Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Mobil Listrik di Indonesia

09/04/2021

Pengemudian

3 menit

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Mobil Listrik di Indonesia
Sebelum memutuskan untuk membeli mobil listrik, ada baiknya Anda memperhatikan keuntungan dan kerugian menggunakan mobil listrik di Indonesia berikut ini.

Mobil listrik di Indonesia saat ini semakin banyak pilihannya. Selain mobil listrik yang terkenal seperti Tesla yang sudah bisa dibeli di Indonesia, terdapat juga mobil listrik lain yang merupakan favorit banyak masyarakat di Indonesia seperti BMW i3 hingga mobil elektrifikasi jenis hybrid seperti Toyota Corolla Cross.

Semakin banyak pilihan mobil listrik di Indonesia tentunya membuat masyarakat di Indonesia semakin tertarik untuk beralih ke mobil listrik. Akan tetapi, sebelum Anda membeli mobil listrik untuk pertama kali, ada baiknya Anda mempelajari terlebih dahulu apa saja keuntungan dan kerugian menggunakan mobil listrik di Tanah Air. 

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Mobil Listrik di Indonesia

Dengan semakin tinggi hype mobil listrik yang ada di Indonesia, teknologi yang digunakan oleh banyak perusahaan otomotif juga semakin bervariasi. Hal ini dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi dan bervariatif. Hal ini juga karena semakin luasnya pasar mobil listrik. 

mobil listrik

Mobil listrik di Indonesia sedang booming

Jika awalnya mobil listrik hanya dirilis di negara maju dengan infrastruktur memadai, kali ini sudah menyasar ke negara berkembang. Jadi banyak perusahaan otomotif yang memberikan variasi pilihan mobil listrik yang semakin banyak untuk dipilih pembeli.

>>> Range Rover Klasik Ini Disulap Jadi Mobil Listrik Pakai Teknologi Tesla

Keuntungan Menggunakan Mobil Listrik di Indonesia

Untuk Anda yang berencana membelinya, berikut ini adalah keuntungan menggunakan mobil listrik di Indonesia.

1.  Mengurangi Polusi Udara

mobil listrik

Mobil listrik di tanah air mulai banyak peminatnya

Indonesia memang salah satu negara yang memiliki tingkat polusi udara cukup tinggi. Terutama di kota besar seperti Jakarta. Dengan menggunakan mobil listrik, maka Anda sudah membantu mengurangi polusi udara. Dengan mengganti penggunaan bahan bakar dengan listrik, emisi gas karbon tidak akan semakin banyak dibuang ke udara. Tentunya, polusi udara tidak akan langsung hilang dengan cepat. Akan dibutuhkan beberapa waktu dan tentunya banyak orang yang beralih ke mobil listrik agar polusi udara benar-benar berkurang.

2. Perawatan Mudah

Mobil listrik memang memiliki perawatan yang lebih mudah dibandingkan dengan mobil dengan bahan bakar mesin. Mobil listrik yang full atau yang bukan hybrid hanya memiliki 3 komponen penting pada mesinnya. Yaitu on-board charger, inverter, dan motor. Maka dari itu, perawatan mesin jauh lebih mudah dibandingkan mobil konvensional karena tidak memiliki banyak mesin serta kabel yang membingungkan. Secara perawatan jangka panjang, mobil listrik juga tetap jauh lebih murah dibandingkan dengan mobil konvensional. Apalagi dengan komponen mesin yang lebih sedikit, Anda tidak perlu lagi melakukan servis berkala selayaknya mobil konvensional dan jika terjadi kerusakan Anda juga tidak perlu menghabiskan banyak biaya untuk mengganti banyak komponen.

3. Pengisian Baterai Bisa di Rumah

mengisi daya mobil listrik

Mengisi daya mobil listrik tergolong mudah

Jika memiliki mobil listrik, Anda bisa melakukan pengecasan baterai di rumah. Selama listrik di rumah Anda memadai, Anda tidak perlu khawatir. Ini jauh lebih mudah dibandingkan mobil konvensional yang harus mengisi BBM lewat pom bensin terlebih dahulu. Jika lokasi Anda cukup jauh dari pom bensin dan bahan bakar Anda sudah hampir habis, tentunya akan sangat merepotkan. Maka dari itu, mobil listrik jauh lebih praktis dalam hal pengisian baterai. Selain itu, pengisian baterainya juga tidak memakan waktu lama

4. Lebih Tenang dan Nyaman Dikendarai

Tak ada suara berisik mesin membuat mobil listrik cenderung nyaman dikendarai. Selain itu, baterai mobil listrik juga diletakkan di bagian bawah mobil, sehingga keseimbangan mobil jauh lebih baik saat digunakan mengemudi dengan cepat dan bermanuver.

Kerugian Menggunakan Mobil Listrik di Indonesia

Selain banyaknya keuntungan mobil listrik seperti di atas, ada juga kerugian menggunakan mobil listrik di tanah air. Kerugian yang diberikan oleh mobil listrik memang tidak banyak. Tetapi ada baiknya Anda mengamati kekurangan menggunakan mobil listrik sebelum Anda memutuskan membeli mobil listrik.

mobil listrik

Berapakah kapasitas baterai mobil listrik yang ideal?

1. Harganya Masih Relatif Mahal

Dikarenakan masih tergolong inovasi baru, mobil listrik masih menjadi sesuatu yang prestige. Harga dari mobil listrik masih relatif mahal sehingga masyarakat Indonesia akan berpikir 2 kali sebelum membeli mobil listrik. Dibandingkan dengan mobil konvensional yang memiliki range harga cukup variatif, mobil listrik masih masuk kategori mobil mewah karena harganya yang mahal.

2. Lokasi Charger Tidak Banyak

mobil listrik

Mobil listrik yang sedang diisi dayanya

Di Indonesia, tidak banyak ditemukan charging station untuk mobil listrik. Hanya di kota-kota besar saja terdapat charging station untuk mobil listrik. Hal ini cukup merepotkan pemilik mobil listrik yang harus mobile. Tentu saja bisa dilakukan pengecasan di rumah, tetapi jika terlalu sering terjebak macet, maka baterai lebih cepat habis. Kekhawatiran inilah yang masih menjadi salah satu permasalahan utama mengapa masyarakat Indonesia ragu membeli mobil listrik yang full. Untuk mobil listrik hybrid, jika kehabisan baterai Anda masih bisa mengubah mode mobil ke mode bahan bakar sehingga mobil masih tetap bisa berjalan.

3. Tidak Banyak Pilihan Modifikasi

Mobil listrik masih tergolong jenis mobil baru sehinga pilihan untuk melakukan modifikasi juga tidak banyak. Cukup disayangkan karena desain mobil listrik saat ini, meskipun cukup menarik, tetapi terdapat beberapa hal yang perlu modifikasi. Meskipun hal ini tergantung pada selera, tetapi pilihan modifikasi yang tidak banyak membuat beberapa kalangan masyarakat enggan memilih mobil listrik.

4. Jarak Tempuh Masih Terbatas

mobil listrik

Mobil listrik Nissan Leaf warna putih

Jika Anda tinggal di perkotaan yang penuh dengan kemacetan, maka Anda perlu mempertimbangkan jarak tempuh dari mobil listrik. Semakin lama mobil terjebak kemacetan, maka tenaga baterai yang digunakan juga semakin banyak.

Sehingga mobil listrik kemungkinan akan kehabisan baterai. Begitu juga Anda yang tinggal di area dengan kontur tidak rata. Misalnya saja lokasi rumah Anda memiliki banyak tanjakan. Ini akan membuat konsumsi baterai bisa cepat habis. Jadi dengan pertimbangan infrastruktur inilah yang membuat masyarakat Indonesia ragu membeli mobil listrik.

>>> Beberapa Fitur Mobil yang Sebenarnya Tidak Berguna

Menyukai dunia menulis di bangku SMP hingga serius menggeluti dunia SEO sejak tahun 2011. Penggemar berat FC Barcelona, konser musik, dan eksplorasi alam, kini menulis SEO di Cintamobil.com sejak Maret 2021.
 
back to top