Kupas Tuntas Airbag Mobil, Sang Penyelamat Nyawa

02/06/2021

Pengemudian

3 menit

Airbag mobil adalah “Supplemental Restraint System (SRS)” yang hanya dapat bekerja secara efektif jika semua penumpang mengenakan seat belt dengan benar.

Boleh jadi setiap hari kita menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum  yang dilengkapi dengan airbag mobil. Demikian pula ketika membaca spesifikasi mobil, tercantum jumlah airbag yang terpasang. Kini airbag sudah menjadi fitur keselamatan standar termasuk mobil kategory entry level yang minimal dilengkapi dengan sepasang airbag untuk pengemudi dan penumpang depan.

 gambar airbag

Setiap hari melihat airbag mobil tapi mungkin lebih sering terlewatkan

Karena terlalu terbiasa, mungkin kita tidak memperhatikan jumlahnya dan lokasi pemasangannya. Padahal airbag menjadi satu satu penyelamat nyawa ketika terjadi kecelakaan dalam perjalanan.

Lokasi Pemasangan

Ada beberapa tempat di dalam kabin yang menjadi lokasi pemasangan airbag mobil. Yang paling mendasar adalah airbag depan, terpasang di tengah roda kemudi (airbag pengemudi) dan di dalam dashboard (airbag penumpang depan). Side airbag yang mengembang ketika terjadi tabrakan samping pada umumnya terpasang pada sisi samping kursi atau pilar. Curtain airbag dipasang pada sisi atas jendela samping dan headliner.

gambar airbag

Airbag depan sudah menjadi kelengkapan fitur keselamatan standar

Knee airbag berlokasi di bawah dashboard, tepat depan kaki pengemudi. Semua airbag “tersembunyi” dengan rapi sehingga tidak terlihat dan hanya mengembang pada saat dibutuhkan. Kini sudah ada airbag untuk sepeda motor yang ditempatkan di bagian depan tangki bahan bakar untuk mengurangi risiko bagi pengendara sepeda motor akibat kecelakaan tabrak depan (head-on collision).

>>> Cek Mobil Mercedes-Benz Anda, Siapa Tahu Harus Ikut Recall Airbag Takata

Nama resmi airbag mobil adalah “Supplemental Restraint System (SRS)” yang mengacu pada komponen  sistem keselamatan yang mendukung seat belt. Dengan demikian, airbag mobil hanya dapat bekerja secara efektif jika penumpang mobil mengenakan  seat belt dengan benar.

Airbag Bekerja

0,003 detik—sensor benturan mendeteksi benturan  
Ketika sensor benturan mendeteksi benturan, perangkat tersebut mengirimkan sinyal kepada ECU (Electronic Control Unit) dalam waktu 0,003 detik.

0,015 detik—evaluasi dampak benturan 
Sinyal dari sensor benturan diproses dan dievaluasi oleh  ECU untuk menentukan dampak benturan. Jika menurut ECU dampak benturan tergolong membahayakan, maka otak elektronik tersebut mengirimkan sinyal kepada airbag inflator untuk bersiap mengembangkan airbag.

gambar airbag

Airbag hanya akan bekerja efektif jika penumpang mengenakan seat belt dengan benar

0,020 detik—airbag mulai mengembang  
Airbag inflator diaktifkan melalui igniter, menyebabkan reaksi kimia yang  menghasilkan gas untuk mengembangkan  airbag.

0,040 detik—airbag mulai mengembang  
Airbag sudah mulai mengembang dan bersiap meredam gerakan maju tubuh penumpang.   Waktu yang dibutuhkan airbag untuk mengembang berkisar 20-30 milidetik (driver side airbag) hingga 30-40 milidetik (passenger side airbag), it takes between 30-40 milliseconds.

0,060 detik—gerakan maju tubuh penumpang mulai diredam  
Airbag sudah mengembang 100% dan mulai meredam gerakan maju tubuh penumpang. Secara teknis, dampak benturan terhadap penumpang akan diredam oleh crumple zone,   seat belt load limiter, dan  airbag.
0,120 detik—gerakan maju tubuh penumpang diredam 100% oleh airbag
Airbag sudah meredam gerakan maju tubuh penumpang dan mulai mengempis secara perlahan.  

Satu kedipan mata manusia membutuhkan waktu sekitar 100-200 milidetik. Sementara waktu yang dibutuhkan airbag untuk mengembang berkisar 20-60 milidetik.  

FAQ Tentang Airbag

  • Ada berapa banyak  airbag untuk satu mobil?

Beberapa mobil modern memiliki  airbag sebanyak 10 unit atau lebih yang terbagi menjadi airbag depan (pengemudi dan penumpang depan), side airbag, curtain airbag, dan knee airbag. Secara umum, fitur airbag yang paling minimalis atau standar berjumlah 2 unit airbag (airbag depan) untuk melindungi pengemudi dan penumpang depan.

  • Bagaimana mengetahui keberadaan airbag yang terpasang di mobil?  

Jika ada tanda "SRS" (supplemental restraint system) pada kemudi, berarti ada airbag yang terpasang pada kemudi. Jika ada tanda “SRS” pada bagian atas dashboard di depan kursi penumpang depan, berarti ada airbag yang terpasang di lokasi tersebut. Begitu pula tanda “SRS” pada kursi atau tempat lain menandakan ada airbag yang terpasang di daerah itu.  

  • Mengapa airbag tidak selalu mengembang walau mobil mengalami benturan?

Kondisi berikut ini menyebabkan airbag tidak mengembang 
-    Benturan arah depan (front-end collision) terjadi pada kecepatan rendah  
-    Benturan ringan dari arah samping atau belakang pada kecepatan rendah  
-    Kendaraan terbalik  
-    Kendaraan menabrak tiang, pohon atau benda sejenis pada kecepatan rendah  
-    Kendaraan mengalami tabrakan offset (partial collision,  atau  collision from an angle)
-    Kendaraan nyungsep di kolong truk atau kontainer  

  • Berapa volume  airbag?

Volume airbag tergantung pada jenisnya. Sebagai perbandingan, airbag untuk pengemudi mempunyai volume 50-60 liter. Sedangkan  airbag untuk penumpang depan memiliki volume lebih besar, sekitar  90-120 liter.

>>> Mengenal Jenis Airbag Mobil dan Fungsinya

Penulis
Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.
 
back to top