SIM International: Rp 250.000.

Perpanjangan SIM:

- SIM A: Rp 80.000
- SIM B I: Rp 80.000
- SIM B II: Rp 80.000
- SIM C: Rp 75.000
- SIM C I: Rp 75.000
- SIM C II: Rp 75.000
- SIM D: Rp 30.000
- SIM D I: 30.000
- Pembuatan SIM International: Rp 225.000.

>>> Semakin Mudah, Begini Cara Membuat SIM Online dari Rumah

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top