Musim Corona Gini, Mending Naik Angkutan Umum atau Mobil Pribadi?

19/03/2020

Pengemudian

3 menit

Musim Corona Gini, Mending Naik Angkutan Umum atau Mobil Pribadi?
Musim corona membuat sebagian orang bimbang naik mobil pribadi atau angkutan umum. Nah menurut Anda lebih baik yang mana? Mobil pribadi atau angkutan umum?

Naik mobil pribadi atau angkutan umum?

Pemerintah Indonesia telah menetapkan pandemi virus corona atau Covid-19 sebagai Kejadian Luar Biasa dan penangannya resmi menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Cukup berbahayanya musim corona ini membuat banyak orang melakukan panic buying bahkan ada yang sampai galau mau naik mobil pribadi atau angkutan umum. Sebenarnya mana yang lebih baik?

Gambar menunjukan armada Grab car

Grab Car bisa menjadi salah satu opsi jasa tranportasi online untuk Anda

>>> Jangan Asal Derek Mobil Matik yang Mogok di Jalan!

Menurut Terry Tham selaku Branch Manager BMW Astra Used Car sebaiknya gunakan mobil pribadi karena kebersihannya sudah diketahui luar dan dalam oleh si pemilik kendaraan.

“Dengan situasi seperti ini menurut saya lebih aman sebaiknya gunakan mobil pribadi apapun bentuknya mau roda dua atau roda empat, karena dengan menggunakan angkutan umum membuat kita lebih rentan bersinggungan dengan banyak orang apa lagi sekarang sudah ada himbauan social distancing.” katanya kepada Cintamobil.com, Rabu (18/3).

“Efeknya kendaraan pribadi di jalan bisa jadi lebih ramai dari kondisi normal, tapi ini pengorbanan yang harus kita lalui dari pada kita terinfeksi bisa menginfeksi orang orang dan juga sebaliknya.” tandasnya.

>>> Beli Mobil di BMW Astra Used Car Langsung Dapat Voucher Sebesar Rp10 Juta!

Transportasi Online Sepi Peminat

Pemerintah Indonesia telah menyerukan pembatasan interaksi publik untuk memutus mata rantai penyebaran musim corona. Himbauan libur sekolah dan kerja di rumah telah digaungkan awal pekan ini imbasnya pengguna jasa transportasi online jadi sepi peminat.

“Penumpang jadi berkurang karena musim corona, karena orang jadi jarang keluar rumah, apa lagi anak sekolah dan orang kerja diliburkan jadi mempengaruhi orderan.” kata seorang pengemudi Grab Bike kepada Cintamobil.com, Rabu (18/3).

Gambar menunjukan Aplikasi Grab driver

Driver Grab Bike dan Grab Car mengaku sepi orderan

Tidak hanya pengemudi ojek online roda dua saja, supir Grab Car juga merasakan hal yang sama sepinya penyewa transportasi online akibat dari musim corona.

“Biasanya saya dari jam 7 pagi sampai jam 10 bisa 5 orderan. Sekarang baru dapat dua orderan. Kalau Grab Car musim corona gini nyari penumpang jadi muter-muter kalau tidak dapat penumpang ngabisin bensin doang.” ungkapnya.

>>> Update berita terbaru di pasar otomotif Indonesia di sini

 
Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top