Bukannya Lucu, Intip Bahaya Pasang Stiker 'Happy Family' di Kaca Mobil

29/12/2022

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Bukannya Lucu, Intip Bahaya Pasang Stiker 'Happy Family' di Kaca Mobil
Belum banyak yang tahu, penggunaan stiker 'happy family' di mobil pribadi bagian kaca belakang dapat menyimpan banyak risiko dan bahaya bagi anggota keluarga.

Memasang stiker 'happy family' pada kaca mobil bagian belakang mungkin hal yang sepele. Niatnya cuma untuk lucu-lucuan, namun, banyak yang belum paham. 

Ternyata pasang stiker yang banyak ditemukan di mobil keluarga tersebut bisa sangat berbahaya dan menjadi sasaran kejahatan. Pasalnya, memasang stiker tersebut pada kaca mobil sama saja dengan memberikan informasi pribadi pemilik mobil kepada semua orang, termasuk yang berniat jahat.

Informasi yang tersebar seperti, jumlah anggota keluarga, profesi, hingga jenis kelamin anak. Bukan tak mungkin informasi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh penjahat.

>>> Pilih mobil baru dan mobil bekas terbaik hanya di sini

Berikut paparan lebih lengkap informasi di stiker 'happy family' yang membahayakan:

1. Menunjukan identitas keluarga

Jaman sekarang, informasi kecil saja bisa sangat berarti bagi orang yang berniat jahat. Apalgi dengan menunjukkan secara terang-terangan identitas keluarga. 

Dengan menempelkan stiker ini di kaca mobil belakang, maka orang-orang akan dapat dengan mudah mengenali identitas keluarga. Misalnya seperti, berapa jumlah anak, siapa namanya, dan anak tersebut berjenis kelamin apa.

ngga ada lucu-lucunya, pasang stiker happy family di kaca mobil malah membahayakan
Ngga ada lucu-lucunya, pasang stiker happy family di kaca mobil malah membahayakan

Informasi tersebut bisa menjadi petunjuk bagi penjahat untuk melancarkan aksinya ke tahap berikutnya. Seram dan bahaya kan?

2. Menunjukkan profesi

Tak hanya identitas yang terpajang di stiker 'happy family'. Namun, biasanya juga beberapa pemilik mobil kerap menempelkan stiker yang menunjukan profesi nya.

Misalnya seperti, profesi polisi, TNI, hingga kantoran. Dengan cara menyebarkan informasi tersebut juga akan membahayakan anggota keluarga.

Sebagai contoh kasus, penjahat akan mengetahui profesi suaminya sebagai angkatan laut. Berkat hal itu, sang penjahat mengetahui bila korban sering ditinggal dinas oleh suaminya, dan sendirian di rumah.

>>> Libur Nataru: Korlantas Polri Mengimbau Lonjakan Kendaraan di Rest Area

3. Bahaya untuk anak

Nggak hanya bahaya untuk orang tua saja, ternyata stiker ini juga bisa bahaya bagi anak-anak. Stiker tersebut secara tidak langsung juga akan mendapat informasi sang anak dan akan memudahkan penjahat untuk mencari target sasarannya.

stiker happy family membahayakan
Ilustrasi pemasangan stiker happy family di kaca mobil belakang

Stiker tersebut akan menjadi petunjuk bagi predator anak dalam menjalankan aksi jahatnya. Melalui informasi terkait identitas dan profesi orang tua yang termuat di stiker, penjahat jadi tahu, kapan waktu anak sendirian di rumah tanpa ditemani ayah dan ibunya.

>>> Masuk Musim Hujan, Cek 4 Tanda Karet Wiper Mengalami Kerusakan

Menggeluti dunia Jurnalistik sejak 2013, berbagai desk berita umum telah dilakoninya. Mulai dari kriminal dan metropolitan, seleb dan gaya, kesehatan dan lingkungan, ekonomi bisnis, serta kepemerintahan. Terakhir, yakni di 2020 mulai jatuh cinta dengan Otomotif. Kata siapa perempuan nggak
 
back to top