Mobil Mencelakai Orang Lain, Bisakah Mengajukan Klaim Asuransi

26/02/2019

Pengemudian
Share this post:
Mobil Mencelakai Orang Lain, Bisakah Mengajukan Klaim Asuransi
Mungkin Anda pernah menjumpai insiden dimana sebuah kendaraan menabrak seseorang hingga terluka bahkan meninggal, atau kendaraan menabrak kendaraan lain atau objek lain seperti pedagang keliling dan rumah orang. Apakah si pemilik mobil bisa mengajukan klaim asuransi untuk hal-hal semacam itu? Simak penjelasan berikut!

Salah satu risiko bepergian dengan menggunakan mobil yang mengintai adalah Anda ditabrak atau menabrak. Dan mungkin saja yang Anda tabrak adalah kendaraan orang hingga baret, penyot bahkan ringsek. Bahkan tidak menutup kemungkinan Anda mencelakai penumpangnya. Jika Anda mengalami hal seperti ini, maka sudah dipastikan Anda salah dan Anda harus bertanggung jawab menanggung kerugian yang ada termasuk kerugian materi. Saat menyadari jika Anda memiliki asuransi, kemungkinan besar Anda akan bertanya apakah Anda bisa mengajukan klaim asuransi, apakah asuransi dapat membantu bahkan menanggung akibat Anda mencelakai orang lain.

Foto seorang wanita protes gara-gara mobilnya ditabrak mobil lain

Insiden di jalan raya hampir selalu menimbulkan konflik baru, pertengkaran hingga perkelahian

Untuk hal ini Anda tidak perlu khawatir karena jawabannya adalah bisa. Anda bisa mengajukan klaim asuransi dan asuransi bakal mengcover semua kerugian yang ada dengan syarat Anda tidak melanggar ketentuan-ketentuan yang diatur dalam perjanjian.

Di dalam asuransi kendaraan, terdapat salah satu jaminan risiko perluasan yaitu pertanggungan terhadap pihak ketiga. Namun hal tersebut berlaku jika Anda melakukan perluasan perlindungan asuransi dengan Tanggung Jawab Hukum kepada Pihak Ketiga (TJH III). Apa itu perlindungan pihak ketiga? Pertanggungan ini merupakan pertanggungan atas kerugian yang diderita oleh pihak ketiga (berada di luar objek) yang dipertanggungkan langsung yang disebabkan dari objek tersebut. Jika Anda menerima pertanggungan ini, maka klausul tentang asuransi pihak ketiga (TJH III) ini masuk ke dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) tentang jaminan dari Tanggung Jawab Hukum kepada Pihak Ketiga.

>>> 10 Kebiasaan Buruk Rata-Rata Pengemudi Mobil di Indonesia

Apa saja yang akan ditanggung?

Yang dimaksud Pihak Ketiga disini adalah pihak lain yang telah mengalami kerugian, baik dirinya sendiri, mobil, hingga objek-objek lain yang menjadi korban dalam sebuah kecelakaan. Selain itu, bagi pemilik mobil yang memakai jasa sopir juga bisa memberi pertanggungan kepada sopirnya. Tentunya hal-hal yang dapat dicover oleh pertanggungan ini bukan hanya pada kerusakan kendaraan saja, namun juga meliputi kerusakan harta benda, cidera badan, biaya pengobatan, hingga kematian. TJH III akan tetap berlaku saat mobil yang jadi korban dibawa oleh pihak lain yang sudah mendapatkan izin dari Anda sebagai tertanggung.

Catat, meski asuransi bisa memberikan pertanggungan terhadap Pihak Ketiga tetap saja ada pengecualian. Asuransi TJH III tidak berlaku untuk mobil yang digunakan dalam rangka untuk mengikuti kampanye, perlombaan, latihan, penyaluran hobi kecakapan atau kecepatan, karnaval, pawai, unjuk rasa hingga belajar mengemudi, dan pihak ketiganya adalah orang yang mendapatkan upah dari pihak tertanggung, maupun pihak ketiganya adalah anak-anak atau pasangan.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftar terlengkap hanya di sini

Foto deretan mobil di sita di kantor polisi

Kerugian Pihak Ketiga yang timbul dari mobil penjahat tidak ditanggung asuransi

Mengajukan klaim asuransi

Supaya klaim TJH III dapat dicairkan, maka salah satu tips yang harus Anda ketahui adalah mengikuti prosedur klaim dengan baik. Jika tidak, maka Anda tidak akan mendapatkan klaim tersebut. Nah, di bawah ini merupakan prosedur klaim yang perlu Anda ikuti sesuai yang telah ditetapkan perusahaan asuransi.

  • Saat Anda mencelakai orang lain karena alasan apapun, sebaiknya Anda segera menghubungi pihak perusahaan asuransi.
  • Kemudian, Anda akan melakukan kesepakatan dari salah satu pihak asuransi tentang kapan dan di mana akan melakukan survey.
  • Nah, di dalam pertemuan ini Anda juga akan mengisi laporan kerugian serta melengkapi dokumen lainnya seperti surat keterangan dari pihak kepolisian, polis asuransi yang masih aktif, SIM, dan sebagainya.
  • Jika surveyor telah menerbitkan Surat Perintah Estimasi, maka Anda akan membawanya segera ke bengkel rekanan dari perusahaan asuransi

Nah, jadi tahu kan kalau mobil mencelakai orang lain juga bisa mengajukan klaim asuransi dan bakal dicover pihak asuransi. Sekarang Anda bisa lebih tenang saat mengemudi. Meski demikian Anda tetap wajib berhati-hati sebab asuransi hanya menanggung kerugian materi. Untuk hal-hal seperti yang berkaitan dengan hukum, Anda harus menyelesaikannya sendiri sesuai dengan aturan yang berlaku.

>>> Banyak Mobil Dibakar di Jawa Tengah, Bisakah Kendaraan Terbakar Ditanggung Asuransi?

Berikut video penggambaran lebih mudah memahami asuransi pihak ketiga:

 Kerugian pihak ketiga ditanggung asuransi, Anda bisa lebih tenang

 >>> Berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya ada di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Perhatikan Dengan Seksama, 6 Hal Berikut Membuat Klaim Asuransi Ditolak

23/02/2019

Pengemudian

Tidak semua klaim asuransi mendapat persetujuan dari pihak perusahaan asuransi. Karena alasan-alasan tertentu perusahaan memutuskan klaim asuransi ditolak dan pemilik kendaraan harus menanggung sendiri kerugian yang terjadi pada kendaraannya.

Lihat juga

Memahami Pentingnya Asuransi Mobil Ala Rifat Sungkar

22/07/2018

Pengemudian

Banyak yang dari Anda mungkin merasa mengeluarkan dana untuk asuransi mobil adalah hal sia-sia dan cenderung merugikan.

Lihat juga

Banyak Kecelakaan Lalu Lintas, Negara Rugi Ratusan Miliar Rupiah

23/09/2018

Event - Promosi

Sebuah laporan mengejutkan diungkap dalam diskusi antara penggerak keselamatan jalan raya dengan organisasi non profit bahwa negara mengalami kerugian hingga ratusan miliar rupiah dikarenakan banyaknya kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

Lihat juga

Menhub: Kecelakaan Lalu Lintas Jadi Pembunuh Paling Mematikan Setelah Stroke

26/10/2018

Pasar mobil

Hampir tak berbeda antara kecelakaan lalu lintas dengan penyakit jantung dan stroke. Keduanya sama-sama penyebab kematian terbesar di dunia alias pembunuh paling mematikan.

Lihat juga

Membeli Mobil Bekas, Bisakah Asuransi Berganti Nama?

02/02/2019

Jual beli

Melindungi mobil dengan asuransi memang menjadi andalan sebagian pemilik mobil. Tapi ketika membeli mobil bekas, iming-iming mobil masih dilindungi asuransi sebenarnya bukan daya tarik. Lantas bisakah asuransi berganti nama?

Lihat juga