Mitsubishi Xpander di Sitinjau Lauik Salah Ambil Sudut, Jadi Merosot

10/09/2021

Pengemudian

3 menit

Share this post:
Aksi ngedrift Mitsubishi Xpander di Sitinjau Lauik masih hangat diperbincangkan. Rifat Sungkar pun menyoroti kesalahan pengambilan sudut yang dilakukan sopir.

Mitsubishi Xpander belakangan masih menjadi sorotan. Hal itu dipicu oleh sebuah video yang menunjukan sebuah Mitsubishi Xpander melakukan aksi 'drift' akibat sempat tak mampu menanjak ketika melintas di tanjakan Sitinjau Lauik.

Penggerak roda depan atau lebih sering disebut Front Wheel Drive (FWD) yang diusung Xpander pun ramai diperbincangkan. Tak bisa dipungkiri, penggerak roda depan memang bisa membuat mobil kesulitan saat menanjak lantaran distribusi beban tidak rata apalagi ketika jalanan basah dan licin.

Rifat Sungkar

Rifat sebut kemampuan pengendara saat melintas di tanjakan sangat diperlukan

>>> Mitsubishi Xpander Susah Nanjak karena FWD? Skill Sopir Juga Penting!

Pengemudi Mitsubishi Xpander di Sitinjau Lauik Salah Ambil Sudut

Pada mobil FWD distribusi beban pindah ke belakang sehingga berpotensi ban depan kehilangan traksi. Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia sekaligus pereli nasional Rifat Sungkar pun turut angkat bicara.

Menurut Rifat, ketidakmampuan Xpander itu murni kesalahan sopir yang salah mengambil sudut. Melintas di tanjakan memang membutuhkan trik yang harus dikuasai oleh pengendara agar tak merosot. 

"Saya pernah ke tanjakan itu. Saya rasa saya nggak bisa nanjak dengan angle yang salah. Yang perlu dipahami adalah adanya sudut normal yang bisa dilalui mobil," jelas Rifat dalam sesi konferensi pers virtual After Sales MMKSI, Kamis (9/9/2021). 

Rifat tak menampik bahwa Sitinjau Lauik punya tantangan tersendiri bagi pengendara dan bukan hanya Xpander yang kesulitan menanjak ketika melintas di sana. 

Ia juga menyebut bahwa curamnya tanjakan di Sitinjau Lauik membutuhkan jam terbang tinggi dari sopir agar bisa melintas. Ada sederet kendaraan lain seperti truk yang merosot ketika tak kuat menanjak. Tapi tak sedikit pula kendaraan yang bisa dengan mulus melintas bahkan tanpa bantuan dari joki. 

>>> Tanpa PPnBM 100%, Insentif Diskon Mitsubishi Xpander Tetap Ada

Pengendara Harus Pandai Mencari Celah

Mitsubishi Xpander

Pengemudi Xpander di Sitinjau Lauik mengambil sudut dalam yang membuatnya 'ngedrift'

Sederet pengendara yang tak mengalami kesulitan saat melintas di Sitinjau Lauik itu disebut Rifat sudah lebih memahami teknik berkendara. Hal itu bisa dilihat ketika mereka mengambil sudut terluar, bukan sudut bagian dalam seperti halnya pengemudi Xpander. 

"Seseorang di balik kemudi harus punya inisiatif dengan memperhatikan sudut keselamatan. Kebetulan dalam video itu yang terangkat di bagian depan karena dia berhenti dan mau jalan. Ini ketidaktahuan pengemudi mengambil sudut di jalan tersebut," tambah Rifat. 

"Harapannya kita bisa melihat peluang jika ada perbedaan tinggi selalu ambil sudut yang paling luar bukan yang paling dalam. Semua mobil punya keterbatasan," pungkas Rifat. 

>>> Perbandingan Harga Honda N7X vs Toyota Rush vs Xpander Cross

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top