Mulai Masuk Musim Hujan, Yuk Kenalan Dengan 3 Jenis Aquaplaning

12/10/2021

Pengemudian

2 menit

Share this post:
Aquaplaning merupakan momok serius yang harus dihindari oleh setiap pengemudi di dunia, dan efek dari aquaplaning ini sangat erat kaitannya dengan musim hujan

Aquaplaning merupakan momok serius yang harus dihindari oleh setiap pengemudi di dunia, dan efek dari jenisd aquaplaning ini sebenarnya sangat erat kaitannya dengan musim hujan. Secara umum ada 3 jenis aquaplaning di dunia, yaitu :

1. Dynamic Aquaplaning

Honda City i-DSI Bridgestone

Dynamic Aquaplaning lazim terjadi di jalan raya

"Ini adalah jenis aquaplaning yang sering kita lihat, di mana roda terbungkus air dan kehilangan traksinya, saat air itu hilang maka roda kembali normal," buka Ahmad Wildan selaku Senior Investigator KNKT kepada Cintamobil.com.

2. Reverted Rubber Aquaplaning

Jenis Aquaplaning biasa terjadi pada balap formula 1 atau pesawat, dimana saat ada genangan air dan roda pesawat atau mobil balap dengan kecepatan di atas 200 km/jam, akan mengubah air menjadi uap panas dan menyelimuti roda.

Balap F1 Belgia 2021

Gejala aquaplaning juga bisa terjadi di balap F1

"Jenis aquaplaning ini sangat fatal bagi kendaraan yang terkena, karena tidak akan hilang sampai menabrak sesuatu. Beda dengan yang pertama akan hilang setelah genangan airnya hilang," tambah Wildan sapaan akrab Ahmad Wildan.

Pesawat mendarat

Reverted Rubber Aquaplaning bisa terjadi di runway bandara

"Oleh sebab itu di bandara atau area balapan ada ketentuan jika ada air setinggi 3 mm, bandara ditutup atau balapan dibatalkan karena akibatnya (bisa) sangat fatal," lanjut pria yang aseli wong Tegal, Jawa Tengah ini.

3. Viscous Aquaplaning

"Ini adalah jenis Aquaplaning yang paling berat, di mana permukaan jalan koefisien geseknya menjadi nol sehingga jalan mendekati licin sempurna. Ini bisa terjadi pada kasus black ice atau permukaan jalan yang tersiram cairan minyak licin. Pada jenis aquaplaning ini semua kendaraan tanpa kecuali akan tergelincir dan tidak ada satu teknologi-pun yang mampu melawan efeknya," papar Wildan.

>>> 6 Fitur yang Membantu Pengemudi saat Musim Hujan

Sekadar informasi Black Ice adalah suatu fenomena di mana ketika hujan turun pada siang hari dengan suhu di atas titik beku, pada malam harinya air yang tergenang di jalan berubah menjadi papan es ketika temperature turun drastis di bawah titik beku.

Toyota Kijang Innova Venturer 2020

Di Indonesia walau tak ada hujan es bisa saja terjadi Viscous Aquaplaning

Dan keesokan harinya papan es tersebut terlihat sama seperti jalan pada umumnya. Pengemudi tidak mengetahui bahwa jalan tersebut bukan lagi jalan aspal melainkan papan es, itulah sebabnya disebut Black Ice.

>>> Alasan Pentingnya Mematikan Cruise Control Saat Hujan

"Akibatnya saat kendaraan melaju di atasnya efeknya sama saja dengan jalan yang disiram dengan minyak oli, dan menjadi sangat licin dengan skid resistance mendekati 0 (nol). Akibatnya bisa dibayangkan bagaimana kendaraan tersebut meluncur deras tanpa kendali," tutup Wildan.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top