Pasang Stiker Iklan di Mobil, Perhatikan Hal-Hal Ini!

27/03/2019

Pengemudian
Share this post:
Pasang Stiker Iklan di Mobil, Perhatikan Hal-Hal Ini!
Banyak cara dilakukan orang untuk mendapat penghasilan tambahan dengan mobil mereka, seperti menjadi supir taksi online, atau memasang stiker iklan di mobil. Tertarik menambah pundi-pundi rupiah lewat cara terakhir disebut? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Tren memasang stiker iklan di mobil mulai menjamur sekitar 2015, lewat berbagai penyedia layanan. Wrapify, perusahaan startup asal Amerika Serikat disebut sebagai pioneer jasa penempelan vinyl dengan konten promo dari penyedia barang dan jasa lainnya. Melalui situs resminya, Wrapify menawarkan tiga jasa, yakni lite, partial, dan full, masing-masing menjelaskan besarnya ‘bungkus’ mobil.

Baik Wrapify maupun jasa lokal lainnya menawarkan metode pembayaran berdasarkan total kilometer yang ditempuh setiap bulannya. Tak heran makin banyak orang rela menghiasi tunggangan mereka dengan promo berbagai produk mitra perusahaan, khususnya sopir taksi online.

Sebelum Anda memasang stiker iklan di mobil, ada setidaknya tiga hal yang harus diperhatikan. Apa saja?

>>> Baca juga: Ngantuk saat membawa mobil? Ikuti 5 tips singkat ini!

1. Visibilitas Spion Tengah

Kaca belakang sebuah mobil berwarna hitam

Kalau seperti di gambar, rasanya tidak terlalu masalah (foto: Tech In Asia)

Salah satu titik perhatian mobil yang tengah melaju adalah bagian belakang, selain sisi samping. Karenanya tidak heran bila desain layout iklan dipadatkan pada dua spot tersebut, dengan konsekuensi menutup kaca. Meski sudah terdapat lubang-lubang kecil, beberapa pengemudi berpotensi tetap merasa tidak nyaman dibanding tanpa tempelan apapun.

Menurut Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, pemasangan stiker di kaca belakang sebenarnya boleh saja, asalkan tidak mengurangi jarak pandang. Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa ada batas minimal jarak pandangan supaya tidak ditilang. Penasaran, baca di sini untuk berita selengkapnya!

2. Risiko Cat Luntur

Stiker iklan full bodi sebuah mobil berwarna biru

Hati-hati memasang stiker iklan, terutama yang hampir menutup bodi (foto: Tech In Asia)

Kebanyakan penyedia jasa pasang stiker iklan di mobil juga menjamin produk mereka tidak merusak cat. Ricky Harso dari TeckWrap Indonesia menyebutkan ada beberapa jenis lem untuk stiker mobil, dengan bahan dan daya perekat masing-masing.

"Stiker yang biasa beredar ada yang bukan khusus mobil. Bedanya dari lem misalnya, buat mobil harusnya yang bukan permanen tetapi daya rekat harus bagus. Jadi tidak akan merusak cat,” ucapnya, dikutip dari vivanews.

>>> Ingin latihan mengenal markah jalan? Cintamobil.com punya rekomendasi mobil!

3. Estetika Mobil

Modul 3D di sebuah mobil

Itu mobil penumpang atau taksi? (foto: StickEarn)

>>> Tips pengemudian terbaru dan terlengkap bisa Anda dapatkan di sini

Belakangan terdapat model baru dalam iklan di mobil berupa modul tiga dimensi di bagian atap, membuatnya makin mirip dengan taksi. Beberapa penyedia jasa bahkan menyediakan dalam bentuk layar LED. Menyebut fitur tersebut sebagai StickTop, StickEarn sebagai salah satu pemain juga menerima pesanan kustom modul sesuai keinginan pengiklan.

Apapun bentuknya, rasanya hal ini bisa merusak estetika, serta mendatangkan bahaya bagi pengguna jalan di sekitarnya. Tapi bila yakin tidak akan terjadi masalah, Anda bisa saja langsung memasangnya.

>>> Baca tips dan trik lainnya di sini!

Share this post:
 
back to top